Pages

Sabtu, 13 Juni 2015

Pertama Kali Wisuda Tahfidzul Qur’an di SMA 1 Unggul Bukittinggi

Bukittinggi, PADANGTODAY.COM-Gubernur Irwan Prayitno menghadiri wisuda Tahfidzul Qur’an angkatan I di SMA 1 Unggul Bukittinggi, Sabtu pagi (13/6). Ini merupakan salah satu program unggulan yang baru dilakuan dalam enam bulan terakhir di SMA 1 Bukittinggi dan telah berhasil mewisuda 40 orang siswa tahun ini.

Gubernur Irwan Prayitno dalam kesempatan itu menyambut baik dan bangga akan program hafiz Qur’an ini bagi siswa SMA 1 Bukittinggi ini sebagai salah satu inspirasi bagi sekolah-sekolah setingkat yang sama di setiap Kabupaten Kota di Sumatera Barat. Ini merupakan sesuatu yang patut terus kita kembangkan secara baik lagi dimasa-masa mendatang.

Kita juga bangga dan senang dengan adanya perguruan tinggi negeri maupun swasta yang menerima mahasiswa yang hafiz Qur’an tanpa tes. Seperti di Unand hafiz 5 jus, UI hafiz 5 jus, ITB dan lain- lain. Ini sesuatu penyemangat dan memberi kesempatan bagi siswa yang ingin menambah pendidikannya di perguruan tinggi, ujarnya.

Irwan Prayitno juga menambahkan, dengan membaca al qur’an kita akan diberikan kemudahan oleh Allah SWT dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuan diri. Siswa yang hafiz qur’an lebih tekun dan lebih mudah menyerap ilmu pengetahuan, karena terlatih menghafal dan membaca setiap waktu, sehingga hari-hari mereka disibukan keinginan belajar yang tinggi.

Selain itu, dengan al qur’an seseorang akan terkontrol emosi dirinya, sehingga kepribadian dan karakter menjadi sesuatu yang baik dalam menghadapi tantangan globalisasi saat ini.
Kita amat menyayangkan anak-anak pintar kita karena kurang terhadap pengembangan emosional diri, mereka terjerumus pada hal-hal yang negatif dan itu semua merugikan kita semua. Dengan program pendidikan karakter yang kita kembangkan saat ini, bagaimana kita mampu melahirkan generasi muda yang berilmu pengetahuan yang hebat akan tetapi juga memiliki kepribadian yang beriman dan bertaqwa.

Untuk itu kita berharap disetiap sekolah di Sumatera Barat , baik dari sekolah dasar, menengah ada waktu khusus bagi siswa untuk melakukan hafalan al qur’an setiap hari pada jam-jam yang ditetapkan tanpa mengurangi jam-jam belajar pendidikan umum. Tidak ada yang sulit dalam menghafal al qur’an, semua ada caranya, jika ada kemauan pasti ada jalan, ujarnya.

padang-today.com 13 Juni 2015


0 komentar:

Posting Komentar