PKS Sumbar
News Update
Loading...

Gubernur Sumbar

[Gubernur Sumbar][recentbylabel2]

Anggota Legislatif

[Anggota Legislatif][recentbylabel]

Berita PKS Sumbar

Memuat berita...

15 September 2026

Semarakkan Hari Jadi Sumbar ke-81, PKS Gelar Lomba Video Reels Pantun Minang Berhadiah Jutaan Rupiah!

Semarakkan Hari Jadi Sumbar ke-81, PKS Gelar Lomba Video Reels Pantun Minang Berhadiah Jutaan Rupiah!

 


PADANG, SUMBAR.PKS.ID — Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Jadi Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) yang ke-81, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumatera Barat secara resmi menggelar "Lomba Video Reels Pantun Minang". Kompetisi kreatif ini menyediakan total hadiah apresiasi senilai Rp7.000.000,- bagi para pemenang.

Mengusung tema utama "Basuo di Pantun, Basatu dalam Budayo", PKS Sumbar mengajak seluruh lapisan masyarakat—mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga khalayak umum—untuk merawat dan melestarikan tradisi lisan kebanggaan Ranah Minang melalui platform digital masa kini.

Lomba ini bertujuan untuk membangkitkan kembali kecintaan generasi muda terhadap pantun dan falsafah adat Minangkabau, dengan memadukannya bersama kreativitas konten kekinian di media sosial Instagram.

Bagi Dunsanak yang berminat untuk berpartisipasi dan menunjukkan bakat berpantunnya, berikut adalah detail, syarat, dan ketentuan lomba yang wajib diperhatikan:

A. Ketentuan Peserta

  1. Peserta adalah Warga Negara Indonesia yang berdomisili di Sumatera Barat.

  2. Lomba dibagi menjadi tiga kategori peserta: (1) Pelajar SMA/sederajat, (2) Mahasiswa, dan (3) Umum.

  3. Lomba boleh diikuti secara perseorangan maupun berkelompok.

  4. Wajib mengisi formulir pada tautan (link) pendaftaran yang telah disediakan.

  5. Wajib mengikuti (follow) akun Instagram dan menandai (tag—bukan fitur kolaborasi) akun @pkssumbar dan @ulyadilc.

  6. Akun Instagram peserta tidak boleh dikunci (private) untuk memudahkan proses penjurian.

B. Ketentuan Video

  1. Video wajib memuat salah satu dari tiga subtema berikut: (1) ABS-SBK (Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah), atau (2) Tungku Tigo Sajarangan, atau (3) Sumbang Duo Baleh.

  2. Pantun harus menjadi unsur utama yang ditonjolkan dalam video.

  3. Wajib menggunakan Bahasa Minang.

  4. Konsep video dibebaskan; boleh berbentuk monolog, dialog, maupun sketsa ringan.

  5. Menampilkan nilai budaya visual (seperti mengambil latar di tempat iconic Sumatera Barat atau mengenakan pakaian khas Minang) akan menjadi nilai tambah di mata juri.

  6. Konten video tidak boleh mengandung unsur SARA serta tidak melanggar norma adat dan agama.

  7. Durasi video maksimal adalah 2 (dua) menit.

  8. Video dibuat dengan format potret (portrait) rasio 9:16 (format standar Instagram Reels).

  9. Buatlah video sekreatif dan semenarik mungkin!

C. Linimasa Perlombaan

  • Waktu Lomba (Pengumpulan Karya): 15 September s.d. 14 Oktober 2026

  • Proses Penilaian: 15 – 17 Oktober 2026

  • Pengumuman Pemenang: 18 Oktober 2026

D. Link Pendaftaran Segera daftarkan diri Anda dan kirimkan karya terbaik melalui tautan berikut: s.id/lombareelspantunminang

Mari ramaikan Hari Jadi Sumbar ke-81 ini dengan karya, lestarikan budaya Minangkabau, dan menangkan hadiah jutaan rupiahnya. Kato nan bana, budi nan baiak, basuo di pantun, basatu dalam budayo! (AR)

Perkuat Ketahanan Pangan, Ketua DPRD Sumbar Muhidi Serahkan Bantuan Benih Ikan Nila untuk Kelompok Pembudidaya di Bungus

Perkuat Ketahanan Pangan, Ketua DPRD Sumbar Muhidi Serahkan Bantuan Benih Ikan Nila untuk Kelompok Pembudidaya di Bungus

PADANG, SUMBAR.PKS.ID — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi PKS, Drs. H. Muhidi, M.M., kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam memberdayakan perekonomian masyarakat. Pada Sabtu (12/9/2026), beliau secara langsung menyerahkan bantuan benih dan pakan ikan nila kepada sejumlah kelompok pembudidaya ikan di Kelurahan Bungus Timur, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang.

Penyerahan bantuan yang berlangsung di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Benih Ikan (BBI) Bungus ini merupakan realisasi dari dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Ketua DPRD Sumbar yang disinergikan dengan program dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sumatera Barat.

Muhidi menjelaskan bahwa sektor perikanan darat dan budidaya air tawar merupakan ujung tombak penting bagi ketahanan pangan sekaligus tumpuan ekonomi bagi sebagian besar warga di wilayah pesisir seperti Bungus Teluk Kabung. Oleh karena itu, bantuan ini didesain khusus untuk meringankan beban ongkos produksi yang kerap menjadi kendala utama bagi para peternak skala mikro.

"Bantuan benih unggul dan pakan ini adalah wujud kehadiran pemerintah dan lembaga legislatif untuk menjawab persoalan di lapangan. Harapan kami, melalui bantuan sarana produksi ini, produktivitas budidaya ikan di Bungus bisa melonjak dan pada akhirnya mendongkrak pendapatan serta kesejahteraan para pembudidaya beserta keluarganya," ujar tokoh PKS tersebut.

Lebih lanjut, dalam kesempatan tatap muka yang akrab tersebut, legislator asal daerah pemilihan Kota Padang ini memberikan motivasi langsung kepada para kelompok penerima manfaat. Ia menekankan bahwa bantuan fisik saja tidak akan cukup tanpa dibarengi dengan etos kerja dan soliditas yang kuat di antara anggota kelompok.

Muhidi mendorong seluruh kelompok pembudidaya untuk membangun tata kelola manajemen kelompok yang transparan. "Kelompok yang maju adalah kelompok yang pengurusnya jujur dan anggotanya rukun. Jaga kekompakan, jangan sampai ada selisih paham soal pembagian. Dan yang paling penting, rawatlah bibit ikan ini dengan konsisten agar kelak memberikan hasil panen yang maksimal," pesannya dengan tegas namun bersahabat.

Menutup arahannya, Muhidi memastikan bahwa institusi DPRD Provinsi Sumatera Barat, khususnya Fraksi PKS, akan terus berada di garda terdepan untuk memastikan alokasi APBD benar-benar menyentuh urat nadi perekonomian rakyat kecil di Ranah Minang, selaras dengan semangat mewujudkan Sumatera Barat yang lebih sejahtera dan mandiri secara pangan. (AR)

Gerakkan Potensi Desa, Muhammad Yasin Serahkan Bantuan ATV dan Fasilitas Glamping untuk Wisata Taluak

Gerakkan Potensi Desa, Muhammad Yasin Serahkan Bantuan ATV dan Fasilitas Glamping untuk Wisata Taluak

 


AGAM, SUMBAR.PKS.ID — Ikhtiar mengembangkan potensi pariwisata berbasis masyarakat di pedesaan terus didorong oleh Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi PKS, Muhammad Yasin, S.TP. Melalui realisasi dana Pokok Pikiran (Pokir), ia menyerahkan langsung bantuan sarana penunjang wisata kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Taluak, pada pertengahan September 2026 ini.

Bantuan strategis yang disalurkan meliputi satu unit motor All-Terrain Vehicle (ATV) serta paket perlengkapan glamping (kemah mewah). Fasilitas ini diserahkan untuk menjawab kebutuhan kelompok masyarakat dalam mengelola dan menambah daya tarik destinasi wisata alam yang ada di desa mereka.

Menurut Muhammad Yasin, pembangunan sektor pariwisata tidak bisa hanya mengandalkan pesona alam semata. Potensi tersebut harus dikelola secara profesional dengan melibatkan masyarakat sebagai aktor utama, yang didukung oleh fasilitas yang memadai.

"Desa kita tidak pernah kekurangan potensi. Yang sering kali dibutuhkan adalah dorongan dan kesempatan untuk mengubah potensi alam tersebut menjadi kekuatan ekonomi. Bantuan ATV dan fasilitas glamping ini kita harapkan bisa menjadi magnet baru yang mendatangkan lebih banyak pengunjung," ujar legislator PKS tersebut.



Lebih lanjut, Yasin menekankan bahwa keberadaan Pokdarwis yang mandiri dan inovatif akan memberikan efek ganda (multiplier effect) bagi perekonomian desa. Dengan meningkatnya kunjungan wisata, peluang usaha bagi warga sekitar—mulai dari UMKM kuliner, kerajinan tangan, hingga jasa pemandu wisata—akan terbuka semakin lebar.

"Ketika Pokdarwis semakin mampu mengelola destinasi, roda ekonomi masyarakat juga akan ikut berputar. Ini adalah ikhtiar kita bersama: alam dijaga, wisata dikembangkan, masyarakat diberdayakan, dan ekonomi ditumbuhkan dari tanah kita sendiri," tegas Yasin memotivasi para warga Taluak.

Realisasi dana Pokir ini menjadi bukti nyata komitmen wakil rakyat dari PKS dalam menghadirkan program pembangunan yang bersentuhan langsung dengan denyut nadi perekonomian masyarakat bawah. Diharapkan, fasilitas yang diberikan tidak hanya menjadi sekadar pajangan, melainkan benar-benar dikelola secara berkelanjutan menjadi modal usaha yang memandirikan warga Desa Taluak. (AR)

Perkuat Sinergi Nasional, Presiden PKS Pimpin Silaturahmi Kebangsaan ke Partai Golkar

Perkuat Sinergi Nasional, Presiden PKS Pimpin Silaturahmi Kebangsaan ke Partai Golkar

 


JAKARTA, SUMBAR.PKS.ID — Dinamika perpolitikan nasional terus menunjukkan arah yang konstruktif. Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang dipimpin langsung oleh Presiden PKS, Almuzzammil Yusuf, melakukan kunjungan Silaturahmi Kebangsaan ke Kantor DPP Partai Golkar di Jakarta Barat, pada Senin (14/9/2026).

Kunjungan balasan dari jajaran elite PKS ini disambut hangat oleh Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Pertemuan strategis ini menjadi momentum penting bagi kedua partai untuk menegaskan komitmen bersama dalam mengawal dan memastikan keberhasilan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf (AMY) menegaskan bahwa langkah PKS berada di dalam barisan koalisi pemerintahan didasari oleh kesamaan visi dan kenyamanan dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat luas.

"Pernah ada yang menanyakan keberadaan PKS di koalisi pemerintahan Prabowo-Gibran. Saya jawab, karena Pak Prabowo sangat akomodatif terhadap persoalan umat dan tidak pernah menyudutkan umat. Jadi bagi kami, kesuksesan Presiden Prabowo juga menjadi tanggung jawab seluruh partai pendukung koalisi," tegas Almuzzammil Yusuf.

Menurut AMY, PKS hadir membawa semangat kolaborasi. Kedekatan personal dan kesamaan pandang tentang masa depan Indonesia diyakini akan membuka banyak ruang kerja sama strategis antara PKS dan Partai Golkar ke depannya.

Sikap terbuka PKS ini mendapat apresiasi tinggi dari tuan rumah. Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa PKS memiliki peran krusial dan bukan sekadar pelengkap di dalam koalisi pemerintahan.

"PKS memiliki positioning yang bagus dalam koalisi pemerintahan Prabowo-Gibran. Sejauh yang saya tahu, Presiden Prabowo sangat menghargai eksistensi PKS di dalam koalisi ini," ungkap Bahlil kepada awak media, Selasa (15/9/2026).

Selain mempertegas komitmen koalisi, pertemuan tingkat tinggi ini juga membedah berbagai isu krusial kebangsaan. Salah satu fokus utama adalah rencana pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu. Kedua partai sepakat untuk mendorong sistem pemilu yang mampu melahirkan wakil rakyat berkualitas di Senayan, sekaligus menjaga agar sistem demokrasi tetap mencerminkan suara murni rakyat.

Sinergi antara PKS dan Golkar juga menyentuh aspek kesejahteraan akar rumput dan kedaulatan negara. Kedua partai bersepakat untuk berkolaborasi dalam memacu pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta memperkuat kebijakan sektor energi nasional demi kemandirian bangsa.

Di ranah kebijakan luar negeri, PKS dan Golkar juga menunjukkan kekompakan dan ketegasan sikap untuk terus berada di garis terdepan dalam membela kemerdekaan Palestina di forum-forum internasional. 

14 September 2026

Respons Cepat Kondisi Cuaca Ekstrem, PKS Kota Padang Turun ke Jalan Bagikan 8.000 Masker Gratis untuk Warga

Respons Cepat Kondisi Cuaca Ekstrem, PKS Kota Padang Turun ke Jalan Bagikan 8.000 Masker Gratis untuk Warga


PADANG, SUMBAR.PKS.ID — Merespons kondisi cuaca ekstrem dan menurunnya kualitas udara yang melanda Kota Padang, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Padang bergerak cepat menggelar aksi kepedulian sosial. Pada Ahad (13/9/2026) kemarin, ratusan kader dan relawan PKS turun ke jalan untuk membagikan 8.000 masker secara gratis kepada masyarakat.

Aksi solidaritas ini dilakukan secara serentak di enam titik strategis yang tersebar di berbagai kecamatan di Kota Padang. Sasarannya adalah para pengguna jalan, pedagang pasar, dan warga yang beraktivitas di luar ruangan tanpa pelindung pernapasan.

Ketua DPD PKS Kota Padang, Mulyadi, menegaskan bahwa aksi pembagian ribuan masker ini merupakan wujud nyata kehadiran dan kepedulian partai terhadap kesehatan masyarakat.

"PKS selalu berupaya hadir dan merespons dengan cepat apa yang menjadi kebutuhan masyarakat di lapangan. Kondisi udara saat ini cukup memprihatinkan, sehingga kami langsung menginstruksikan seluruh kader dan relawan di tingkat cabang untuk turun membagikan 8.000 masker. Ini adalah ikhtiar kita bersama guna melindungi warga, khususnya kelompok rentan, dari risiko gangguan pernapasan," tegas Mulyadi di Padang, Senin (14/9/2026).

Mulyadi merincikan, aksi simpatik ini melibatkan lebih dari seratus kader penggerak yang disebar dengan terkoordinasi di pusat-pusat keramaian. Di Kecamatan Kuranji, sekitar 20 orang relawan membagikan masker di Simpang Kampung Lalang, area Pengadilan Agama By Pass, dan Pasar Ambacang. Di Kecamatan Nanggalo, pergerakan 20 relawan dipusatkan di Simpang Tinju dan sekitar Masjid Al-Ikhlas.

Sementara itu, relawan PKS di Kecamatan Pauh yang berjumlah 25 orang bergerak di kawasan padat Simpang Pasar Baru. Di wilayah ujung selatan, 20 relawan di Kecamatan Bungus Teluk Kabung menyasar pengunjung Pasar Pagi Simpang 4 Bungus Barat.

Titik pembagian lainnya juga berlangsung meriah di kawasan Simpang Pasar Parak Laweh, Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg), yang dikawal oleh 20 kader. Adapun titik dengan pengerahan relawan terbanyak berada di Kecamatan Koto Tangah (Kotang), di mana 30 orang kader bahu-membahu membagikan masker di area Simpang Tabing.

"Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Banyak warga yang berterima kasih karena ketersediaan masker saat ini sangat dibutuhkan untuk beraktivitas," tambah Mulyadi.

Melalui aksi kepedulian yang merata ini, DPD PKS Kota Padang sekaligus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga diharapkan dapat membatasi aktivitas di luar ruangan yang tidak mendesak, memperbanyak konsumsi air putih, serta selalu disiplin mengenakan masker demi menjaga kesehatan diri dan keluarga di tengah kondisi cuaca yang belum membaik. (AR)

Siap Eksekusi Arahan Rahmat Saleh, Muhajir Muslim Tegaskan Gema Keadilan Sumbar Jadi Motor Penggerak Pemuda

Siap Eksekusi Arahan Rahmat Saleh, Muhajir Muslim Tegaskan Gema Keadilan Sumbar Jadi Motor Penggerak Pemuda

 

PADANG, SUMBAR.PKS.ID — Agenda konsolidasi Gema Keadilan Sumatera Barat yang dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP Gema Keadilan, Rahmat Saleh, pada Ahad (13/9/2026) kemarin, memantik semangat pergerakan yang luar biasa di kalangan kader muda. Menanggapi arahan strategis dari pusat tersebut, Ketua Gema Keadilan Sumatera Barat, Muhajir Muslim, Lc., menyatakan kesiapan penuh jajarannya untuk menjadi ujung tombak perubahan di daerah.

Muhajir menegaskan bahwa kehadiran dan motivasi yang disuntikkan oleh Rahmat Saleh menjadi energi tambahan bagi Gema Keadilan Sumbar. Ia memastikan seluruh struktur pengurus dari tingkat wilayah hingga kabupaten/kota siap mengawal dan menyukseskan program-program kepemudaan yang telah dicanangkan.

"Kami di Gema Keadilan Sumatera Barat menyambut antusias arahan dari Bang Rahmat Saleh. Pesan beliau sangat jelas, bahwa pemuda tidak boleh lagi hanya berada di barisan belakang. Kami siap mengeksekusi visi pusat dan menyukseskan program-program yang menempatkan anak muda sebagai aktor utama pembangunan bangsa," tegas Muhajir Muslim di Padang, Senin (14/9/2026).

Menurut Muhajir, gagasan yang dibawa oleh Rahmat Saleh sangat selaras dengan kebutuhan generasi Milenial dan Gen Z di Sumatera Barat hari ini. Oleh karena itu, Gema Keadilan Sumbar akan segera tancap gas merancang dan mengeksekusi program-program turunan yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi kreatif, kepemimpinan, dan pendidikan politik bagi kaum muda.

"Ini bukan sekadar konsolidasi seremonial, melainkan konsolidasi gagasan dan aksi nyata. Kami akan memastikan arahan dari DPP segera bertransformasi menjadi kerja-kerja konkret di lapangan. Gema Keadilan Sumbar siap mewadahi potensi anak-anak muda Minangkabau agar mereka berdaya dan berdampak," tambahnya.

Lebih lanjut, Muhajir Muslim mengamini seruan bahwa estafet kepemimpinan menuju Indonesia Emas 2045 harus mulai dipersiapkan sejak sekarang melalui tangan-tangan pemuda yang berkarakter kokoh dan bervisi jauh ke depan.

"Sesuai dengan komitmen PKS yang selalu memberi ruang bagi pemuda, kami di Gema Keadilan akan mengawal ruang tersebut. Kita akan solidkan barisan, rapatkan shaf pergerakan, dan buktikan bahwa pemuda Sumatera Barat siap memimpin dan memberikan solusi nyata bagi nusa dan bangsa," pungkas Muhajir. (AR)

Syofian Hendri: Konsolidasi Gema Keadilan Langkah Strategis, Saatnya yang Muda Memimpin Menuju Indonesia Emas

Syofian Hendri: Konsolidasi Gema Keadilan Langkah Strategis, Saatnya yang Muda Memimpin Menuju Indonesia Emas

PADANG, SUMBAR.PKS.ID — Rapat konsolidasi Gema Keadilan Sumatera Barat yang dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP Gema Keadilan, Rahmat Saleh, pada Ahad (13/9/2026) kemarin, mendapatkan respons positif dari jajaran pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumatera Barat.

Ketua Bidang Kepemudaan DPW PKS Sumbar, Syofian Hendri, menilai kehadiran Rahmat Saleh memberikan dorongan motivasi yang signifikan bagi para kader muda di Sumatera Barat. Ia menegaskan bahwa konsolidasi ini merupakan langkah strategis untuk menyelaraskan pergerakan pemuda dengan visi besar bangsa.

"Kami di Bidang Kepemudaan DPW PKS Sumbar sangat menyambut baik agenda konsolidasi yang berlangsung kemarin. Arahan dari Bang Rahmat Saleh sangat jelas: pemuda hari ini harus bersiap menjadi aktor utama, bukan sekadar penikmat hasil pembangunan," ujar Syofian Hendri saat ditemui di Kantor DPW PKS Sumbar.

Syofian menyoroti pesan penting dari Rahmat Saleh mengenai urgensi peran aktif anak muda dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Menurutnya, visi besar tersebut tidak akan terwujud dengan sendirinya tanpa adanya kesiapan mental, kapasitas intelektual, dan aksi nyata dari generasi muda saat ini.

"Indonesia Emas 2045 itu bertumpu pada pundak pemuda hari ini. Jika pemudanya pasif, maka visi itu hanya akan menjadi slogan. Saatnya yang muda yang memimpin. Oleh karena itu, melalui Gema Keadilan, PKS berkomitmen untuk membina, mendampingi, dan memastikan anak-anak muda Sumatera Barat siap mengambil tanggung jawab besar tersebut," tegas Syofian.

Lebih lanjut, tokoh pemuda PKS ini menekankan bahwa kolaborasi adalah kunci. Bidang Kepemudaan PKS Sumbar akan terus bersinergi dengan Gema Keadilan untuk merancang program-program yang relevan dengan kebutuhan generasi milenial dan Gen Z, baik dalam ranah pendidikan politik, kepemimpinan, maupun kewirausahaan.

"PKS telah membuktikan komitmennya dengan memberikan ruang ekspresi dan panggung kepemimpinan bagi anak muda. Mari kita jadikan momentum konsolidasi ini sebagai titik tolak untuk bergerak lebih masif. Bersama Gema Keadilan, pemuda Sumatera Barat harus hadir membawa solusi," pungkasnya. (AR)

13 September 2026

Pertamina Sanksi 31 SPBU Nakal di Sumbar, Rahmat Saleh: Subsidi BBM Harus Tepat Sasaran

Pertamina Sanksi 31 SPBU Nakal di Sumbar, Rahmat Saleh: Subsidi BBM Harus Tepat Sasaran

 


PADANG, SUMBAR.PKS.ID — Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS, Rahmat Saleh, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas PT Pertamina (Persero) yang menjatuhkan sanksi kepada 31 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Sumatera Barat. Sanksi ini diberikan menyusul temuan pelanggaran serius terkait distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Rahmat menilai tindakan tegas tersebut bukanlah sekadar sanksi administratif, melainkan wujud nyata kehadiran dan keberpihakan negara terhadap masyarakat yang memiliki hak atas subsidi energi.

“Subsidi BBM adalah hak masyarakat kecil. Jangan ada pihak yang meraup keuntungan di atas penderitaan rakyat. Kalau distribusi tidak diawasi ketat, rakyat yang paling menderita,” tegas Rahmat Saleh di Padang, Ahad (13/9/2026).

Legislator PKS asal Sumatera Barat ini memastikan bahwa DPR RI akan terus mengawal regulasi dan kebijakan energi agar penyalurannya tepat sasaran. Ia mengingatkan bahwa praktik kotor penyalahgunaan BBM bersubsidi ini memicu efek domino yang merugikan rakyat secara langsung, mulai dari kelangkaan pasokan, antrean panjang kendaraan di SPBU, hingga meningkatnya beban ekonomi masyarakat sehari-hari.

“Kita tidak boleh membiarkan subsidi bocor. Penindakan harus konsisten dan berkelanjutan. Negara harus hadir memastikan energi terjangkau bagi rakyat yang membutuhkan dan berhak,” tambahnya.

Guna menjaga integritas distribusi energi, tokoh muda PKS ini menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektoral. Ia sangat mengapresiasi sanksi berat dari Pertamina—yang mencakup penghentian pasokan hingga ancaman pencabutan izin operasional—sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah dan BUMN tidak menoleransi pelanggaran yang merugikan publik.

Selain peran BUMN, Rahmat juga menyoroti tanggung jawab asosiasi pengusaha dan pemerintah daerah setempat. Ia mendesak Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) serta aparat pemda untuk turut memperketat pengawasan di lapangan.

“Kami di DPR mendukung penuh kerja sama lintas pihak ini. Asosiasi dan pemerintah daerah harus memastikan distribusi BBM bersubsidi benar-benar sampai ke tangan masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pertamina mengumumkan temuan pelanggaran pada puluhan SPBU di Sumatera Barat, mulai dari penyaluran yang menyalahi ketentuan hingga indikasi praktik penyalahgunaan alokasi subsidi. Penindakan dan kolaborasi pengawasan ini diharapkan mampu memberikan efek jera sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan energi nasional. (AR)

Peringati Maulid Nabi 1448 H, Presiden PKS Dorong Semangat Al-Qur'an dan Keteladanan Rasulullah Warnai Perjuangan Partai

Peringati Maulid Nabi 1448 H, Presiden PKS Dorong Semangat Al-Qur'an dan Keteladanan Rasulullah Warnai Perjuangan Partai

 

JAKARTA, SUMBAR.PKS.ID — Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Kantor DPTP PKS, Jakarta, pada Sabtu (12/9/2026). Mengusung tema "Meneladani Akhlak Rasulullah SAW Inspirasi Membangun Negeri", PKS menegaskan komitmennya untuk terus menjadikan nilai-nilai kenabian sebagai kompas utama dalam berpolitik dan melayani masyarakat.

Rangkaian acara yang sarat makna kerohanian ini diawali dengan prosesi Khatmil Qur'an. Kegiatan ini sekaligus menjadi penutup dari agenda Sima'an 30 Juz Al-Qur'an ke-1637 yang dipimpin langsung oleh Ketua DPP PKS Bidang Pembinaan Keumatan dan Kerukunan Beragama, KH. Ali Qur'ani.

Presiden PKS, Almuzzammil Yusuf (AMY), dalam sambutannya menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur'an sebagai landasan utama dalam setiap gerak langkah kader. Ia berharap nilai-nilai luhur dari kitab suci tersebut dapat mengakar kuat dan mewarnai keseharian seluruh anggota.

"Peringatan Maulid kita dari kemarin sampai hari ini kita dahulukan dengan semangat Al-Qur'an. Kita berharap syiar Qur'an ini senantiasa mewarnai diri kita pribadi, keluarga kita, dan tentunya keluarga besar PKS," ungkap AMY.

Lebih lanjut, Presiden PKS mengajak seluruh elemen masyarakat, terkhusus para pemimpin dan pejabat publik, untuk benar-benar menghidupkan kembali keteladanan akhlak Nabi Muhammad SAW dalam menjalankan amanah negara. Ajakan ini sekaligus menjadi pengantar bagi tausiah kebangsaan yang disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH. Muhammad Cholil Nafis, yang hadir sebagai penceramah utama.

Menutup arahannya, tokoh nasional ini memanjatkan doa agar peringatan Maulid tahun ini membawa keberkahan yang berlimpah, serta menjadi momentum kebangkitan moral dan spiritual bagi bangsa Indonesia.

"Semoga Allah memberikan keberkahan kepada kita hari ini, membimbing kita untuk menghidupkan semangat Al-Qur'an dan risalah kenabian, serta memampukan kita menyebarkan keadilan, kesejahteraan, kejujuran, dan amanah demi menghadirkan negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur," pungkasnya. (AR)

Sumber : pks.id

Pimpin Konsolidasi di Sumbar, Ketua DPP Gema Keadilan Rahmat Saleh Dorong Pemuda Ambil Peran Strategis untuk Nusa dan Bangsa

Pimpin Konsolidasi di Sumbar, Ketua DPP Gema Keadilan Rahmat Saleh Dorong Pemuda Ambil Peran Strategis untuk Nusa dan Bangsa

PADANG, SUMBAR.PKS.ID — Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Gema Keadilan periode 2026–2031, Rahmat Saleh, menggelar agenda konsolidasi bersama jajaran pengurus Gema Keadilan Sumatera Barat di Kota Padang pada Ahad (13/9/2026). Pertemuan strategis ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dan membakar semangat para kader muda agar terus bergerak progresif di tengah masyarakat.

Dalam arahannya di hadapan para pengurus, Rahmat Saleh menekankan bahwa Gema Keadilan memiliki tanggung jawab besar untuk melahirkan calon-calon pemimpin masa depan yang berkualitas. Ia meminta seluruh kader di Sumatera Barat untuk terus merapatkan barisan, proaktif, dan hadir membawa solusi bagi berbagai persoalan yang dihadapi oleh generasi muda di daerah.

"Anak muda tidak boleh hanya diam dan menjadi penonton dalam proses pembangunan bangsa. Teman-teman Gema Keadilan harus terus bergerak, berinovasi, dan menjadi motor penggerak kebaikan. Pemuda adalah energi utama yang akan menentukan arah masa depan bangsa ini," ujar Rahmat Saleh dengan penuh semangat.

Lebih lanjut, tokoh muda Sumatera Barat ini menegaskan komitmen penuh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam mendukung kiprah anak muda. Menurutnya, PKS selalu membuka pintu dan memberikan ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk berkarya, berpolitik secara bermartabat, serta berkontribusi langsung bagi kemajuan nusa dan bangsa.

"PKS sangat mendukung dan menaruh kepercayaan besar pada kapasitas anak muda. Di PKS, pemuda bukanlah sekadar objek atau pelengkap penderita, melainkan subjek dan pelaku utama sejarah. Kita senantiasa memberikan panggung dan dukungan penuh bagi anak muda untuk berani tampil, berkarya, dan mengambil peran kepemimpinan," tegas Rahmat.

Konsolidasi yang berlangsung interaktif ini disambut antusias oleh barisan pengurus Gema Keadilan Sumbar. Melalui arahan dan motivasi yang diberikan, struktur Gema Keadilan di Sumatera Barat diharapkan semakin solid, ekspansif, dan siap menjadi garda terdepan dalam menghimpun potensi kaum milenial dan Gen Z, selaras dengan visi besar PKS untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik. (AR)

Wakil Ketua MPR RI HNW Ajak PKS Muda Sumbar Teladani Pahlawan Nasional untuk Perkuat Bela Negara dan Cinta NKRI

Wakil Ketua MPR RI HNW Ajak PKS Muda Sumbar Teladani Pahlawan Nasional untuk Perkuat Bela Negara dan Cinta NKRI

 

PADANG, SUMBAR.PKS.ID — Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid, M.A. (HNW), hadir langsung di Kota Padang pada Ahad (13/9/2026) untuk memberikan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI. Kegiatan strategis ini dihadiri oleh ratusan peserta yang tergabung dalam Gema Keadilan se-Sumatera Barat.

Dalam arahannya, HNW menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia menggugah semangat para peserta dengan mengingatkan kembali kontribusi luar biasa dari tokoh-tokoh pahlawan nasional yang berasal dari Sumatera Barat.

"Sumatera Barat adalah rahim yang melahirkan tokoh-tokoh pendiri bangsa. Mohammad Hatta, Sutan Syahrir, Haji Agus Salim, Mohammad Natsir, hingga Buya Hamka adalah sosok-sosok yang meletakkan fondasi republik ini. Pemuda hari ini, khususnya Gema Keadilan, harus mengambil inspirasi dan meneladani perjuangan mereka," ujar HNW dengan penuh semangat.

Lebih lanjut, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS ini menjelaskan bahwa Empat Pilar MPR RI—yakni Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—bukanlah sekadar hafalan, melainkan nilai-nilai yang harus diinternalisasi dan diwujudkan dalam tindakan nyata. Menurutnya, pemahaman yang kuat terhadap Empat Pilar adalah fondasi utama untuk menumbuhkan jiwa bela negara.

"Cinta NKRI dan semangat bela negara itu diwujudkan dengan kontribusi positif. Jika para pahlawan asal Minangkabau berjuang dengan intelektualitas dan diplomasi pada masanya, maka pemuda Gema Keadilan hari ini harus berjuang dengan inovasi, karya nyata, dan menjaga nilai-nilai kebangsaan dari berbagai ancaman ideologi maupun perpecahan," tegas HNW.

HNW juga berpesan agar anggota Gema Keadilan tidak apolitis dan berani mengambil peran dalam ruang-ruang publik. Pemahaman konstitusi yang baik, menurutnya, akan menjadi bekal bagi para pemuda untuk mengawal demokrasi dan memastikan arah bangsa tetap berada di jalur yang benar sesuai cita-cita kemerdekaan.

Kegiatan sosialisasi yang berlangsung interaktif ini direspons antusias oleh para peserta. Melalui agenda ini, PKS Sumatera Barat berharap generasi mudanya semakin kokoh dalam memegang prinsip kebangsaan, siap menjadi pelopor kebaikan, serta berada di garda terdepan dalam menjaga keutuhan dan kemajuan NKRI. (AR)

12 September 2026

Konsolidasi Anggota PKS : TB Soenmandjaja Tekankan Pentingnya Merapikan Struktur dan Pahami Peran Lembaga Partai

Konsolidasi Anggota PKS : TB Soenmandjaja Tekankan Pentingnya Merapikan Struktur dan Pahami Peran Lembaga Partai

 

PADANG, SUMBAR.PKS.ID — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Padang menggelar agenda strategis bertajuk "Konsolidasi Anggota PKS Kota Padang". Acara yang berlangsung di Kantor DPW PKS Sumatera Barat pada Sabtu (12/9/2026) ini menghadirkan tokoh penting dari pusat, yakni TB Soenmandjaja, Ketua Komisi Konstitusi dan Legislasi Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) PKS.

Kehadiran Ustaz TB Soenmandjaja menjadi momentum berharga bagi para anggota dan pengurus PKS di Kota Padang untuk menyamakan persepsi terkait arah pergerakan dan tata kelola partai. Dalam paparannya, beliau secara khusus menyoroti urgensi merapikan struktur organisasi dan memahami secara mendalam fungsi serta peranan masing-masing lembaga di dalam tubuh PKS.

"PKS ini dibangun dengan sistem kelembagaan yang kuat dan terstruktur. Agar roda organisasi berjalan optimal dalam melayani umat, setiap pengurus dan anggota harus memahami dengan jelas tupoksi (tugas pokok dan fungsi) dari setiap pilar partai, mulai dari tingkat pusat hingga ke daerah," tegas TB Soenmandjaja di hadapan ratusan peserta konsolidasi.

Lebih lanjut, ia menjabarkan secara rinci arsitektur struktur PKS yang menganut prinsip pembagian kekuasaan (trias politika) secara internal. Pada tingkat pusat, beliau menjelaskan peran Dewan Pengurus Pusat (DPP) sebagai lembaga eksekutif pelaksana program, Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) sebagai pengawas dan perumus kebijakan strategis, serta Dewan Syariat Pusat (DSP) yang bertugas menjaga etika, disiplin, dan kesesuaian gerak langkah partai dengan syariat.

Pembagian tiga pilar utama tersebut, lanjutnya, juga diturunkan ke struktur wilayah (provinsi) dan daerah (kabupaten/kota). Pada tingkat provinsi, terdapat Dewan Pengurus Wilayah (DPW), Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW), dan Dewan Syariat Wilayah (DSW). Sementara itu, di tingkat kota seperti Padang, strukturnya diisi oleh Dewan Pengurus Daerah (DPD), Majelis Pertimbangan Daerah (MPD), dan Dewan Etik Daerah (DED).

"Setiap pilar memiliki perannya masing-masing, tetapi semuanya harus bergerak dalam satu harmoni. MPP/MPW/MPD merumuskan arah dan mengawasi, DPP/DPW/DPD mengeksekusi program di lapangan, sementara DSP/DSW/DED memastikan bahwa setiap langkah yang kita ambil tetap berada di koridor nilai-nilai moral, etika, dan disiplin partai," urai TB Soenmandjaja.

Agenda konsolidasi ini diharapkan tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga upgrading kapasitas tata kelola organisasi. Dengan struktur yang rapi dan solid, serta pemahaman yang utuh mengenai peran tiap-tiap lembaga, mesin partai PKS di Kota Padang diyakini akan semakin tangguh dalam menyongsong berbagai tantangan politik ke depan serta optimal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (AR)

Sekjen PKS Kunjungi Pengungsian Poka, Puji Ketegaran dan Keramahan Warga NTT Pasca Gempa

Sekjen PKS Kunjungi Pengungsian Poka, Puji Ketegaran dan Keramahan Warga NTT Pasca Gempa

 

MANGGARAI, SUMBAR.PKS.ID — Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Kholid, melakukan kunjungan langsung ke daerah Poka, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (5/9/2026). Kehadiran petinggi PKS ini bertujuan untuk meninjau kondisi warga terdampak gempa sekaligus menyerahkan bantuan kemanusiaan.

Setibanya di lokasi, Kholid mengaku sangat terkesan dengan mentalitas warga Poka. Meskipun masih diselimuti duka dan tinggal di tenda-tenda darurat, masyarakat setempat menyambut rombongan PKS dengan senyum dan suka cita.

"Sejak tadi malam kami tiba di Gereja Paroki Fransiskus Xaverius Poka, tempat berdirinya tenda-tenda pengungsian. Di luar dugaan, kami malah disambut dengan sangat hangat. Walau raut kesedihan masih ada, mereka menyambut setiap tamu dengan gembira. Itulah kehebatan sejati warga NTT," ungkap Kholid.

Bagi Kholid, ketegaran warga ini adalah sebuah kekuatan besar untuk bangkit dari masa-masa sulit pascabencana. Di tengah trauma dan keterbatasan, keramahan warga NTT tidak luntur sedikit pun.

"Mereka tetap tegar di tengah trauma. Selalu ceria di hadapan kami," tambahnya penuh kekaguman.

Kholid menceritakan bahwa sebelum tiba, ia secara khusus telah berpesan agar warga tidak perlu repot-repot menyiapkan acara penyambutan resmi. Kunjungannya murni merupakan aksi solidaritas untuk melihat langsung keadaan masyarakat dan memastikan distribusi bantuan.

"Kami sudah meminta agar tidak disambut dengan acara macam-macam. Kami hanya ingin datang, melihat kondisi, dan mengantarkan bantuan. Namun, warga tetap memaksa untuk memberikan sambutan," tuturnya.

Menurut Kholid, antusiasme warga tersebut adalah cerminan luhurnya budaya masyarakat NTT dalam memuliakan setiap tamu yang datang. Nilai-nilai kearifan lokal ini ternyata tetap dijaga erat meski mereka sedang berada dalam kondisi darurat bencana.

"Karena bagi mereka, menyambut tamu adalah sebuah kemuliaan dari budaya yang pantang dilepaskan," pungkas Kholid.

Kunjungan Sekjen PKS ini menegaskan kembali komitmen partai untuk selalu hadir dan mendampingi masyarakat di seluruh pelosok negeri, dari masa tanggap darurat hingga fase pemulihan. Bantuan kemanusiaan yang disalurkan diharapkan mampu memberikan keringanan bagi warga yang masih harus bertahan di pengungsian. (AR)

Agenda Strategis Pembinaan Pejabat Publik PKS: Merawat Integritas di Ruang Kekuasaan Sabtu, 12 September 2026 pukul 07.34 WIB

Agenda Strategis Pembinaan Pejabat Publik PKS: Merawat Integritas di Ruang Kekuasaan Sabtu, 12 September 2026 pukul 07.34 WIB

 

Oleh Syamsu Hilal Ketua Komisi Konstitusi dan Legislasi MPP PKS

Jabatan publik bukanlah titik akhir dari proses kaderisasi. Justru ketika seorang kader memperoleh mandat politik dan memasuki ruang pemerintahan maupun lembaga perwakilan, kebutuhan terhadap pembinaan menjadi semakin penting. Prinsip ini memiliki landasan yang kuat dalam AD dan ART Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tahun 2025. Pasal 7 angka 1 Anggaran Dasar menegaskan misi Partai untuk menyiapkan kader pemimpin bangsa yang bersih, peduli, profesional, dan negarawan. Prinsip tersebut kemudian dijabarkan lebih konkret dalam Pasal 10 ayat (3) dan ayat (4) Anggaran Dasar, yang mengatur bahwa kaderisasi Anggota Partai diselenggarakan secara berjenjang dan berkelanjutan melalui pembinaan, pelatihan, dan pendidikan dalam Unit Pembinaan Anggota (UPA).

Ketentuan tersebut tidak berhenti pada rumusan normatif. AD dan ART PKS secara eksplisit memberikan mandat pembinaan pejabat publik kepada struktur Majelis Pertimbangan di tingkat wilayah dan daerah. Pasal 28 ayat (2) huruf c Anggaran Dasar menyebut bahwa Majelis Pertimbangan Wilayah bertugas melaksanakan pembinaan terhadap Anggota Partai yang menjadi pejabat publik di wilayahnya. Ketentuan yang sama berlaku di tingkat daerah melalui Pasal 30 ayat (2) huruf c Anggaran Dasar, yang memberikan tugas kepada Majelis Pertimbangan Daerah untuk melaksanakan pembinaan terhadap Anggota Partai yang menjadi pejabat publik di daerahnya. Kedua ketentuan tersebut sekaligus ditempatkan dalam kerangka kewenangan supervisi serta pemberian pertimbangan, usulan, konsultasi, dan supervisi terhadap pengejawantahan kebijakan dan pelaksanaan program Partai.

Pesan politik dan organisasional yang terkandung di dalamnya cukup jelas. Semakin besar mandat yang diterima seorang kader, semakin besar pula tanggung jawab untuk menjaga kualitas pelaksanaan amanah tersebut. Pasal 2 ayat (2) huruf b dan huruf c Anggaran Rumah Tangga PKS menempatkan terbinanya kualitas Anggota Partai serta terbinanya Anggota Partai sebagai kader-kader terbaik calon pemimpin bangsa sebagai sasaran Partai. Bahkan Pasal 2 ayat (2) huruf e menegaskan sasaran terwujudnya pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, bermartabat, dan bertanggung jawab berdasarkan peraturan perundang-undangan. Dengan demikian, pembinaan kader yang telah memperoleh jabatan publik bukan aktivitas tambahan, melainkan bagian dari pencapaian sasaran organisasi yang secara langsung berkaitan dengan kualitas pemerintahan dan kepemimpinan bangsa.

Dalam perspektif tersebut, bagi PKS, pembinaan memiliki hubungan yang erat dengan proses rekrutmen politik. Pasal 87 ayat (1) Anggaran Rumah Tangga mengatur bahwa rekrutmen untuk bakal calon Presiden dan/atau Wakil Presiden, gubernur dan/atau wakil gubernur, serta bupati/wali kota dan/atau wakilnya dilakukan melalui proses penjaringan dan penyaringan dengan memperhatikan mekanisme yang demokratis dan terbuka, serta integritas, kapabilitas, profesionalitas, popularitas, dan elektabilitas. Sementara itu, Pasal 87 ayat (2) secara khusus mengatur rekrutmen bakal calon anggota DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota dengan memperhatikan regenerasi dan kaderisasi, jenjang keanggotaan, integritas, kapabilitas, profesionalitas, keterwakilan perempuan, keterwakilan pemuda, dan aspirasi masyarakat. Dengan demikian, kualitas kader tidak semestinya hanya menjadi pertimbangan ketika proses seleksi dan pencalonan berlangsung. Setelah memperoleh mandat politik, kualitas tersebut perlu terus dikembangkan dan dijaga melalui pembinaan, konsultasi, supervisi, dan evaluasi yang berkelanjutan.

Kebutuhan pembinaan menjadi semakin penting ketika kader menjalankan mandat di lembaga perwakilan. Pasal 61 ayat (1) Anggaran Dasar mengatur bahwa Partai membentuk kepengurusan Fraksi PKS dan menempatkan anggotanya pada alat kelengkapan MPR, DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota. Selanjutnya, Pasal 61 ayat (3) menegaskan bahwa Fraksi dan anggota tersebut merupakan pelaksana kebijakan dalam rangka optimalisasi dan efektivitas peran Partai di lembaga perwakilan. Mekanisme pengawasan juga telah diatur secara tegas. Pasal 62 ayat (3) menetapkan bahwa supervisi, pengawasan, dan evaluasi terhadap Fraksi PKS di MPR dan DPR diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Pusat dalam koordinasi Dewan Pimpinan Tingkat Pusat; untuk Fraksi PKS di DPRD provinsi dilakukan oleh Dewan Pengurus Wilayah dalam koordinasi Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah; sedangkan untuk Fraksi PKS di DPRD kabupaten/kota dilakukan oleh Dewan Pengurus Daerah dalam koordinasi Dewan Pimpinan Tingkat Daerah. Bahkan Pasal 62 ayat (4) dan ayat (5) mengatur supervisi, pengawasan, dan evaluasi terhadap anggota DPRD provinsi maupun kabupaten/kota dari unsur PKS yang berada dalam fraksi gabungan atau nonfraksi.

Pembinaan pejabat publik juga tidak dapat dipisahkan dari aspek etika dan disiplin organisasi. Pasal 65 ayat (3) Anggaran Dasar menegaskan bahwa Partai menjatuhkan sanksi kepada Anggota, pengurus, dan/atau Struktur Partai berkenaan dengan pelanggaran syariah, disiplin organisasi, dan Kode Etik Partai. Pada saat yang sama, Pasal 65 ayat (1) memberikan ruang bagi Partai untuk memberikan penghargaan kepada Anggota, pengurus, dan/atau Organisasi Partai atas prestasi, jasa, dan/atau sikap perilaku disiplin berpartai. Ketentuan ini diperkuat dengan keberadaan Dewan Syariah. Pasal 42 ayat (1) huruf e dan huruf f Anggaran Dasar memberikan kewenangan kepada Dewan Syariah Pusat untuk membentuk dan menyosialisasikan Kode Etik Partai serta menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan mengenai kesyariahan, Kode Etik Partai, dan tata beracara penanganan perkara pelanggaran syariah, disiplin organisasi, dan Kode Etik Partai. Sementara itu, Pasal 42 ayat (2) huruf h menegaskan bahwa tugas Dewan Syariah Pusat melaksanakan pengawasan kesyariahan dan Kode Etik Partai.

Kerangka tersebut menunjukkan bahwa pembinaan pejabat publik memiliki dua dimensi yang harus berjalan secara bersamaan. Dimensi pertama adalah penguatan kapasitas agar kader mampu menjalankan mandat secara profesional. Dimensi kedua adalah penjagaan integritas agar kewenangan dan fasilitas jabatan tidak menyimpang dari nilai, etika, hukum, serta kepentingan masyarakat. Orientasi tersebut sejalan dengan Pasal 3 ayat (1) dan ayat (3) Anggaran Dasar, yang menyatakan bahwa PKS bercirikan akhlak mulia, inovatif, patriotik, dan pelayanan serta berkomitmen pada nilai bersih, peduli, profesional, dan negarawan. Pada tingkat keanggotaan, Pasal 4 huruf b, huruf c, dan huruf d Anggaran Rumah Tangga juga mewajibkan setiap Anggota untuk taat dan berpegang teguh kepada AD dan ART, Peraturan Partai, dan Kebijakan Partai, mengikuti proses kaderisasi sesuai jenjang keanggotaan, serta menjalankan tugas yang diamanahkan oleh Partai.

Pada akhirnya, ukuran keberhasilan kader di ruang publik bukan semata-mata jumlah jabatan atau kursi yang berhasil diraih. Ukuran yang lebih substantif adalah seberapa jauh mandat politik tersebut mampu menghasilkan manfaat nyata bagi rakyat. Orientasi ini selaras dengan Pasal 8 Anggaran Dasar, yang menempatkan peningkatan kesejahteraan Anggota Partai dan masyarakat, peningkatan partisipasi politik, serta pembangunan etika dan budaya politik yang beradab sebagai bagian dari tujuan Partai. Sementara itu, Pasal 9 huruf a sampai dengan huruf c Anggaran Dasar menegaskan fungsi Partai dalam menyelenggarakan pendidikan politik, kaderisasi kepemimpinan bangsa dan negara, serta memperjuangkan dan membela kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara melalui jalur politik.

Pembinaan pejabat publik bukan sekadar urusan internal Partai. Ia merupakan bagian dari tanggung jawab politik untuk memastikan bahwa kekuasaan yang dipercayakan kepada kader tetap berada dalam koridor integritas, profesionalitas, akuntabilitas, dan pelayanan kepada masyarakat. Bahkan Pasal 2 ayat (2) huruf e Anggaran Rumah Tangga secara eksplisit menempatkan terwujudnya pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, bermartabat, dan bertanggung jawab berdasarkan peraturan perundang-undangan sebagai salah satu sasaran Partai. Karena itu, jabatan publik tidak semestinya dipandang sebagai tujuan akhir kaderisasi, melainkan sebagai ruang aktualisasi amanah dan pengabdian. Kaderisasi melahirkan kualitas, rekrutmen memberikan mandat, jabatan menyediakan ruang pengabdian, sedangkan pembinaan, supervisi, evaluasi, penghargaan, dan sanksi memastikan agar seluruh proses tersebut tetap terhubung dengan tujuan perjuangan Partai dan kepentingan masyarakat.

Dengan demikian, hubungan antara Partai, Fraksi, dan anggota Partai yang memperoleh amanah jabatan publik harus ditempatkan dalam satu kesatuan garis perjuangan politik. Mandat publik yang dijalankan oleh kader pada hakikatnya merupakan bagian dari mandat politik Partai, sehingga diperlukan konsistensi antara keputusan Partai, perjuangan Fraksi, dan pelaksanaan tugas anggota Partai di ruang publik.

Cuaca Ekstrem Landa Padang, Ulyadi Instruksikan Relawan PKS Siaga Bencana dan Jaga Kesehatan

Cuaca Ekstrem Landa Padang, Ulyadi Instruksikan Relawan PKS Siaga Bencana dan Jaga Kesehatan


 

PADANG, SUMBAR.PKS.ID — Peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendapat respons cepat dari Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumatera Barat. Mengantisipasi kondisi cuaca panas yang sewaktu-waktu dapat berubah menjadi hujan lebat disertai angin kencang dalam tiga hari ke depan, Ketua DPW PKS Sumbar, Ulyadi, menginstruksikan seluruh relawan kemanusiaan PKS untuk bersiaga.

Berdasarkan prakiraan cuaca, Kota Padang akan menghadapi curah hujan yang bervariasi hingga akhir pekan ini. Pada Jumat (11/9/2026), hujan ringan dilaporkan melanda sebagian besar wilayah. Kondisi curah hujan ringan ini diprediksi berlanjut pada hari Sabtu. Puncaknya, pada hari Minggu (13/9/2026), hujan diperkirakan turun secara merata, dengan potensi petir yang patut diwaspadai, khususnya di wilayah Kecamatan Padang Selatan dan Padang Barat.

Merespons peringatan dini dari BMKG ini, Ulyadi meminta jajaran Bidang Kepanduan dan Bela Negara (BKBN) serta seluruh kader penggerak PKS untuk menghidupkan alarm kesiapsiagaan.

"Kita harus merespons peringatan dari BMKG ini dengan cepat. Saya menginstruksikan kepada seluruh relawan kepanduan dan tim kemanusiaan PKS untuk standby. Pastikan jalur komunikasi antarkader terbuka dan pantau terus kondisi di lingkungan masing-masing, terutama di wilayah-wilayah yang rawan genangan air maupun yang berpotensi terdampak angin kencang dan petir seperti di Padang Selatan dan Padang Barat," tegas Ulyadi di Padang, Sabtu (12/9/2026).

Selain kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, Ulyadi juga mengingatkan para relawan untuk menjaga kondisi fisik. Ia menekankan bahwa pelayanan kepada masyarakat hanya bisa dilakukan secara maksimal jika para relawan berada dalam kondisi sehat.

"Kepada seluruh relawan dan kader PKS, pastikan kesehatan diri sendiri tetap terjaga di tengah cuaca yang tidak menentu ini. Ingat, mukmin yang kuat jauh lebih baik. Jaga stamina dan kebugaran agar pelayanan kita kepada umat tidak terputus," pesannya.

Lebih lanjut, tokoh kelahiran Agam ini juga mengimbau seluruh masyarakat Sumatera Barat, khususnya warga Kota Padang, untuk meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat diharapkan rutin memantau perkembangan cuaca dari instansi resmi dan menyiapkan langkah antisipasi mandiri di tingkat keluarga.

"PKS siap hadir dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah, serta elemen masyarakat lainnya. Kesiapsiagaan adalah bentuk ikhtiar perlindungan dan pelayanan terbaik kita kepada rakyat," pungkas Ulyadi. (AR)

Kolom

[Kolom][recentbylabel3]
Pemberitahuan
Jangan lupa untuk like dan subscribe PKS Sumbar.
Done