182 KK Terdampak! Irsyad Syafar dan PKS Lima Puluh Kota-Payakumbuh Turun Tangan Bantu Korban Bencana Tanah Bergerak Gunung Omeh - PKS Sumbar

02 Desember 2025

182 KK Terdampak! Irsyad Syafar dan PKS Lima Puluh Kota-Payakumbuh Turun Tangan Bantu Korban Bencana Tanah Bergerak Gunung Omeh


SUMBAR.PKS.ID, LIMA PULUH KOTA - Ketua Fraksi  Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Provinsi Sumatera Barat, Irsyad Syafar, bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Lima Puluh Kota (Liko) dan DPD PKS Payakumbuh, segera bergerak cepat menyalurkan bantuan dan meninjau langsung kondisi para korban bencana tanah bergerak di Jorong Aia Angek, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Lima Puluh Kota.

Kunjungan dan penyerahan bantuan ini dilakukan pada Senin, (1/12/2025) dan disambut oleh Camat, Wali Nagari, Ketua KAN Koto Tinggi, menyusul parahnya kerusakan akibat pergeseran tanah yang terjadi hampir setiap tahun dan kini mencapai tingkat terparah.

Bencana tanah bergerak dan bergeser di lokasi tersebut telah mengakibatkan puluhan rumah mengalami rusak berat hingga tidak layak huni, sementara puluhan rumah lainnya mengalami rusak sedang. Total, sekitar 182 Kepala Keluarga (KK) terdampak dan terpaksa mengungsi.

Akses jalan menuju lokasi pengungsian juga dilaporkan banyak yang amblas dan bergeser, menyebabkan perbedaan ketinggian yang signifikan dan menyulitkan proses penyaluran bantuan.

H. Irsyad Syafar menyatakan bahwa kondisi di Jorong Aia Angek sudah sangat mengkhawatirkan dan tidak lagi layak ditempati, mengingat kejadian serupa terus berulang.


"Kondisi di Aia Angek ini sudah sangat parah. Kejadian tanah bergerak ini terjadi berulang hampir tiap tahun, tapi yang sekarang ini dampaknya luar biasa, puluhan rumah hancur. Dari hasil peninjauan kami, lokasi ini sudah tidak layak ditempati, dan kami mendukung penuh langkah relokasi yang mendesak untuk keselamatan warga," ujar Irsyad Syafar.

Tim gabungan PKS ini menyalurkan berbagai macam bantuan logistik yang sangat dibutuhkan oleh para pengungsi, antara lain, beras dan telur, minyak goreng, mie instan, dan ikan kering, air minum, kebutuhan bayi serta perlengkapan tidur.

Saat ini, kaum wanita dan anak-anak masih mengungsi di masjid dan beberapa titik aman lainnya, sementara bapak-bapak dan lelaki dewasa mendirikan tenda dan posko di luar masjid untuk menjaga keamanan dan logistik.

 

Ketua DPD PKS Lima Puluh Kota, David Fery Andrio, menambahkan bahwa PKS akan terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi.

"Kami tidak hanya datang membawa bantuan, tapi juga memastikan warga merasa didampingi. Fokus kami saat ini adalah makanan, air bersih, dan terutama kebutuhan bayi. Kami berharap pemerintah daerah dapat mempercepat solusi permanen, yaitu relokasi, agar trauma tahunan ini tidak terus terulang," tambahnya. (TI)


Bagikan

Give us your opinion

Pemberitahuan
Jangan lupa untuk like dan subscribe PKS Sumbar.
Done