PADANG, sumbar.pks.id. Ketua DPRD Kota Padang dari Fraksi PKS, Muharlion, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas langkah nyata Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang yang telah menyalurkan program bantuan pendidikan bagi ribuan pelajar kurang mampu. Penyaluran bantuan yang menyasar sebanyak 2.192 siswa tingkat SD/MI dan SMP/MTs se-Kota Padang ini diselenggarakan pada Selasa (3/11/2026).
Langkah sinergis antara Baznas dan Pemerintah Kota Padang tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian konkret dalam memastikan seluruh anak di Kota Padang mendapatkan hak pendidikan yang memadai tanpa terkendala masalah finansial keluarga.
Muharlion menegaskan bahwa sektor pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan daerah yang tidak boleh terabaikan. Menurutnya, program Muharlion Beasiswa Baznas Padang ini sangat selaras dan mendukung percepatan pencapaian Program Unggulan (Progul) Pemerintah Kota Padang, yakni Padang Juara.
”Alhamdulillah, tentu kita memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Baznas Kota Padang atas komitmennya menghadirkan program beasiswa bagi siswa SD, MI, SMP, dan MTs, baik di sekolah negeri maupun swasta di seluruh wilayah Kota Padang. Ini merupakan langkah nyata yang sangat mendukung terwujudnya Padang Juara,” ujar Muharlion saat memberikan keterangannya di Padang.
Bantuan Konkret untuk Meringankan Beban Ekonomi Warga
Penyaluran beasiswa pendidikan kali ini menyasar 2.192 siswa yang terbagi dalam dua jenjang pendidikan utama. Untuk tingkat SD/MI, para siswa penerima manfaat mendapatkan paket bantuan berupa uang tunai sebesar Rp500 ribu, satu buah tas sekolah, serta perlengkapan alat tulis lengkap. Sementara itu, untuk jenjang SMP/MTs, masing-masing siswa menerima bantuan uang tunai senilai Rp700 ribu, tas sekolah, dan paket alat tulis.
Muharlion yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PKS Kota Padang ini menekankan bahwa bantuan fisik dan finansial seperti ini sangat berarti bagi para orang tua murid di tengah kondisi ekonomi yang menantang. Keterbatasan dana tidak boleh lagi menjadi penghalang bagi anak-anak Ranah Minang untuk menuntut ilmu.
”Pendidikan adalah bentuk investasi jangka panjang. Jangan sampai ada anak-anak kita yang terpaksa putus sekolah atau tidak bisa mengenyam pendidikan hanya karena orang tuanya tidak memiliki biaya. Kita semua ingin memastikan anak-anak Kota Padang dapat terus melanjutkan pendidikan mereka, bahkan hingga ke jenjang perguruan tinggi,” tegas Muharlion.
Sinergi Pengentasan Kemiskinan Melalui Sektor Pendidikan
Proses penjaringan penerima manfaat beasiswa Baznas ini telah melalui tahapan verifikasi dan seleksi yang ketat dengan melibatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Kantor Kementerian Agama Kota Padang. Hal ini dilakukan agar bantuan dari dana zakat masyarakat tersebut benar-benar jatuh ke tangan keluarga yang paling membutuhkan.
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir turut memberikan apresiasi atas penyaluran beasiswa ini. Ia menyebut dukungan Baznas menjadi pilar penting yang melengkapi program pendidikan gratis dari pemerintah daerah bagi warga kurang mampu.
DPRD Kota Padang memastikan akan terus memberikan pengawalan dan dukungan kebijakan agar program-program pemberdayaan zakat di bidang pendidikan dapat berjalan secara berkelanjutan. Sinergi antara lembaga legislatif, pemerintah daerah, dan lembaga pengelola zakat diharapkan mampu mempercepat pemutusan rantai kemiskinan berbasis peningkatan kualitas sumber daya manusia.
”DPRD Kota Padang akan terus mengawal dan mendukung penuh program beasiswa dari Baznas ini agar jangkauannya semakin luas dan manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” pungkas Muharlion. AR