Skip to content

Kolaborasi Rahmat Saleh dan Rafdi Gunakan Dana Pribadi Perluas Jaringan Pamsimas di Padang

Kolaborasi Rahmat Saleh dan Rafdi Gunakan Dana Pribadi Perluas Jaringan Pamsimas di Padang
Kolaborasi Rahmat Saleh dan Rafdi Gunakan Dana Pribadi Perluas Jaringan Pamsimas di Padang
PADANG, sumbar.pks.id — Komitmen untuk terus berkhidmat dan mencari jalan keluar bagi permasalahan warga kembali dibuktikan oleh wakil rakyat dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Menanggapi krisis air bersih yang dialami sebagian masyarakat akibat tidak memadainya lagi kapasitas program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), Anggota DPR RI Fraksi PKS, Rahmat Saleh, bersama Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Padang, Rafdi, turun langsung menghadirkan solusi konkret.

 

Krisis air bersih ini bermula ketika lonjakan jumlah pelanggan Pamsimas tidak sebanding dengan kapasitas ketersediaan air, sehingga banyak warga yang kesulitan mendapatkan akses. Mengatasi kendala tersebut, langkah awal sebenarnya telah direalisasikan melalui kucuran dana Pokok Pikiran (Pokir) yang disalurkan Rafdi melalui Dinas PU Kota Padang untuk memperluas jaringan pipa air. Sayangnya, keterbatasan alokasi anggaran membuat sambungan pipa tersebut belum mampu menjangkau seluruh titik permukiman warga yang mengalami kekeringan.

 

Merespons kebuntuan anggaran tersebut, Rafdi dan Rahmat Saleh menolak untuk tinggal diam. Keduanya berkolaborasi mengambil inisiatif mandiri dengan merogoh kantong pribadi murni—tanpa mengandalkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) maupun anggaran negara—untuk membeli tambahan pipa. Setelah material tersedia, kedua tokoh PKS ini langsung membaur bersama masyarakat, bergotong royong menyambung dan memasang jaringan pipa baru agar air bersih dapat segera mengalir ke rumah-rumah penduduk.

 

“Awalnya kita sudah upayakan perluasan jaringan melalui dana Pokir, namun ternyata anggarannya terbatas dan belum semua warga yang membutuhkan dapat terjangkau. Bagi kami di PKS, air bersih adalah urat nadi kehidupan masyarakat yang tidak bisa ditunda. Karena itu, kami harus bergerak cepat mencari jalan keluar agar tidak ada warga yang dibiarkan kesulitan air,” ungkap Rafdi di sela-sela kegiatan gotong royong pemasangan pipa.

 

Senada dengan hal tersebut, Wasekjen DPP PKS, Rahmat Saleh, menegaskan bahwa keterbatasan anggaran pemerintah sama sekali tidak boleh menjadi alasan bagi kader PKS untuk berhenti melayani rakyat. Kolaborasi dari tingkat daerah hingga pusat ini menjadi bukti nyata bahwa semangat pelayanan selalu menjadi fondasi gerak PKS.

 

“Ketika dana pemerintah mentok, kader PKS tidak boleh kehabisan akal. Kami berinisiatif berkolaborasi menggunakan dana pribadi untuk membelikan sisa pipa yang sangat mendesak ini. Alhamdulillah, berkat semangat gotong royong yang luar biasa dari warga, pipa-pipa ini bisa dipasang bersama. Inilah bentuk khidmat murni kami, memastikan hak dasar rakyat atas air bersih tetap terpenuhi,” tegas Rahmat Saleh.

 

Berkat sinergi solid antara legislator PKS dan swadaya tenaga masyarakat, perluasan jaringan Pamsimas tersebut akhirnya rampung. Warga yang sebelumnya mengeluhkan ketiadaan akses air kini dapat kembali bernapas lega menikmati aliran air bersih yang memadai untuk menunjang aktivitas dan kesehatan keluarga sehari-hari. (TI)