Pages

Jumat, 08 Mei 2015

IP Didukung Penuh Partai Gerindra

PADANG, HALUAN — Langkah politik incumbent Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno (IP) untuk maju lagi sebagai Gubernur Sumbar, nampaknya semakin mulus. Walau Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang ditumpanginya tidak bisa mengusung sendiri pasangan Cagub-Cawagub, namun IP sudah mendapat dukungan penuh dari Partai Gerindra.

Wakil Ketua Umum DPP Par­tai Gerindra Fadli Zon terang-terangan mengakui, jika pasangan Irwan Prayitno dengan Bupati Pesisir Selatan Nasrul Abit (NA) akan diusung partainya. “Sudah mengarah ke arah itu (Irwan Prayitno-Nasrul Abit). Nanti akan ada ad­mi­nistrasinya,” kata Fadli Zon beberapa waktu lalu.

Fadli Zon menyebutkan bahwa Partai Gerindra akan terus memperkuat komunikasi dengan parpol anggota Koalisi Merah Putih (KMP). “Kita upayakan, KMP tetap solid hingga ke bawah. Minimal, untuk sebagian pilkada. Yang diperjuangkan bukan ke­kuasan, tapi bagaimana kekuasan itu memperbaiki yang ada,” ujarnya.

Soal bantuan DPP Partai Gerindra untuk biaya kampanye para calon kepala daerah, Fadli Zon mengatakan sedang dalam pembicaraan DPP. Tapi dia menepis ketika ditanya apakah para calon yang maju dari Gerindra harus bayar mahar politik. “Tidak ada mahar di Gerindra,” sebutnya.

Sebelumnya, IP sempat membantah rumor ‘perkawinan’ dirinya dengan Bupati Pessel, Nasrul Abit (NA), sebagai paket pasangan cagub/ cawagub yang akan dipersandingkan menuju pertarungan Pilgub Sumbar, Desember 2015.

“Belum ada kepastian dan kesepakatan soal itu (perkawinan dengan NA), dijodoh-jodohkan mungkin iya. Lagian, ini belum saatnya bicara soal pendamping. Karena posisi saya saja belum jelas, apakah kembali akan diberikan mandat oleh partai atau tidak. Kita lihat saja perkembangannya. Pada intinya, saya siap dipasangkan dengan siapa saja jika memang partai memberi amanah. Yang terpenting, harus sama-sama satu visi dan pandangan untuk Sumbar yang lebih baik dan sejahtera,” kata IP menjawab Haluan, Selasa (28/4) lalu.

Meski DPP PKS sudah memberikan sinyal untuk mengusung kembali dirinya pada Pilgub Sumbar nanti, namun IP sepertinya tak mau sesumbar. Diakui, saat ini dirinya masih menunggu mandat dan pengakuan de jure DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS). “Saya belum bisa beri kepastian, tak mau sesumbar. Kita tunggu saja. Lagian, saya juga masih fokus bekerja di waktu yang tersisa ini,” ujar IP.
IP juga tak menampik jika namanya kerap disebut-sebut Presiden PKS, Anis Matta, sebagai calon kuat yang akan diusung PKS. Untuk hal tersebut, IP menyatakan akan sepenuhnya menyerahkan persoalan itu kepada partai. “Ya, memang benar. Tapi itu kan sifatnya lisan. De jure-nya kan belum. Politik itu kan dinamis. Kita lihat saja hasilnya nanti,” pungkas IP. (h/yan/net)

harianhaluan.com 8 Mei 2015

0 komentar:

Posting Komentar