Pages

Sabtu, 28 Maret 2015

SUIR SYAM BUKA COKI SINYAL KOALISI GERINDRA-PKS

JAKARTA, HALUAN — Menyongsong alek pe­milihan Gubernur Sumbar, Desember 2015 men­da­tang, sejumlah kandidat bakal calon gubernur/ wakil gubernur Sumbar periode 2015-2020, mulai saling mengakrabkan diri. Tak hanya itu, bebe­rapa tokoh partai politik di Bumi Ranah Minang ini, juga mulai saling lirik untuk melaku­kan pendekatan resmi, jelang mengawinkan calon dan partai mereka dalam sebuah ikatan koalisi.

Salah satunya sang peta­hana Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno (IP). Politisi PKS ini tampak akrab dengan Anggota Komisi IX DPR RI yang juga Ketua DPW Partai Gerindra Sumbar, Suir Syam, dalam sebuah acara di kantor Penghubung, Matraman Ja­karta, Jumat (27/3).

Suir Syam, hadir ditengah-tengah para perantau Minang di Jakarta, dalam acara sira­man ro­hani Gubernur Sum­bar bersama utusan kantor peng­hubung 33 provinsi. Pada kesempatan itu, Irwan menjadi pembicara menyampaikan pentingnya berbuat baik, sa­bar dan ber­pikir positif.

Canda tawa penuh ke­ak­rabanpun saling terlihat antara Irwan dan Syuir Syam, teru­tama ketika Irwan memanggil Suir Syam dengan sebutan “Pak Dokter”. Bahkan dalam ceramahnya itu, Irwan tanpa sungkan juga sempat berkali-kali meminta pendapat kepada Suir Syam, yang tampak duduk di barisan paling depan.

Kepada Haluan, Suir Syam dengan santai membuka coki terkait rencananya untuk me­nga­winkan Gerindra dengan PKS pada Pilgub Sumbar 2015. Rencana itu sebut Suir Syam, tinggal menunggu kepu­tusan DPP Gerindra. “Paling lambat sekitar Juni, DPP Gerindra sudah akan mene­tapkan sosok pendamping Irwan Prayitno. Selain Nasrul Abit (NA), kader muda gerin­dra Ade Rizki Pratama (ARP), juga memiliki peluang yang sama,” sebut Suir Syam.

Terkait nama Suir Syam yang sebelumnya juga diga­dang-gadang untuk diusung menjadi Cagub Sumbar, dia pun ber­alasan untuk lebih fokus di Komisi IX, amanah yang baru satu se­mester di­ em­ban. “Sa­ya tak mung­kin jadi cagub atau ca­wagub. Ka­rena ma­syarakat su­dah me­nga­manahkan saya untuk di DPR. Tapi diluar kemungkinan juga, jika Pak Prabowo berpan­dangan lain,” terangnya.

Terkait nama Sukri Bey yang disebut-sebut menjadi pendamping Irwan, Suir pun pesimis. Iapun lebih bergairah menilai kelebihan sosok Nas­rul Abit yang memimpin Pes­sel dua periode. Yang kini sudah menjadi kader Ge­rindra.
Suir menambahkan, seba­gai pemenang pemilu nomor dua di Sumbar dengan raihan delapan kursi di DPRD Sum­bar, Gerindra tak ingin ber­sikap gegabah untuk pengem­bangan dan pengkaderan Ge­rin­dra. “Kita memang partai pemenang kedua di Sumbar. Namun kita tentunya juga memikirkan masa depan par­tai,” terangnya.

Ditempat yang sama Irwan Prayitno masih enggan ber­sikap terbuka terkait kede­katannya dengan Suir Syam. Dia menyatakan belum ada sikap bersama secara resmi terkait kedekatan PKS dan Gerindra. Sejauh ini terang Irwan, semuanya masih dalam tahapan komunikasi dan lobby. “Belum final. Tapi komunikasi sudah,” ujar Irwan. (h/lex)

harianhaluan.com 28 Maret 2015

0 komentar:

Posting Komentar