Skip to content

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Imbau Siswa Petakan Potensi Diri dan Biasakan Membaca 15 Menit Sehari

Ketua DPRD Sumbar Muhidi buka Pelatihan Literasi Tingkat SMA di Padang.

PADANG, sumbar.pks.id. Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi PKS, Drs. H. Muhidi, M.M., mengimbau para siswa di Sumatera Barat agar mulai mengenali dan memetakan potensi diri sejak dini. Langkah ini sangat penting dilakukan agar setiap murid mampu menentukan arah pendidikan, mengembangkan kompetensi pribadi, serta menyiapkan masa depan sesuai dengan minat dan bakat masing-masing.

Pesan tersebut disampaikan Muhidi saat membuka acara Pelatihan Literasi Tingkat SMA yang diselenggarakan di salah satu hotel di Kota Padang pada Selasa (3/11/2026). Kegiatan pelatihan literasi ini diikuti oleh hampir 100 siswa perwakilan SMA dari berbagai wilayah di Kota Padang.

Pentingnya Mengenali Potensi Diri dan Arah Pendidikan

Muhidi menegaskan bahwa setiap pelajar memiliki keunikan dan potensi kemampuan yang berbeda. Oleh karena itu, para siswa diimbau untuk tidak sekadar mengekor atau mengikut pilihan orang lain dalam menentukan cita-cita maupun jenjang pendidikan lanjutan.

“Karena itu, penting bagi setiap siswa untuk mengenali potensi diri. Jangan sampai kita memilih sesuatu tanpa mengetahui kemampuan dan minat yang dimiliki. Kenali diri sendiri agar apa yang dipelajari sejalan dengan tujuan masa depan,” ujar Muhidi saat menyampaikan arahannya.

Melalui program Muhidi Literasi Siswa Sumbar ini, ia menjelaskan bahwa pemetaan potensi diri sejak bangku sekolah akan sangat membantu siswa. Bagi murid SMK, keterampilan terapan yang dipelajari hendaknya disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri. Sementara bagi siswa SMA, persiapan menentukan pilihan studi ke perguruan tinggi maupun dunia kerja perlu dirancang secara matang sejak awal.

Dorong Kebiasaan Membaca Minimal 15 Menit Sehari

Selain mendorong pemetaan potensi diri, legislator PKS ini juga menekankan pentingnya membangun budaya membaca sebagai kebiasaan sehari-hari di lingkungan sekolah maupun keluarga. Menurutnya, literasi bukan sebatas kemampuan membaca dan menulis, melainkan bekal utama untuk membangun pola pikir kritis, memperluas wawasan, serta meningkatkan daya saing generasi muda di era digital.

Muhidi secara khusus mengajak para murid untuk meluangkan waktu secara konsisten membaca buku setiap harinya.

“Ingin sukses, tumbuhkan minat baca. Paksakan diri membaca minimal 15 menit setiap hari, terutama buku-buku yang bisa menambah ilmu dan wawasan. Jadikan membaca sebagai kebiasaan,” pesan Muhidi.

Mengakhiri pengarahannya, Ketua DPRD Sumbar tersebut mengingatkan bahwa pendidikan merupakan sarana utama untuk meraih masa depan yang bermartabat. Ia meminta para siswa agar terus menuntut ilmu setinggi mungkin, menghormati para guru, serta memegang teguh kedisiplinan dan nilai-nilai akhlak mulia. AR