Pages

Selasa, 16 Februari 2016

PKS Bantu Korban Banjir Solsel Rp40 Juta

Padang, 16/2 (Antara) - Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyalurkan bantuan senilai Rp40 juta kepada korban banjir dan longsor Kabupaten Solok Selatan (Solsel), Sumatera Barat (Sumbar).

Bantuan diserahkan langsung Kepala Bidang Kesra PKS Fahmi Aledrus kepada Ketua DPD PKS Solok Selatan Effendi Muharram di Muara Labuh, Selasa.

"Bantuan ini merupakan komitmen PKS untuk senantiasa berkhidmat kepada rakyat kendati pemilu telah berlalu," kata Kepala Bidang Kesra PKS Fahmi Aleydrus.

Ia berharap bantuan tersebut dapat disalurkan kepada yang membutuhkan dengan tepat dan efisien.

Sementara Dewan Pengurus Wilayah PKS Sumbar menurunkan relawan yang tergabung dalam Pos Penanggulangan Bencana di sejumlah daerah yang mengalami banjir dan longsor.

Sejak hari pertama hingga hari ini 100 orang relawan PKS terdiri dari regu Pandu Keadilan, kader dan struktur terus melakukan aksi khidmat, turun kelapangan membantu warga, kata Ketua DPW PKS Sumbar Irsyad Syafar.

Ia menyampaikan upaya yang dilakukan antara lain membuka posko siaga bencana, membuat dapur umum, menyalurkan bantuan berupa uang tunai dan dalam bentuk barang seperti sembako, buku tulis, mushaf Al Quran dan kebutuhan pokok lainnya.

Menurutnya PKS menetapkan visi untuk berkhidmat bagi umat, bangsa dan negara, karena itu kami akan berusaha menjadi yang terdepan dalam kepedulian terhadap bencana.

Ia mengatakan seluruh elemen yang ada di PKS baik struktur, kader dan relawan hingga anggota legislatif terjun langsung ke titik-titik bencana bersama komponen masyarakat bahu membahu meringankan beban korban yang terkena musibah.

Semoga musibah ini segera berlalu dan seluruh komponen masyarakat beserta pemerintah daerah dapat bersatu untuk memulihkan keadaan, kata dia.

Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur Sumbar pada 8 Februari 2016 menyebabkan sejumlah daerah digenangi banjir yang merendam ribuan rumah di Kota Solok, Kabupaten Agam, Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Limapuluh Kota.

"Banjir dan longsor di Solok Selatan terjadi di tiga kecamatan yaitu Sungai Pagu, Pauh Duo, dan Sangir," kata kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho.

Ia menyampaikan banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Batang Bangko, Sungai Batang Suliti dan Sungai Batang Lolo yang juga menyebabkan jalan Muaralabuh - Padang Aro Kerinci putus total.

Selain itu banjir juga menyebabkan 2.000 unit rumah terendam banjir hingga 1,5 meter dan 100 hektare sawah setinggi satu meter.

Sementara di Kota Solok Sungai Batang Lembang meluap menyebabkan banjir di Kelurahan Koto Panjang Kecamatan Tanjung Harapan dan Kelurahan Kampai Tabu yang merendam 36 rumah.

Kemudian di Agam, longsor terjadi pada Minggu dinihari pukul 02.00 WIB yang menutup akses jalan Bukittinggi-Lubuk Sikaping dengan panjang material longsor 15 meter setinggi 2,5 meter.

Banjir juga terjadi di Nagari Pangkalan Kecamatan Pangkalan Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota merendam 100 rumah hingga ketinggian satu meter.

Antarasumbar.com, 16 Februari 2016

0 komentar:

Posting Komentar