Pages

Kamis, 08 Februari 2018

Media Arus Utama Diminta Konsisten Menyajikan Pemberitaan Terverifikasi

Anggota DPR RI Hermanto berharap media arus utama (mainstream) konsisten pada pemberitaan yang berpihak kepada kebenaran, obyektif serta mengedepankan prinsip chek dan rechek. Hal tersebut penting guna menangkal masifnya peredaran informasi palsu (hoax) melalui media sosial.

“Sangat sering masyarakat dibuat bingung, was-was bahkan ketakutan akibat hoax. Dalam kondisi demikian masyarakat butuh rujukan informasi yang terpecaya.  Saat itu media arus utama harus senantiasa tampil menjadi rujukan dengan suguhan informasi terverifikasi”, papar Hermanto dalam keterangan persnya menyambut Hari Pers Nasional yang biasa diperingati setiap tanggal 9 Februari.

Selain itu, ia juga berharap, pers tidak berpihak dan mendorong demokratisasi yang sehat. “Tahun 2018 ini ada momen pemilihan kepala daerah serentak. Pada momen ini, bisa jadi ada pasangan calon yang memasang iklan besar-besaran dengan harapan mendapat kompensasi pemberitaan yang berlebihan dari media tersebut”, ucap legislator FPKS dari dapil Sumatera Barat ini.

“Pemberitaan yang berlebihan tersebut bisa dimaknai sebagai keberpihakan pers pada calon pasangan tertentu dan tidak mendorong demokratisasi yang sehat”, tambahnya.

Lebih jauh Hermanto mengapresiasi penyelenggaraan Hari Pers Nasional (HPN) 2018 di Kota Padang. “Pada peringatan HPN kali ini tidak hanya insan pers yang terlibat. Pemerintah daerah berhasil melibatkan ribuan masyarakat untuk hadir mengikuti rangkaian kegiatan dalam rangka HPN seperti lari bersama (Minangkabau Run), sepeda santai, senam massal, seminar, pertunjukkan kesenian, kebudayaan dan wisata”, pungkasnya.

Singgalang, 9/2/2017

0 komentar:

Posting Komentar