PKS Sumbar
News Update
Loading...

Gubernur Sumbar

[Gubernur Sumbar][recentbylabel2]

Anggota Legislatif

[Anggota Legislatif][recentbylabel]

Berita PKS Sumbar

Memuat berita...

17 September 2026

Peringati HUT PMI ke-81, Ketua DPW PKS Sumbar Ulyadi Ajak Masyarakat Donor Darah: Sehatkan Tubuh, Bermanfaat untuk Sesama

Peringati HUT PMI ke-81, Ketua DPW PKS Sumbar Ulyadi Ajak Masyarakat Donor Darah: Sehatkan Tubuh, Bermanfaat untuk Sesama

PADANG, SUMBAR.PKS.ID — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Palang Merah Indonesia (PMI) ke-81, Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumatera Barat, H. Ulyadi, Lc., M.A., melakukan aksi nyata dengan mendonorkan darahnya di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Padang.

Kegiatan yang terekam dalam video unggahan media sosial PKS Sumbar ini bukan hanya sekadar aksi kepedulian individu, melainkan juga bentuk ajakan langsung kepada seluruh elemen masyarakat untuk turut serta membantu mereka yang membutuhkan darah.

Sembari menjalani proses pengambilan darah, Ulyadi menyampaikan pesan inspiratif mengenai keutamaan mendonorkan darah. Menurutnya, donor darah memiliki nilai manfaat ganda, baik dari sisi medis maupun nilai sosial keagamaan.

"Mari kita donor darah, karena memberikan manfaat untuk jantung, aliran darah, dan mengurangi risiko penyakit," ungkap Ulyadi, menjelaskan manfaat positif bagi kesehatan sang pendonor.

Lebih dari sekadar kesehatan fisik, tokoh agama kelahiran Agam ini menekankan bahwa setetes darah yang disumbangkan sangat berarti bagi keselamatan nyawa orang lain. Ia mengaitkan semangat berbagi ini dengan nilai-nilai ajaran Islam yang senantiasa mengedepankan asas kemanfaatan bagi sesama.

"Dan tentu mendapatkan pahala, memberikan (darah) kepada yang sakit. Rasulullah SAW bersabda, Khairunnas anfa'uhum linnas, sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak manfaatnya bagi manusia lainnya," pesan Ulyadi mengutip hadis yang populer tersebut.

Di akhir video, tersemat ucapan "Selamat HUT PMI ke-81: Peduli, Bergerak Bersama". Pesan ini selaras dengan komitmen PKS yang terus mendorong setiap kadernya untuk menjadi pelopor dalam berbagai aksi kemanusiaan dan pelayanan kepada masyarakat luas, tak terkecuali dalam menyukseskan program-program PMI. (AR)

16 September 2026

Tampil di Podcast Bawaslu, Ulyadi Tegaskan Komitmen PKS Tolak Politik Uang dan Kawal Pemilu Bersih 2029

Tampil di Podcast Bawaslu, Ulyadi Tegaskan Komitmen PKS Tolak Politik Uang dan Kawal Pemilu Bersih 2029

 

PADANG, SUMBAR.PKS.ID — Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Sumatera Barat, H. Ulyadi, Lc., M.A., tampil sebagai narasumber istimewa dalam acara Podcast Ruang Publik yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sumatera Barat, pada Rabu (23/9/2026).

Mengusung tema "Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Lokomotif Anti Politik Uang Menuju Pemilu 2029", kehadiran tokoh utama PKS Sumbar ini menjadi bukti nyata keseriusan partai dalam mendukung pengawasan partisipatif dan pendidikan politik yang sehat bagi masyarakat.

Dipandu oleh host Muhammad Earvin Qushairi, podcast ini membedah secara kritis dinamika politik lokal dan ancaman politik uang (money politic) yang kerap menodai proses demokrasi. Mengawali diskusinya, Ulyadi memaparkan filosofi perjuangan PKS yang senantiasa mengedepankan nilai-nilai moral dan agama dalam setiap langkah politiknya.

"PKS adalah partai Islam yang mengusung nilai-nilai keadilan, kejujuran, dan amanah. Nilai-nilai agama tidak bisa dipisahkan dari politik, karena ia menjadi kontrol moral. Jika politik dijauhkan dari nilai agama, maka akan lahir pemimpin-pemimpin yang tidak beretika dan pragmatis," tegas Ulyadi.

Lebih lanjut, ia menyoroti fenomena politik uang yang dinilainya sangat merusak fondasi demokrasi. Menurut Ulyadi, praktik jual beli suara tidak hanya melanggar regulasi, tetapi juga mencederai amanah rakyat.

"Politik uang itu jelas bertentangan dengan nilai ideologis kita. Secara agama itu disebut risywah (suap) yang dilaknat, dan secara logika politik itu sangat merugikan. Ketika pemimpin lahir dari hasil politik uang, maka orientasinya saat menjabat hanyalah untuk balik modal, bukan lagi melayani rakyat," paparnya secara blak-blakan.

Menanggapi tantangan Bawaslu terkait masih maraknya masyarakat yang bersikap permisif (memaklumi) politik uang, Ulyadi menekankan bahwa solusinya tidak bisa hanya mengandalkan sanksi dan regulasi dari lembaga pengawas saja.

"Pemberantasan politik uang harus dibarengi dengan gerakan edukasi yang masif dari seluruh pihak, terutama partai politik itu sendiri. PKS terus melakukan edukasi kepada kader, simpatisan, dan masyarakat luas agar mereka menggunakan hak pilihnya secara cerdas dan berintegritas," jelas tokoh kelahiran Agam tersebut.

Menutup diskusi yang berlangsung interaktif tersebut, Ulyadi memberikan pesan khusus kepada masyarakat Sumatera Barat. Ia mengajak seluruh elemen warga untuk menolak segala bentuk politik transaksional demi menghadirkan wakil rakyat yang benar-benar berkualitas pada Pemilu 2029 mendatang.

"Mari kita tolak politik uang. Jangan gadaikan masa depan daerah kita hanya demi keuntungan sesaat. Bersama Bawaslu, mari kita tegakkan keadilan pemilu demi lahirnya kepemimpinan yang peduli dan melayani," pungkas Ulyadi dalam sesi pesan penutupnya (closing statement). (AR)

Muhidi Ajak Pelaku UMKM Sumbar Naik Kelas: Terus Belajar, Jaga Integritas, dan Perluas Jaringan

Muhidi Ajak Pelaku UMKM Sumbar Naik Kelas: Terus Belajar, Jaga Integritas, dan Perluas Jaringan

 

PADANG, SUMBAR.PKS.ID — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi PKS, Drs. H. Muhidi, M.M., menegaskan bahwa menjalankan usaha bukanlah sekadar mencari keuntungan material semata, melainkan sebuah proses yang menuntut kemauan kuat untuk terus belajar, beradaptasi, dan menjaga integritas (nama baik).

Pesan inspiratif tersebut disampaikan Muhidi saat memberikan materi motivasi dalam agenda Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pengusaha yang diselenggarakan di Padang, pada Selasa (15/9/2026).

Di hadapan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Muhidi menekankan bahwa modal finansial hanyalah satu aspek dalam berbisnis. Faktor penentu keberlanjutan usaha yang jauh lebih krusial adalah kemampuan intelektual, kecakapan sosial (soft skill), dan luasnya relasi (silaturahmi).

Ia mengajak para pelaku usaha untuk tidak berpuas diri dan selalu haus akan ilmu pengetahuan, salah satunya dengan membiasakan budaya membaca serta aktif mengikuti pelatihan.

"Kalau ingin sukses, kita harus mau belajar dan banyak membaca. Dengan ilmu, kita akan lebih tajam melihat berbagai kemungkinan dan peluang usaha yang ada di sekitar kita," ujar Muhidi memberikan dorongan semangat.

Menurut tokoh PKS ini, Sumatera Barat sejatinya tidak pernah kekurangan potensi. Produk-produk kearifan lokal seperti rendang, kain tenun, kerajinan tangan, hingga kekayaan kuliner khas daerah memiliki karakter kuat dan nilai jual tinggi. Namun, untuk bisa merambah pasar yang lebih luas, pelaku UMKM dituntut untuk terus meningkatkan kualitas produk (quality control) dan segera melek literasi digital untuk keperluan pemasaran masa kini.

Selain hard skill (kemampuan teknis), Muhidi juga menyoroti urgensi soft skill, seperti seni berkomunikasi, manajemen waktu, dan keahlian memecahkan masalah.

Skill teknis dan soft skill itu sama-sama penting. Keduanya ibarat dua sayap yang membuat usaha kita bisa terbang. Kemampuan itu harus terus kita asah melalui pendidikan, pelatihan, dan tentu saja tempaan pengalaman di lapangan,” tegasnya.

Silaturahmi Membuka Pintu Rezeki

Dalam pandangan Muhidi, keterbatasan modal bukanlah jalan buntu bagi seseorang yang ingin merintis usaha. Ia meyakini bahwa kunci utama membuka pintu permodalan dan peluang pasar adalah melalui silaturahmi.

"Perbanyak silaturahmi dan bangun jaringan (networking). Hubungan baik dengan banyak orang dapat membuka ragam kesempatan, baik informasi, kerja sama, maupun akses permodalan," tutur Muhidi.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa di dunia bisnis, aset paling berharga yang dimiliki oleh seorang pengusaha adalah reputasi (kepercayaan). Reputasi ini dibangun secara perlahan dan konsisten melalui sikap jujur, disiplin, dan penuh tanggung jawab.

“Kalau orang melihat karakter kita secara positif, jujur dan amanah, insyaallah akan banyak hal baik dan rezeki yang mengikuti. Menjaga reputasi itu mahal harganya, karena itu harus dimulai dari pembentukan karakter diri kita sendiri,” pesannya mendalam.

Sebagai pimpinan di legislatif, Muhidi memastikan bahwa DPRD Sumbar bersama Pemerintah Daerah memiliki komitmen kuat untuk terus menciptakan ruang ekosistem yang mendukung tumbuh kembangnya UMKM. Hal ini, menurutnya, telah diperkuat melalui payung hukum Perda Sumbar Nomor 5 Tahun 2021 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan UMKM.

Menutup materinya, Muhidi mengajak para peserta untuk senantiasa melibatkan aspek spiritual dengan mensyukuri setiap capaian dari proses berbisnis.

“Dapat sedikit kita syukuri. Dapat banyak, alhamdulillah. Dengan bersyukur, kita belajar menghargai setiap proses dan nikmat yang Allah berikan,” pungkasnya. (AR)

15 September 2026

Semarakkan Hari Jadi Sumbar ke-81, PKS Gelar Lomba Video Reels Pantun Minang Berhadiah Jutaan Rupiah!

Semarakkan Hari Jadi Sumbar ke-81, PKS Gelar Lomba Video Reels Pantun Minang Berhadiah Jutaan Rupiah!

PADANG, SUMBAR.PKS.ID — Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Jadi Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) yang ke-81, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumatera Barat secara resmi menggelar "Lomba Video Reels Pantun Minang". Kompetisi kreatif ini menyediakan total hadiah apresiasi senilai Rp7.000.000,- bagi para pemenang.

Mengusung tema utama "Basuo di Pantun, Basatu dalam Budayo", PKS Sumbar mengajak seluruh lapisan masyarakat—mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga khalayak umum—untuk merawat dan melestarikan tradisi lisan kebanggaan Ranah Minang melalui platform digital masa kini.

Lomba ini bertujuan untuk membangkitkan kembali kecintaan generasi muda terhadap pantun dan falsafah adat Minangkabau, dengan memadukannya bersama kreativitas konten kekinian di media sosial Instagram.

Bagi Dunsanak yang berminat untuk berpartisipasi dan menunjukkan bakat berpantunnya, berikut adalah detail, syarat, dan ketentuan lomba yang wajib diperhatikan:

A. Ketentuan Peserta

  1. Peserta adalah Warga Negara Indonesia yang berdomisili di Sumatera Barat.

  2. Lomba dibagi menjadi tiga kategori peserta: (1) Pelajar SMA/sederajat, (2) Mahasiswa, dan (3) Umum.

  3. Lomba boleh diikuti secara perseorangan maupun berkelompok.

  4. Wajib mengisi formulir pada tautan (link) pendaftaran yang telah disediakan.

  5. Wajib mengikuti (follow) akun Instagram dan menandai (tag—bukan fitur kolaborasi) akun @pkssumbar dan @ulyadilc.

  6. Akun Instagram peserta tidak boleh dikunci (private) untuk memudahkan proses penjurian.

B. Ketentuan Video

  1. Video wajib memuat salah satu dari tiga subtema berikut: (1) ABS-SBK (Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah), atau (2) Tungku Tigo Sajarangan, atau (3) Sumbang Duo Baleh.

  2. Pantun harus menjadi unsur utama yang ditonjolkan dalam video.

  3. Wajib menggunakan Bahasa Minang.

  4. Konsep video dibebaskan; boleh berbentuk monolog, dialog, maupun sketsa ringan.

  5. Menampilkan nilai budaya visual (seperti mengambil latar di tempat iconic Sumatera Barat atau mengenakan pakaian khas Minang) akan menjadi nilai tambah di mata juri.

  6. Konten video tidak boleh mengandung unsur SARA serta tidak melanggar norma adat dan agama.

  7. Durasi video maksimal adalah 2 (dua) menit.

  8. Video dibuat dengan format potret (portrait) rasio 9:16 (format standar Instagram Reels).

  9. Buatlah video sekreatif dan semenarik mungkin!

C. Linimasa Perlombaan

  • Waktu Lomba (Pengumpulan Karya): 15 September s.d. 14 Oktober 2026

  • Proses Penilaian: 15 – 17 Oktober 2026

  • Pengumuman Pemenang: 18 Oktober 2026

D. Link Pendaftaran Segera daftarkan diri Anda dan kirimkan karya terbaik melalui tautan berikut: s.id/lombareelspantunminang

Mari ramaikan Hari Jadi Sumbar ke-81 ini dengan karya, lestarikan budaya Minangkabau, dan menangkan hadiah jutaan rupiahnya. Kato nan bana, budi nan baiak, basuo di pantun, basatu dalam budayo! (AR)

Perkuat Ketahanan Pangan, Ketua DPRD Sumbar Muhidi Serahkan Bantuan Benih Ikan Nila untuk Kelompok Pembudidaya di Bungus

Perkuat Ketahanan Pangan, Ketua DPRD Sumbar Muhidi Serahkan Bantuan Benih Ikan Nila untuk Kelompok Pembudidaya di Bungus

PADANG, SUMBAR.PKS.ID — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi PKS, Drs. H. Muhidi, M.M., kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam memberdayakan perekonomian masyarakat. Pada Sabtu (12/9/2026), beliau secara langsung menyerahkan bantuan benih dan pakan ikan nila kepada sejumlah kelompok pembudidaya ikan di Kelurahan Bungus Timur, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang.

Penyerahan bantuan yang berlangsung di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Benih Ikan (BBI) Bungus ini merupakan realisasi dari dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Ketua DPRD Sumbar yang disinergikan dengan program dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sumatera Barat.

Muhidi menjelaskan bahwa sektor perikanan darat dan budidaya air tawar merupakan ujung tombak penting bagi ketahanan pangan sekaligus tumpuan ekonomi bagi sebagian besar warga di wilayah pesisir seperti Bungus Teluk Kabung. Oleh karena itu, bantuan ini didesain khusus untuk meringankan beban ongkos produksi yang kerap menjadi kendala utama bagi para peternak skala mikro.

"Bantuan benih unggul dan pakan ini adalah wujud kehadiran pemerintah dan lembaga legislatif untuk menjawab persoalan di lapangan. Harapan kami, melalui bantuan sarana produksi ini, produktivitas budidaya ikan di Bungus bisa melonjak dan pada akhirnya mendongkrak pendapatan serta kesejahteraan para pembudidaya beserta keluarganya," ujar tokoh PKS tersebut.

Lebih lanjut, dalam kesempatan tatap muka yang akrab tersebut, legislator asal daerah pemilihan Kota Padang ini memberikan motivasi langsung kepada para kelompok penerima manfaat. Ia menekankan bahwa bantuan fisik saja tidak akan cukup tanpa dibarengi dengan etos kerja dan soliditas yang kuat di antara anggota kelompok.

Muhidi mendorong seluruh kelompok pembudidaya untuk membangun tata kelola manajemen kelompok yang transparan. "Kelompok yang maju adalah kelompok yang pengurusnya jujur dan anggotanya rukun. Jaga kekompakan, jangan sampai ada selisih paham soal pembagian. Dan yang paling penting, rawatlah bibit ikan ini dengan konsisten agar kelak memberikan hasil panen yang maksimal," pesannya dengan tegas namun bersahabat.

Menutup arahannya, Muhidi memastikan bahwa institusi DPRD Provinsi Sumatera Barat, khususnya Fraksi PKS, akan terus berada di garda terdepan untuk memastikan alokasi APBD benar-benar menyentuh urat nadi perekonomian rakyat kecil di Ranah Minang, selaras dengan semangat mewujudkan Sumatera Barat yang lebih sejahtera dan mandiri secara pangan. (AR)

Gerakkan Potensi Desa, Muhammad Yasin Serahkan Bantuan ATV dan Fasilitas Glamping untuk Wisata Taluak

Gerakkan Potensi Desa, Muhammad Yasin Serahkan Bantuan ATV dan Fasilitas Glamping untuk Wisata Taluak

 


AGAM, SUMBAR.PKS.ID — Ikhtiar mengembangkan potensi pariwisata berbasis masyarakat di pedesaan terus didorong oleh Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi PKS, Muhammad Yasin, S.TP. Melalui realisasi dana Pokok Pikiran (Pokir), ia menyerahkan langsung bantuan sarana penunjang wisata kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Taluak, pada pertengahan September 2026 ini.

Bantuan strategis yang disalurkan meliputi satu unit motor All-Terrain Vehicle (ATV) serta paket perlengkapan glamping (kemah mewah). Fasilitas ini diserahkan untuk menjawab kebutuhan kelompok masyarakat dalam mengelola dan menambah daya tarik destinasi wisata alam yang ada di desa mereka.

Menurut Muhammad Yasin, pembangunan sektor pariwisata tidak bisa hanya mengandalkan pesona alam semata. Potensi tersebut harus dikelola secara profesional dengan melibatkan masyarakat sebagai aktor utama, yang didukung oleh fasilitas yang memadai.

"Desa kita tidak pernah kekurangan potensi. Yang sering kali dibutuhkan adalah dorongan dan kesempatan untuk mengubah potensi alam tersebut menjadi kekuatan ekonomi. Bantuan ATV dan fasilitas glamping ini kita harapkan bisa menjadi magnet baru yang mendatangkan lebih banyak pengunjung," ujar legislator PKS tersebut.



Lebih lanjut, Yasin menekankan bahwa keberadaan Pokdarwis yang mandiri dan inovatif akan memberikan efek ganda (multiplier effect) bagi perekonomian desa. Dengan meningkatnya kunjungan wisata, peluang usaha bagi warga sekitar—mulai dari UMKM kuliner, kerajinan tangan, hingga jasa pemandu wisata—akan terbuka semakin lebar.

"Ketika Pokdarwis semakin mampu mengelola destinasi, roda ekonomi masyarakat juga akan ikut berputar. Ini adalah ikhtiar kita bersama: alam dijaga, wisata dikembangkan, masyarakat diberdayakan, dan ekonomi ditumbuhkan dari tanah kita sendiri," tegas Yasin memotivasi para warga Taluak.

Realisasi dana Pokir ini menjadi bukti nyata komitmen wakil rakyat dari PKS dalam menghadirkan program pembangunan yang bersentuhan langsung dengan denyut nadi perekonomian masyarakat bawah. Diharapkan, fasilitas yang diberikan tidak hanya menjadi sekadar pajangan, melainkan benar-benar dikelola secara berkelanjutan menjadi modal usaha yang memandirikan warga Desa Taluak. (AR)

Perkuat Sinergi Nasional, Presiden PKS Pimpin Silaturahmi Kebangsaan ke Partai Golkar

Perkuat Sinergi Nasional, Presiden PKS Pimpin Silaturahmi Kebangsaan ke Partai Golkar

 


JAKARTA, SUMBAR.PKS.ID — Dinamika perpolitikan nasional terus menunjukkan arah yang konstruktif. Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang dipimpin langsung oleh Presiden PKS, Almuzzammil Yusuf, melakukan kunjungan Silaturahmi Kebangsaan ke Kantor DPP Partai Golkar di Jakarta Barat, pada Senin (14/9/2026).

Kunjungan balasan dari jajaran elite PKS ini disambut hangat oleh Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Pertemuan strategis ini menjadi momentum penting bagi kedua partai untuk menegaskan komitmen bersama dalam mengawal dan memastikan keberhasilan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf (AMY) menegaskan bahwa langkah PKS berada di dalam barisan koalisi pemerintahan didasari oleh kesamaan visi dan kenyamanan dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat luas.

"Pernah ada yang menanyakan keberadaan PKS di koalisi pemerintahan Prabowo-Gibran. Saya jawab, karena Pak Prabowo sangat akomodatif terhadap persoalan umat dan tidak pernah menyudutkan umat. Jadi bagi kami, kesuksesan Presiden Prabowo juga menjadi tanggung jawab seluruh partai pendukung koalisi," tegas Almuzzammil Yusuf.

Menurut AMY, PKS hadir membawa semangat kolaborasi. Kedekatan personal dan kesamaan pandang tentang masa depan Indonesia diyakini akan membuka banyak ruang kerja sama strategis antara PKS dan Partai Golkar ke depannya.

Sikap terbuka PKS ini mendapat apresiasi tinggi dari tuan rumah. Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa PKS memiliki peran krusial dan bukan sekadar pelengkap di dalam koalisi pemerintahan.

"PKS memiliki positioning yang bagus dalam koalisi pemerintahan Prabowo-Gibran. Sejauh yang saya tahu, Presiden Prabowo sangat menghargai eksistensi PKS di dalam koalisi ini," ungkap Bahlil kepada awak media, Selasa (15/9/2026).

Selain mempertegas komitmen koalisi, pertemuan tingkat tinggi ini juga membedah berbagai isu krusial kebangsaan. Salah satu fokus utama adalah rencana pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu. Kedua partai sepakat untuk mendorong sistem pemilu yang mampu melahirkan wakil rakyat berkualitas di Senayan, sekaligus menjaga agar sistem demokrasi tetap mencerminkan suara murni rakyat.

Sinergi antara PKS dan Golkar juga menyentuh aspek kesejahteraan akar rumput dan kedaulatan negara. Kedua partai bersepakat untuk berkolaborasi dalam memacu pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta memperkuat kebijakan sektor energi nasional demi kemandirian bangsa.

Di ranah kebijakan luar negeri, PKS dan Golkar juga menunjukkan kekompakan dan ketegasan sikap untuk terus berada di garis terdepan dalam membela kemerdekaan Palestina di forum-forum internasional. 

14 September 2026

Respons Cepat Kondisi Cuaca Ekstrem, PKS Kota Padang Turun ke Jalan Bagikan 8.000 Masker Gratis untuk Warga

Respons Cepat Kondisi Cuaca Ekstrem, PKS Kota Padang Turun ke Jalan Bagikan 8.000 Masker Gratis untuk Warga


PADANG, SUMBAR.PKS.ID — Merespons kondisi cuaca ekstrem dan menurunnya kualitas udara yang melanda Kota Padang, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Padang bergerak cepat menggelar aksi kepedulian sosial. Pada Ahad (13/9/2026) kemarin, ratusan kader dan relawan PKS turun ke jalan untuk membagikan 8.000 masker secara gratis kepada masyarakat.

Aksi solidaritas ini dilakukan secara serentak di enam titik strategis yang tersebar di berbagai kecamatan di Kota Padang. Sasarannya adalah para pengguna jalan, pedagang pasar, dan warga yang beraktivitas di luar ruangan tanpa pelindung pernapasan.

Ketua DPD PKS Kota Padang, Mulyadi, menegaskan bahwa aksi pembagian ribuan masker ini merupakan wujud nyata kehadiran dan kepedulian partai terhadap kesehatan masyarakat.

"PKS selalu berupaya hadir dan merespons dengan cepat apa yang menjadi kebutuhan masyarakat di lapangan. Kondisi udara saat ini cukup memprihatinkan, sehingga kami langsung menginstruksikan seluruh kader dan relawan di tingkat cabang untuk turun membagikan 8.000 masker. Ini adalah ikhtiar kita bersama guna melindungi warga, khususnya kelompok rentan, dari risiko gangguan pernapasan," tegas Mulyadi di Padang, Senin (14/9/2026).

Mulyadi merincikan, aksi simpatik ini melibatkan lebih dari seratus kader penggerak yang disebar dengan terkoordinasi di pusat-pusat keramaian. Di Kecamatan Kuranji, sekitar 20 orang relawan membagikan masker di Simpang Kampung Lalang, area Pengadilan Agama By Pass, dan Pasar Ambacang. Di Kecamatan Nanggalo, pergerakan 20 relawan dipusatkan di Simpang Tinju dan sekitar Masjid Al-Ikhlas.

Sementara itu, relawan PKS di Kecamatan Pauh yang berjumlah 25 orang bergerak di kawasan padat Simpang Pasar Baru. Di wilayah ujung selatan, 20 relawan di Kecamatan Bungus Teluk Kabung menyasar pengunjung Pasar Pagi Simpang 4 Bungus Barat.

Titik pembagian lainnya juga berlangsung meriah di kawasan Simpang Pasar Parak Laweh, Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg), yang dikawal oleh 20 kader. Adapun titik dengan pengerahan relawan terbanyak berada di Kecamatan Koto Tangah (Kotang), di mana 30 orang kader bahu-membahu membagikan masker di area Simpang Tabing.

"Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Banyak warga yang berterima kasih karena ketersediaan masker saat ini sangat dibutuhkan untuk beraktivitas," tambah Mulyadi.

Melalui aksi kepedulian yang merata ini, DPD PKS Kota Padang sekaligus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga diharapkan dapat membatasi aktivitas di luar ruangan yang tidak mendesak, memperbanyak konsumsi air putih, serta selalu disiplin mengenakan masker demi menjaga kesehatan diri dan keluarga di tengah kondisi cuaca yang belum membaik. (AR)

Siap Eksekusi Arahan Rahmat Saleh, Muhajir Muslim Tegaskan Gema Keadilan Sumbar Jadi Motor Penggerak Pemuda

Siap Eksekusi Arahan Rahmat Saleh, Muhajir Muslim Tegaskan Gema Keadilan Sumbar Jadi Motor Penggerak Pemuda

 

PADANG, SUMBAR.PKS.ID — Agenda konsolidasi Gema Keadilan Sumatera Barat yang dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP Gema Keadilan, Rahmat Saleh, pada Ahad (13/9/2026) kemarin, memantik semangat pergerakan yang luar biasa di kalangan kader muda. Menanggapi arahan strategis dari pusat tersebut, Ketua Gema Keadilan Sumatera Barat, Muhajir Muslim, Lc., menyatakan kesiapan penuh jajarannya untuk menjadi ujung tombak perubahan di daerah.

Muhajir menegaskan bahwa kehadiran dan motivasi yang disuntikkan oleh Rahmat Saleh menjadi energi tambahan bagi Gema Keadilan Sumbar. Ia memastikan seluruh struktur pengurus dari tingkat wilayah hingga kabupaten/kota siap mengawal dan menyukseskan program-program kepemudaan yang telah dicanangkan.

"Kami di Gema Keadilan Sumatera Barat menyambut antusias arahan dari Bang Rahmat Saleh. Pesan beliau sangat jelas, bahwa pemuda tidak boleh lagi hanya berada di barisan belakang. Kami siap mengeksekusi visi pusat dan menyukseskan program-program yang menempatkan anak muda sebagai aktor utama pembangunan bangsa," tegas Muhajir Muslim di Padang, Senin (14/9/2026).

Menurut Muhajir, gagasan yang dibawa oleh Rahmat Saleh sangat selaras dengan kebutuhan generasi Milenial dan Gen Z di Sumatera Barat hari ini. Oleh karena itu, Gema Keadilan Sumbar akan segera tancap gas merancang dan mengeksekusi program-program turunan yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi kreatif, kepemimpinan, dan pendidikan politik bagi kaum muda.

"Ini bukan sekadar konsolidasi seremonial, melainkan konsolidasi gagasan dan aksi nyata. Kami akan memastikan arahan dari DPP segera bertransformasi menjadi kerja-kerja konkret di lapangan. Gema Keadilan Sumbar siap mewadahi potensi anak-anak muda Minangkabau agar mereka berdaya dan berdampak," tambahnya.

Lebih lanjut, Muhajir Muslim mengamini seruan bahwa estafet kepemimpinan menuju Indonesia Emas 2045 harus mulai dipersiapkan sejak sekarang melalui tangan-tangan pemuda yang berkarakter kokoh dan bervisi jauh ke depan.

"Sesuai dengan komitmen PKS yang selalu memberi ruang bagi pemuda, kami di Gema Keadilan akan mengawal ruang tersebut. Kita akan solidkan barisan, rapatkan shaf pergerakan, dan buktikan bahwa pemuda Sumatera Barat siap memimpin dan memberikan solusi nyata bagi nusa dan bangsa," pungkas Muhajir. (AR)

Syofian Hendri: Konsolidasi Gema Keadilan Langkah Strategis, Saatnya yang Muda Memimpin Menuju Indonesia Emas

Syofian Hendri: Konsolidasi Gema Keadilan Langkah Strategis, Saatnya yang Muda Memimpin Menuju Indonesia Emas

PADANG, SUMBAR.PKS.ID — Rapat konsolidasi Gema Keadilan Sumatera Barat yang dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP Gema Keadilan, Rahmat Saleh, pada Ahad (13/9/2026) kemarin, mendapatkan respons positif dari jajaran pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumatera Barat.

Ketua Bidang Kepemudaan DPW PKS Sumbar, Syofian Hendri, menilai kehadiran Rahmat Saleh memberikan dorongan motivasi yang signifikan bagi para kader muda di Sumatera Barat. Ia menegaskan bahwa konsolidasi ini merupakan langkah strategis untuk menyelaraskan pergerakan pemuda dengan visi besar bangsa.

"Kami di Bidang Kepemudaan DPW PKS Sumbar sangat menyambut baik agenda konsolidasi yang berlangsung kemarin. Arahan dari Bang Rahmat Saleh sangat jelas: pemuda hari ini harus bersiap menjadi aktor utama, bukan sekadar penikmat hasil pembangunan," ujar Syofian Hendri saat ditemui di Kantor DPW PKS Sumbar.

Syofian menyoroti pesan penting dari Rahmat Saleh mengenai urgensi peran aktif anak muda dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Menurutnya, visi besar tersebut tidak akan terwujud dengan sendirinya tanpa adanya kesiapan mental, kapasitas intelektual, dan aksi nyata dari generasi muda saat ini.

"Indonesia Emas 2045 itu bertumpu pada pundak pemuda hari ini. Jika pemudanya pasif, maka visi itu hanya akan menjadi slogan. Saatnya yang muda yang memimpin. Oleh karena itu, melalui Gema Keadilan, PKS berkomitmen untuk membina, mendampingi, dan memastikan anak-anak muda Sumatera Barat siap mengambil tanggung jawab besar tersebut," tegas Syofian.

Lebih lanjut, tokoh pemuda PKS ini menekankan bahwa kolaborasi adalah kunci. Bidang Kepemudaan PKS Sumbar akan terus bersinergi dengan Gema Keadilan untuk merancang program-program yang relevan dengan kebutuhan generasi milenial dan Gen Z, baik dalam ranah pendidikan politik, kepemimpinan, maupun kewirausahaan.

"PKS telah membuktikan komitmennya dengan memberikan ruang ekspresi dan panggung kepemimpinan bagi anak muda. Mari kita jadikan momentum konsolidasi ini sebagai titik tolak untuk bergerak lebih masif. Bersama Gema Keadilan, pemuda Sumatera Barat harus hadir membawa solusi," pungkasnya. (AR)

13 September 2026

Pertamina Sanksi 31 SPBU Nakal di Sumbar, Rahmat Saleh: Subsidi BBM Harus Tepat Sasaran

Pertamina Sanksi 31 SPBU Nakal di Sumbar, Rahmat Saleh: Subsidi BBM Harus Tepat Sasaran

 


PADANG, SUMBAR.PKS.ID — Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS, Rahmat Saleh, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas PT Pertamina (Persero) yang menjatuhkan sanksi kepada 31 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Sumatera Barat. Sanksi ini diberikan menyusul temuan pelanggaran serius terkait distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Rahmat menilai tindakan tegas tersebut bukanlah sekadar sanksi administratif, melainkan wujud nyata kehadiran dan keberpihakan negara terhadap masyarakat yang memiliki hak atas subsidi energi.

“Subsidi BBM adalah hak masyarakat kecil. Jangan ada pihak yang meraup keuntungan di atas penderitaan rakyat. Kalau distribusi tidak diawasi ketat, rakyat yang paling menderita,” tegas Rahmat Saleh di Padang, Ahad (13/9/2026).

Legislator PKS asal Sumatera Barat ini memastikan bahwa DPR RI akan terus mengawal regulasi dan kebijakan energi agar penyalurannya tepat sasaran. Ia mengingatkan bahwa praktik kotor penyalahgunaan BBM bersubsidi ini memicu efek domino yang merugikan rakyat secara langsung, mulai dari kelangkaan pasokan, antrean panjang kendaraan di SPBU, hingga meningkatnya beban ekonomi masyarakat sehari-hari.

“Kita tidak boleh membiarkan subsidi bocor. Penindakan harus konsisten dan berkelanjutan. Negara harus hadir memastikan energi terjangkau bagi rakyat yang membutuhkan dan berhak,” tambahnya.

Guna menjaga integritas distribusi energi, tokoh muda PKS ini menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektoral. Ia sangat mengapresiasi sanksi berat dari Pertamina—yang mencakup penghentian pasokan hingga ancaman pencabutan izin operasional—sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah dan BUMN tidak menoleransi pelanggaran yang merugikan publik.

Selain peran BUMN, Rahmat juga menyoroti tanggung jawab asosiasi pengusaha dan pemerintah daerah setempat. Ia mendesak Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) serta aparat pemda untuk turut memperketat pengawasan di lapangan.

“Kami di DPR mendukung penuh kerja sama lintas pihak ini. Asosiasi dan pemerintah daerah harus memastikan distribusi BBM bersubsidi benar-benar sampai ke tangan masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pertamina mengumumkan temuan pelanggaran pada puluhan SPBU di Sumatera Barat, mulai dari penyaluran yang menyalahi ketentuan hingga indikasi praktik penyalahgunaan alokasi subsidi. Penindakan dan kolaborasi pengawasan ini diharapkan mampu memberikan efek jera sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan energi nasional. (AR)

Peringati Maulid Nabi 1448 H, Presiden PKS Dorong Semangat Al-Qur'an dan Keteladanan Rasulullah Warnai Perjuangan Partai

Peringati Maulid Nabi 1448 H, Presiden PKS Dorong Semangat Al-Qur'an dan Keteladanan Rasulullah Warnai Perjuangan Partai

 

JAKARTA, SUMBAR.PKS.ID — Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Kantor DPTP PKS, Jakarta, pada Sabtu (12/9/2026). Mengusung tema "Meneladani Akhlak Rasulullah SAW Inspirasi Membangun Negeri", PKS menegaskan komitmennya untuk terus menjadikan nilai-nilai kenabian sebagai kompas utama dalam berpolitik dan melayani masyarakat.

Rangkaian acara yang sarat makna kerohanian ini diawali dengan prosesi Khatmil Qur'an. Kegiatan ini sekaligus menjadi penutup dari agenda Sima'an 30 Juz Al-Qur'an ke-1637 yang dipimpin langsung oleh Ketua DPP PKS Bidang Pembinaan Keumatan dan Kerukunan Beragama, KH. Ali Qur'ani.

Presiden PKS, Almuzzammil Yusuf (AMY), dalam sambutannya menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur'an sebagai landasan utama dalam setiap gerak langkah kader. Ia berharap nilai-nilai luhur dari kitab suci tersebut dapat mengakar kuat dan mewarnai keseharian seluruh anggota.

"Peringatan Maulid kita dari kemarin sampai hari ini kita dahulukan dengan semangat Al-Qur'an. Kita berharap syiar Qur'an ini senantiasa mewarnai diri kita pribadi, keluarga kita, dan tentunya keluarga besar PKS," ungkap AMY.

Lebih lanjut, Presiden PKS mengajak seluruh elemen masyarakat, terkhusus para pemimpin dan pejabat publik, untuk benar-benar menghidupkan kembali keteladanan akhlak Nabi Muhammad SAW dalam menjalankan amanah negara. Ajakan ini sekaligus menjadi pengantar bagi tausiah kebangsaan yang disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH. Muhammad Cholil Nafis, yang hadir sebagai penceramah utama.

Menutup arahannya, tokoh nasional ini memanjatkan doa agar peringatan Maulid tahun ini membawa keberkahan yang berlimpah, serta menjadi momentum kebangkitan moral dan spiritual bagi bangsa Indonesia.

"Semoga Allah memberikan keberkahan kepada kita hari ini, membimbing kita untuk menghidupkan semangat Al-Qur'an dan risalah kenabian, serta memampukan kita menyebarkan keadilan, kesejahteraan, kejujuran, dan amanah demi menghadirkan negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur," pungkasnya. (AR)

Sumber : pks.id

Pimpin Konsolidasi di Sumbar, Ketua DPP Gema Keadilan Rahmat Saleh Dorong Pemuda Ambil Peran Strategis untuk Nusa dan Bangsa

Pimpin Konsolidasi di Sumbar, Ketua DPP Gema Keadilan Rahmat Saleh Dorong Pemuda Ambil Peran Strategis untuk Nusa dan Bangsa

PADANG, SUMBAR.PKS.ID — Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Gema Keadilan periode 2026–2031, Rahmat Saleh, menggelar agenda konsolidasi bersama jajaran pengurus Gema Keadilan Sumatera Barat di Kota Padang pada Ahad (13/9/2026). Pertemuan strategis ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dan membakar semangat para kader muda agar terus bergerak progresif di tengah masyarakat.

Dalam arahannya di hadapan para pengurus, Rahmat Saleh menekankan bahwa Gema Keadilan memiliki tanggung jawab besar untuk melahirkan calon-calon pemimpin masa depan yang berkualitas. Ia meminta seluruh kader di Sumatera Barat untuk terus merapatkan barisan, proaktif, dan hadir membawa solusi bagi berbagai persoalan yang dihadapi oleh generasi muda di daerah.

"Anak muda tidak boleh hanya diam dan menjadi penonton dalam proses pembangunan bangsa. Teman-teman Gema Keadilan harus terus bergerak, berinovasi, dan menjadi motor penggerak kebaikan. Pemuda adalah energi utama yang akan menentukan arah masa depan bangsa ini," ujar Rahmat Saleh dengan penuh semangat.

Lebih lanjut, tokoh muda Sumatera Barat ini menegaskan komitmen penuh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam mendukung kiprah anak muda. Menurutnya, PKS selalu membuka pintu dan memberikan ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk berkarya, berpolitik secara bermartabat, serta berkontribusi langsung bagi kemajuan nusa dan bangsa.

"PKS sangat mendukung dan menaruh kepercayaan besar pada kapasitas anak muda. Di PKS, pemuda bukanlah sekadar objek atau pelengkap penderita, melainkan subjek dan pelaku utama sejarah. Kita senantiasa memberikan panggung dan dukungan penuh bagi anak muda untuk berani tampil, berkarya, dan mengambil peran kepemimpinan," tegas Rahmat.

Konsolidasi yang berlangsung interaktif ini disambut antusias oleh barisan pengurus Gema Keadilan Sumbar. Melalui arahan dan motivasi yang diberikan, struktur Gema Keadilan di Sumatera Barat diharapkan semakin solid, ekspansif, dan siap menjadi garda terdepan dalam menghimpun potensi kaum milenial dan Gen Z, selaras dengan visi besar PKS untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik. (AR)

Wakil Ketua MPR RI HNW Ajak PKS Muda Sumbar Teladani Pahlawan Nasional untuk Perkuat Bela Negara dan Cinta NKRI

Wakil Ketua MPR RI HNW Ajak PKS Muda Sumbar Teladani Pahlawan Nasional untuk Perkuat Bela Negara dan Cinta NKRI

 

PADANG, SUMBAR.PKS.ID — Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid, M.A. (HNW), hadir langsung di Kota Padang pada Ahad (13/9/2026) untuk memberikan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI. Kegiatan strategis ini dihadiri oleh ratusan peserta yang tergabung dalam Gema Keadilan se-Sumatera Barat.

Dalam arahannya, HNW menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia menggugah semangat para peserta dengan mengingatkan kembali kontribusi luar biasa dari tokoh-tokoh pahlawan nasional yang berasal dari Sumatera Barat.

"Sumatera Barat adalah rahim yang melahirkan tokoh-tokoh pendiri bangsa. Mohammad Hatta, Sutan Syahrir, Haji Agus Salim, Mohammad Natsir, hingga Buya Hamka adalah sosok-sosok yang meletakkan fondasi republik ini. Pemuda hari ini, khususnya Gema Keadilan, harus mengambil inspirasi dan meneladani perjuangan mereka," ujar HNW dengan penuh semangat.

Lebih lanjut, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS ini menjelaskan bahwa Empat Pilar MPR RI—yakni Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—bukanlah sekadar hafalan, melainkan nilai-nilai yang harus diinternalisasi dan diwujudkan dalam tindakan nyata. Menurutnya, pemahaman yang kuat terhadap Empat Pilar adalah fondasi utama untuk menumbuhkan jiwa bela negara.

"Cinta NKRI dan semangat bela negara itu diwujudkan dengan kontribusi positif. Jika para pahlawan asal Minangkabau berjuang dengan intelektualitas dan diplomasi pada masanya, maka pemuda Gema Keadilan hari ini harus berjuang dengan inovasi, karya nyata, dan menjaga nilai-nilai kebangsaan dari berbagai ancaman ideologi maupun perpecahan," tegas HNW.

HNW juga berpesan agar anggota Gema Keadilan tidak apolitis dan berani mengambil peran dalam ruang-ruang publik. Pemahaman konstitusi yang baik, menurutnya, akan menjadi bekal bagi para pemuda untuk mengawal demokrasi dan memastikan arah bangsa tetap berada di jalur yang benar sesuai cita-cita kemerdekaan.

Kegiatan sosialisasi yang berlangsung interaktif ini direspons antusias oleh para peserta. Melalui agenda ini, PKS Sumatera Barat berharap generasi mudanya semakin kokoh dalam memegang prinsip kebangsaan, siap menjadi pelopor kebaikan, serta berada di garda terdepan dalam menjaga keutuhan dan kemajuan NKRI. (AR)

12 September 2026

Konsolidasi Anggota PKS : TB Soenmandjaja Tekankan Pentingnya Merapikan Struktur dan Pahami Peran Lembaga Partai

Konsolidasi Anggota PKS : TB Soenmandjaja Tekankan Pentingnya Merapikan Struktur dan Pahami Peran Lembaga Partai

 

PADANG, SUMBAR.PKS.ID — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Padang menggelar agenda strategis bertajuk "Konsolidasi Anggota PKS Kota Padang". Acara yang berlangsung di Kantor DPW PKS Sumatera Barat pada Sabtu (12/9/2026) ini menghadirkan tokoh penting dari pusat, yakni TB Soenmandjaja, Ketua Komisi Konstitusi dan Legislasi Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) PKS.

Kehadiran Ustaz TB Soenmandjaja menjadi momentum berharga bagi para anggota dan pengurus PKS di Kota Padang untuk menyamakan persepsi terkait arah pergerakan dan tata kelola partai. Dalam paparannya, beliau secara khusus menyoroti urgensi merapikan struktur organisasi dan memahami secara mendalam fungsi serta peranan masing-masing lembaga di dalam tubuh PKS.

"PKS ini dibangun dengan sistem kelembagaan yang kuat dan terstruktur. Agar roda organisasi berjalan optimal dalam melayani umat, setiap pengurus dan anggota harus memahami dengan jelas tupoksi (tugas pokok dan fungsi) dari setiap pilar partai, mulai dari tingkat pusat hingga ke daerah," tegas TB Soenmandjaja di hadapan ratusan peserta konsolidasi.

Lebih lanjut, ia menjabarkan secara rinci arsitektur struktur PKS yang menganut prinsip pembagian kekuasaan (trias politika) secara internal. Pada tingkat pusat, beliau menjelaskan peran Dewan Pengurus Pusat (DPP) sebagai lembaga eksekutif pelaksana program, Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) sebagai pengawas dan perumus kebijakan strategis, serta Dewan Syariat Pusat (DSP) yang bertugas menjaga etika, disiplin, dan kesesuaian gerak langkah partai dengan syariat.

Pembagian tiga pilar utama tersebut, lanjutnya, juga diturunkan ke struktur wilayah (provinsi) dan daerah (kabupaten/kota). Pada tingkat provinsi, terdapat Dewan Pengurus Wilayah (DPW), Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW), dan Dewan Syariat Wilayah (DSW). Sementara itu, di tingkat kota seperti Padang, strukturnya diisi oleh Dewan Pengurus Daerah (DPD), Majelis Pertimbangan Daerah (MPD), dan Dewan Etik Daerah (DED).

"Setiap pilar memiliki perannya masing-masing, tetapi semuanya harus bergerak dalam satu harmoni. MPP/MPW/MPD merumuskan arah dan mengawasi, DPP/DPW/DPD mengeksekusi program di lapangan, sementara DSP/DSW/DED memastikan bahwa setiap langkah yang kita ambil tetap berada di koridor nilai-nilai moral, etika, dan disiplin partai," urai TB Soenmandjaja.

Agenda konsolidasi ini diharapkan tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga upgrading kapasitas tata kelola organisasi. Dengan struktur yang rapi dan solid, serta pemahaman yang utuh mengenai peran tiap-tiap lembaga, mesin partai PKS di Kota Padang diyakini akan semakin tangguh dalam menyongsong berbagai tantangan politik ke depan serta optimal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (AR)

Kolom

[Kolom][recentbylabel3]
Pemberitahuan
Jangan lupa untuk like dan subscribe PKS Sumbar.
Done