Dalam keterangannya, Anggota Komisi VI DPR RI itu menyampaikan duka cita dan empati kepada para korban. Ia menegaskan bahwa langkah relokasi pedagang ke lokasi sementara menjadi prioritas utama agar roda perekonomian tetap berputar.
“Relokasi menjadi prioritas agar para pedagang tetap bisa berjualan dan tidak kehilangan penghasilan, sembari menunggu pembangunan pasar yang baru,” ujar Nevi.
Nevi memastikan aspirasi pedagang akan ia teruskan kepada pemerintah daerah dan pusat agar proses relokasi bisa segera direalisasikan. Menurutnya, keberadaan lokasi sementara sangat penting bagi kelangsungan usaha pedagang.
“Insya Allah, setelah relokasi berjalan lancar, barulah pembangunan kembali pasar bisa dipercepat,” tambahnya.
Sebagai wujud kepedulian, Nevi memberikan bantuan pribadi senilai Rp25 juta untuk para pedagang terdampak. Ia juga berkolaborasi dengan mitra strategis, seperti Bank BNI yang menyalurkan 500 paket sembako senilai 63 juta rupiah melalui Relawan Indonesia. Selain itu, bantuan dari Pertamina juga sedang diproses untuk memenuhi kebutuhan pedagang.
Nevi mengajak semua pihak saling mendukung agar proses pemulihan pasca kebakaran berjalan baik.
“Mudah-mudahan relokasi segera terealisasi, pedagang bisa kembali berdagang seperti semula, dan pembangunan kembali pasar Payakumbuh dapat berlangsung lancar. Amin,” tutupnya.