Pages

Rabu, 29 Agustus 2012

KOMODITAS KAKAO: Pemprov Sumbar Dorong Petani Kembangkan Produk Turunan

PADANG: Petani di Sumatra Barat didorong untuk mengembangkan produk turunan komoditas kakao karena hasil yang diperoleh bisa berlipat ganda.

Gubernur Irwan Prayitno saat berdialog dengan anggota Kelompok Tani Saiyo yang mengintegrasikan pengembangan komoditas kakao dengan sapi perah di Air Dingin, Koto Tangah, Kota Padang, Selasa, mengatakan melalui pengembangan produk turunan kakao, banyak tenaga kerja yang dapat ditampung dan keluarga petani bisa mendapatkan produk makanan bergizi.

Apalagi, tambahnya, kelompok tani mengembangkan sapi perah yang dapat dikombinasikan dengan produk turunan kakao.

Pemerintah Provinsi sudah memberikan dukungan dalam bentuk bantuan pembangunan gudang untuk fermentasi biji kakao dan alat pengolahan produk turunan serta mencarikan sumber modal.

"Selain itu, penanam modal asing sudah ada yang ingin membantu, baik dari segi peningkatan sumber daya manusia maupun dalam pengembangan produk turunan kakao tersebut," ujar Gubernur Sumbar, Selasa (28/8/2012).

Kepala Dinas Perkebunan Fajarrudin menambahkan saat ini sebanyak 10 kelompok di Sumbar dijadikan percontohan untuk pengembangan kakao fermentasi melalui kerja sama dengan PT ADM Cocoa.

Sepuluh kelompok itu tersebar dua di Padang, yakni Poktan Saiyo dan Padayo, serta empat di Tanahdatar, dan empat di Padang Pariaman.

Dia menjelaskan PT ADM Cocoa mulai 3 September 2012 akan melatih sebanyak 300 orang petani dan tenaga penyuluh lapangan bidang budidaya, pengolahan dan pemasaran.

Pembiayaan dalam pelatihan peningkatan SDM petani dan tenaga penyuluh itu semuanya ditanggung ADM Cocoa.

Menurut dia, petani tidak hanya bisa menghasilkan biji kakao, tetapi sudah punya kemampuan untuk mengolah menjadi produk turunan dan bisa pula dikombinasikan dengan susu perah sehingga punya nilai jual dan bergizi.

Perwakilan perusahaan ADM Cocoa di Singapura sudah datang ke Sumbar pada 16 Juli 2012 yakni Director Of Sustainability Michiel Hendriksz, Senior Manager Trading dan Supply Chain, Roy Ng, dan Commercial Director Asia, Ng Liock Kieng.

AMD Cocoa berencana membangun gudang di Sumbar, sebelumnya telah memiliki tiga gudang di Indonesia, di antaranya di daerah Sulawesi. (Antara/bas)

bisnis.com  29 Agustus 2012

Foto: Humasprov, pabrik coklat mini di Padang Pariaman

0 komentar:

Posting Komentar