Pages

Senin, 04 Mei 2015

Gubernur Irwan Ajak Pemuda Sumbar Hidupkan Budaya Wirausaha

PADANG (1/5) - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno mengatakan Orang Minang memiliki budaya berdagang dan berwirausaha yang harus dihidupkan lebih baik. Apalagi jika orang tersebut sudah menyandang gelar sarjana, maka ia perlu mengembangkan kreativitas diri dalam aktivitasnya.
Irwan menyampaikan hal itu dalam Pembekalan Teknik Kakao, Kopi, dan Kelapa kepada para mahasiswa Universitas Andalas (Unand) yang sedang mengikuti Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) di Aula Balai Benih Induk (BBI) Lubuk Minturun Padang, Jumat (1/5). 
“Jika kita menghukum diri kita untuk bekerja sebagai PNS atau bekerja pada perusahaan akan mematikan dinamika hidup kita untuk kemandirian hidup, karena selalu memperhatikan pengumuman pendaftaran pembukaan lapangan kerja. Sebagai tamatan pendidikan bidang pertanian, perkebunan, dan peternakan, seharusnya kita mampu menciptakan lapangan kerja itu sendiri dengan potensi dan lahan yang cukup baik di daerah ini,” katanya.
Irwan mengungkapkan beberapa komoditi perkebunan yang menjadi unggulan Sumatera Barat antara lain kakao, kopi, dan kelapa. Ketiganya menjadi prioritas pemerintah daerah dalam setiap rancangan dan pelaksaan program kerja.
“Lebih dari 3 juta batang bibit unggul setiap tahunnya diberikan secara gratis kepada masyarakat dan petani, baik melalui dana APBD maupun dana APBN, kepala sawit, kelapa, kakao, kopi, pala, dan cengkeh,” ungkapnya.
Sampai tahun 2014, lanjut Irwan, luas tanam kakao di Sumbar mencapai 154.129 ha, kelapa sawit 374.337 ha, kopi arabika 21.794 ha, kelapa 91.438 ha. Namun, hasil produksi komoditas-komoditas itu masih belum optimal. Menyadari hal itu, Irwan mengajak masyarakat untuk menunjang perbaikan tanaman perkebunan dengan meningkatkan kualitas dan keterampilan petani dalam mengelola kebun. 
“Di Sumbar saat ini kita melakukan kerjasama dengan Swisscontack untuk komoditi kakao pada 3 kabupaten/kota, yang tentunya akan dapat mendorong mempercepat perbaikan pengelolaan kebun kakao yang dimiliki petani. Dan hari ini kita kukuhkan “Forum Kakao Sumatera Barat” yang diharapkan nantinya akan dapat membantu serta aktif melakukan pendampingan bagi petani dalam keberlanjutan komoditi kakao,” pesannya. 
Irwan berharap kemajuan di bidang pertanian dan perkebunan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumatera Barat. “Mudah-mudah dengan kemajuan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan petani, kita secara perlahan-lahan akan dapat menurunkan angka kemiskinan di daerah ini secara sinigfikan,” harapnya.
kabarpks.com 4 Mei 2015

0 komentar:

Poskan Komentar