Skip to content

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Lubuk Minturun, Dorong Warga Bangkit Kembali

PADANG, sumbar.pks.id – Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKS, Rahmat Saleh, meninjau langsung warga terdampak banjir di kawasan Lubuk Lukum, Lubuk Minturun, Kota Padang, Selasa (13/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, Rahmat tidak hanya menyerahkan bantuan untuk meringankan beban warga, tetapi juga memberikan perhatian pada pemulihan usaha masyarakat yang terdampak banjir, bahkan kehilangan tempat usaha akibat terseret arus.
Bagi Rahmat, pemulihan pascabencana tidak cukup hanya dengan memenuhi kebutuhan mendesak warga. Masyarakat yang kehilangan tempat usaha dan sumber penghidupan juga membutuhkan dukungan agar dapat kembali beraktivitas dan membangun kehidupan mereka.
“Kita tidak ingin warga hanya mampu melewati masa sulit saat banjir, tetapi juga harus punya kesempatan untuk bangkit kembali setelah bencana. Apalagi, ada masyarakat yang tempat usahanya terendam, rusak, bahkan hanyut terbawa arus. Mereka membutuhkan perhatian dan dukungan agar bisa kembali menjalankan usaha serta menghidupi keluarganya,” ujar Rahmat.
Ia menegaskan, bantuan bagi warga terdampak perlu memperhatikan kebutuhan masing-masing, termasuk dukungan pemulihan usaha bagi masyarakat yang kehilangan tempat berdagang maupun sarana untuk mencari nafkah. Dengan begitu, warga tidak hanya terbantu dalam menghadapi kondisi darurat, tetapi juga memiliki peluang untuk kembali mandiri secara ekonomi.
Rahmat mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus memastikan bantuan menjangkau warga yang membutuhkan.
Menurutnya, penanganan bencana tidak cukup hanya berfokus pada respons setelah banjir terjadi. Terlebih, banjir di kawasan tersebut telah terjadi untuk kedua kalinya. Pemerintah dan pihak terkait perlu memperkuat upaya pencegahan, kesiapsiagaan, serta sistem peringatan dini, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran sungai.
Ia juga mendorong peningkatan koordinasi antara pemerintah daerah, BPBD, aparat keamanan, relawan, dan masyarakat. Kerja sama berbagai pihak dinilai penting untuk mempercepat evakuasi, melindungi warga, serta menekan risiko korban jiwa dan kerugian akibat bencana.
“Kita berharap penanggulangan bencana ke depan semakin cepat, terkoordinasi, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Keselamatan warga harus menjadi prioritas, dan setelah bencana berlalu, upaya pemulihan juga harus memastikan masyarakat bisa kembali bekerja, berusaha, dan menata kehidupan mereka,” katanya.
Banjir yang melanda sejumlah kawasan di Kota Padang terjadi setelah hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut pada Sabtu (10/10/2026). Hujan tersebut menyebabkan Sungai Lubuk Minturun meluap hingga merendam permukiman warga di sejumlah titik di sepanjang aliran sungai.
Di tengah musibah ini, pemulihan usaha menjadi salah satu hal penting agar warga terdampak tidak kehilangan harapan. Dukungan yang tepat diharapkan dapat membantu masyarakat Lubuk Minturun kembali bangkit, memulihkan penghidupan, dan melanjutkan aktivitas ekonomi mereka. (SA)