Skip to content

Bupati Agam Instruksikan Penanganan Darurat Jalan Rusak Akibat Banjir di Padang Laweh

Padang, sumbar.pks.id – Bupati Agam, Benni Warlis, menginstruksikan agar kerusakan infrastruktur akibat banjir di Nagari Padang Laweh, Kecamatan Sungai Pua, segera ditangani. Langkah cepat diperlukan untuk memastikan akses transportasi masyarakat, terutama jalan penghubung antarjorong, tetap dapat difungsikan.

Instruksi tersebut disampaikan saat Benni Warlis meninjau langsung lokasi terdampak banjir pada Rabu (4/11). Dalam kunjungan itu, ia meminta seluruh instansi terkait bergerak sesuai kewenangan masing-masing agar penanganan dampak bencana tidak berlarut-larut.

Banjir yang terjadi pada Minggu (1/11) siang dipicu tingginya curah hujan. Kondisi tersebut menyebabkan gorong-gorong tersumbat material lumpur dan sampah sehingga aliran air terhambat dan meluap ke jalan, permukiman warga, serta lahan pertanian.

Akibat kejadian tersebut, jalan penghubung Jorong Batu Gadang dan Jorong Kubu mengalami kerusakan. Selain itu, empat rumah warga dan satu musala terdampak genangan air. Sementara kerusakan lahan pertanian diperkirakan mencapai 30 hektare.

Pasca banjir, masyarakat setempat bergotong royong membersihkan gorong-gorong dari tumpukan lumpur dan sampah. Upaya tersebut membuat aliran air kembali lancar.

Benni Warlis menegaskan, kerusakan jalan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah harus segera ditangani melalui langkah darurat, termasuk dengan memanfaatkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT).

“Jalan ini merupakan akses penting bagi masyarakat, termasuk jalan usaha tani. Karena itu, jangan sampai akses masyarakat terputus. Mengingat kondisinya darurat, penanganannya harus segera dilakukan melalui anggaran BTT,” tegasnya.

Selain penanganan oleh pemerintah daerah, Bupati juga meminta agar kerusakan yang menjadi kewenangan Balai Wilayah Sungai (BWS) segera dikoordinasikan dan ditindaklanjuti oleh pihak terkait.

Ia berharap koordinasi lintas instansi dapat mempercepat pemulihan infrastruktur terdampak sehingga akses transportasi masyarakat dan aktivitas pertanian di Nagari Padang Laweh kembali berjalan normal. (SA)