Pages

Minggu, 14 Oktober 2012

Gubernur Irwan Prayitno: Sumbar Telah Surplus Produksi Beras

Padang - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan, daerahnya telah mencapai surplus produksi beras pada 2011.

Hasil produksi beras Sumbar selama 2011 sudah surplus dengan total jumlah produksi 1.307.204 ton, katanya di Padang, Minggu.

Sedangkan, selama tahun yang sama kebutuhan beras di Sumbar hanya mencapai total 615.221 ton, sehingga terdapat surplus produksi sebanyak 647.257 ton.

Keberhasilan tersebut diharapkan berlanjut pada tahun berikutnya, karena surplus beras merupakan langkah strategis mengingat sebagian besar masyarakat Sumbar berusaha pada subsektor tanaman pangan sehingga capaian itu juga ditujukan untuk memantapkan Sumbar sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Peningkatan produksi padi dilakukan dengan berbagai upaya meliputi, meningkatkan produktivitas panen, perbaikan jaringan irigasi, peningkatan luas tanam, bantuan bibit unggul dan perbaikan budidaya melalui penggunaan benih "padi tanam sebatang" (PTS) dan peningkatan SDM petani melalui sekolah lapangan.

Guna mendukung pencapaian surplus beras dan ketahanan pangan, maka dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2011-2015 bidang pertanian, Sumbar menargetkan produktivitas hasil pertanian tanaman padi dapat ditingkatkan dari tahun ke tahun selama lima tahun pelaksanaan RPJMD.

Untuk 2011 target produktivitas padi Sumbar ditargetkan mencapai 50,55 ton/hektar, lalu 2012 produktivitas padi ditingkat menjadi 51,87 ton/hektar, lalu di 2013 naik lagi menjadi 53,19 ton, kemudian meningkat lagi menjadi 54,51 ton/hektar di 2014 dan 55,83 ton/hektar pada 2015.

Peningkatan produktivitas tanaman padi juga diharapkan memicu terus naiknya nilai produktivitas tenaga kerja pada sektor pertanian Sumbar selama pelaksanaan RMJMD 2011-2015.

Untuk 2011 produktivitas tenaga kerja pada sektor pertanian Sumbar ditargetkan Rp10,72 juta/orang, tahun 2011 targetnya ditingkatkan menjadi Rp11,25 juta/orang dan di 2013 ditargetkan naik lagi menjadi Rp11,78 juta/orang serta ditargetkan lagi menjadi Rp12,31 juta/orang di 2014.

Begitu pula untuk 2015, nilai produktivitas petani Sumbar ditargetkan kembali meningkat menjadi Rp12,84 juta/orang, katanya.

Ia mengatakan, target meningkatkan nilai produktivitas petani sejalan dengan arah pembangunan pada sektor pertanian Sumbar yang tidak saja untuk meningkatkan ekonomi daerah tetapi lebih dari itu untuk kesejahteraan petani.


antaranews.com 14 Oktober 2012

0 komentar:

Posting Komentar