SUMBAR.PKS.ID, TANAH DATAR - Semangat kemanusiaan dan kolaborasi tanpa batas terus berkobar di Jorong Pincuran Tujuah, Nagari Batipuah Baruah, Kabupaten Tanah Datar. Operasi pencarian korban longsor memasuki hari kedua, dan Relawan PKS tampil di garis depan, bahu-membahu bersama tim gabungan, berjuang menembus medan berat demi menemukan satu korban yang masih tertimbun.
Aksi heroik ini menjadi cerminan nyata dari semangat gotong royong dalam penanggulangan bencana. Relawan PKS bergabung solid bersama berbagai unsur, termasuk BNPB, Basarnas, PMI, TNI-POLRI, serta masyarakat dan tim relawan lainnya.
Mereka menghadapi tantangan yang ekstrem seperti Material longsor tebal dan lumpur yang dalam dan Tumpukan kayu-kayu besar dan bebatuan yang menghambat pergerakan.
Dengan mengandalkan alat seadanya seperti cangkul dan memanfaatkan aliran air, seluruh tim, termasuk anggota PKS, berjibaku sekuat tenaga membersihkan material demi material, selangkah demi selangkah, dalam upaya mulia mencari korban.
Koordinator Lapangan (Korlab) Relawan PKS, Hermansyah, menyampaikan apresiasinya atas upaya keras seluruh tim, meskipun pencarian di hari kedua belum membuahkan hasil.
"Meskipun hari ini kita belum berhasil menemukan korban, setidaknya kita sudah berjuang dua hari sebelumnya dengan sekuat tenaga untuk menemukan korban yang masih tertimbun dalam material lumpur," tegas Hermansyah.
Selain upaya pencarian korban, bencana longsor ini juga menyisakan duka berupa kerugian material yang besar yaitu Lima rumah warga hancur tertimbun material longsor dan Ratusan warga terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Relawan PKS berkomitmen, bersama seluruh stakeholder, untuk terus mengawal tidak hanya operasi pencarian, tetapi juga upaya penanganan dampak dan pemulihan pasca-bencana, memastikan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan terbaik. (TI)

