Rakerda PKS Kabupaten Solok: Ketua DPW Tekankan Kolaborasi dengan Semua Elemen untuk Bangun Daerah - PKS Sumbar

10 Januari 2026

Rakerda PKS Kabupaten Solok: Ketua DPW Tekankan Kolaborasi dengan Semua Elemen untuk Bangun Daerah


SUMBAR.PKS.ID, KABUPATEN SOLOK – Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kabupaten Solok menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Aula Gedung Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Kabupaten Solok pada Jumat (9/1/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan struktur partai dalam melayani masyarakat, kosolidasi relawan sekaligus menyinergikan program kerja dengan semua pihak dalam membangun Kabupaten Solok. 

​Hadir langsung dalam pembukaan tersebut Ketua DPW PKS Sumatera Barat, H. Ulyadi, Lc., MA., didampingi Ketua Bipeka Tasnidar, dan Ketua BPPN Deni Mahesarani. Turut hadir Wakil Bupati Solok, H. Candra, Anggota DPRD Sumbar Nurfirmanwansyah, serta seluruh jajaran aleg dan pengurus DPTD PKS Kabupaten Solok.

​Dalam arahannya, H. Ulyadi menekankan bahwa enam bulan ke depan, PKS akan fokus pada agenda pemulihan pasca-bencana yang melanda beberapa titik di Sumatera Barat. Ia menginstruksikan agar seluruh program kerja disinergikan dengan pelayanan masyarakat terdampak.

​"Presiden PKS telah menginstruksikan agar 6 bulan ke depan kita fokus pada agenda pemulihan dan pelayanan bagi masyarakat terdampak bencana. Semua program, baik itu Sakti, Kembara, Join PKS, Jawara, hingga program digital, harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang tertimpa bencana," ujar Ustadz Ulyadi.

PKS menyampaikan apresiasi kepada semua pihak baik di internal partai hingga pemerintah dari pusat hingga daerah, TNI, Polri, Ormas hingga NGO yang telah berperan aktif membantu masyarakat hingga pulih dari bencana. 

"Kita sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah pusat hingga daerah, aparat TNI, Polri, ormas, hingga NGO dan masyarakat yang telah turun membantu," ungkapnya. 

Ulyadi menegaskan PKS komitmen untuk berkolaborasi dengan semua pihak untuk kerja besar ini. 

​Amanat Mengembalikan Kejayaan Masyarakat Minang

Ketua DPW PKS juga menyoroti latar belakang masyarakat Sumatera Barat yang memiliki karakter yang khas, diantaranya religius, intelektual, dan kemandirian. 

"Masyarakat kita dikenal religius, tercermin dengan falsafah ABS-SBK. Selain itu juga ada sisi intelektualnya, dan sisi usaha dan kemandiriannya. Sekarang, meski sisi intelektual dan ekonomi kita masih kuat, sisi keulamaan sepertinya kita harus bangkitkan kembali. PKS ingin Sumatera Barat kembali melahirkan ulama, bukan hanya untuk level nasional, tapi internasional," tegasnya.

​Ia mengajak para orang tua dan kader untuk memberikan perhatian besar pada pendidikan agama anak-anak sejak dini.

"Kita harus siapkan sejak kecil, dari pesantren hingga jenjang S3, agar mereka matang secara keilmuan," tambahnya.

​Rakerda untuk Efektivitas dan Kolaborasi

Ulyadi mengingatkan agar Rakerda tidak terjebak pada rutinitas formalitas. Ia memperkenalkan prinsip 4 Tas: Integritas, Kreativitas, Efektivitas, dan Akuntabilitas.

​"Jangan sampai judulnya Rapat Kerja, tapi hasilnya tidak ada kerja nyata. Kita butuh program yang efektif, bukan sekadar banyak agenda tapi tidak mencapai target K2P2 (Kader Kaderisasi, dan Pelayanan Publik)," jelasnya.

​Ulyadi juga menegaskan posisi PKS sebagai bagian dari koalisi pemerintah yang harus mendukung penuh kesuksesan program pembangunan khususnya di Kabupaten Solok.

 "Kesuksesan pemerintah adalah kesuksesan kita juga. Kita harus berkolaborasi dengan semua elemen, baik pemerintah, TNI/Polri, hingga NGO, demi kemaslahatan masyarakat," tegasnya. 

​Rakerda ini diharapkan menghasilkan dokumen strategis yang akan menjadi panduan kerja bagi 14 DPC dan seluruh ranting PKS di Kabupaten Solok dalam satu tahun ke depan ataupun jangka panjang. (PR) 

Bagikan

Give us your opinion

Pemberitahuan
Jangan lupa untuk like dan subscribe PKS Sumbar.
Done