SOLOK, SUMBAR.PKS.ID – Mengantisipasi potensi curah hujan tinggi pada November 2026, Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I., meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan perhatian khusus terhadap penanganan pascabencana di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok.
Permintaan tersebut disampaikan Candra saat menerima kunjungan Pengarah Khusus BNPB, Victor Rembeth, bersama jajaran di rumah dinas Wakil Bupati Solok, Kamis (29/10/2026). Pertemuan itu turut dihadiri Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok, Khairul, S.Sos., beserta jajaran.
Usai pertemuan, rombongan melanjutkan peninjauan langsung ke lokasi terdampak bencana untuk melihat kondisi lapangan dan mengidentifikasi kebutuhan penanganan yang perlu segera ditindaklanjuti.
Candra menekankan pentingnya langkah antisipasi mengingat kawasan terdampak masih membutuhkan penanganan di sejumlah titik. Potensi hujan dengan intensitas tinggi dikhawatirkan meningkatkan risiko bencana susulan apabila kondisi lingkungan dan aliran sungai belum diperkuat secara optimal.
Dalam peninjauan lapangan, Victor Rembeth memberikan arahan mengenai penanganan material batu yang telah disusun di tepi aliran sungai. Ia meminta agar susunan batu tersebut dipadatkan dan diberi perekat untuk memperkuat susunannya.
Arahan tersebut menjadi salah satu bahan tindak lanjut bagi instansi terkait. Pelaksanaannya perlu mempertimbangkan kajian teknis sesuai kondisi lapangan dan karakteristik aliran sungai agar upaya penguatan kawasan dapat berjalan efektif serta mendukung pengurangan risiko bencana.
Peninjauan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi Pemerintah Kabupaten Solok dan BNPB untuk mengidentifikasi kebutuhan penanganan secara langsung. Koordinasi antarlembaga diharapkan dapat memperjelas langkah prioritas, kebutuhan dukungan, serta tindak lanjut yang diperlukan di kawasan terdampak.
Bagi masyarakat, penanganan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan pemulihan kerusakan, tetapi juga kepastian keamanan lingkungan dalam menghadapi potensi bencana berikutnya.
Karena itu, percepatan tindak lanjut hasil peninjauan menjadi penting agar langkah mitigasi dapat dipersiapkan sebelum potensi cuaca ekstrem terjadi. Penguatan kawasan terdampak dan penanganan aliran sungai diharapkan dapat mengurangi kerentanan serta membantu masyarakat kembali beraktivitas dengan lebih aman.
Pemerintah Kabupaten Solok bersama instansi terkait diharapkan terus memperkuat koordinasi agar penanganan pascabencana di Arosuka berjalan sesuai kebutuhan dan prioritas di lapangan.