PADANG, sumbar.pks.id — Komitmen berkelanjutan dalam menghadirkan solusi bagi masyarakat kembali dibuktikan oleh para wakil rakyat dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Anggota DPR RI Fraksi PKS Dapil Sumbar 1, Rahmat Saleh, bersama Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Padang, Rafdi, meninjau langsung hasil Program Padat Karya Pembukaan Jalan yang sukses menghubungkan Kelurahan Koto Luar dan Kelurahan Limau Manis, Jumat (30/10/2026).
Program pembangunan infrastruktur yang berada di bawah naungan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian ini menggunakan mekanisme padat karya untuk memberdayakan masyarakat setempat. Tahap awal pembukaan jalan terealisasi melalui alokasi dana Pokok Pikiran (Pokir) milik Rafdi. Melalui program ini, warga bergotong royong membuka akses jalan baru sepanjang kurang lebih 200 meter yang sebelumnya hanya setapak dan terbatas untuk pejalan kaki. Menariknya, warga yang ikut bekerja mendapatkan upah langsung dari pemerintah, sehingga roda perekonomian keluarga turut bergerak.
Rafdi, yang juga menjabat sebagai Sekretaris MPD PKS Kota Padang, menegaskan bahwa program ini adalah bentuk nyata pelayanan partai yang langsung menyentuh denyut nadi kehidupan warga.
“Alhamdulillah, melalui alokasi dana aspirasi ini, kita berhasil mewujudkan mimpi warga untuk membuka akses jalan baru sepanjang 200 meter yang sangat krusial bagi mobilitas masyarakat Koto Luar dan Limau Manis. Program padat karya ini adalah wujud nyata pemberdayaan ala PKS, di mana infrastruktur fisik terbangun dengan baik, dan di saat yang sama ekonomi warga sekitar juga terbantu karena mereka yang bekerja langsung digaji oleh pemerintah,” ungkap Rafdi di sela-sela peninjauan.
Meski demikian, keterbatasan anggaran membuat penyelesaian sejumlah infrastruktur penyerta, seperti jembatan penghubung, belum sepenuhnya tertutupi. Merespons kendala tersebut, Rahmat Saleh yang juga Wasekjen DPP PKS langsung turun gunung mengambil langkah kolaboratif untuk menyelesaikan sisa pekerjaan secara swadaya bersama warga. Sinergi lintas tingkatan ini memastikan fasilitas publik tersebut dapat segera dimanfaatkan secara utuh.
“Ketika mendengar ada keterbatasan anggaran untuk merampungkan jembatan penghubung ini, kita di PKS tentu harus bergerak cepat mencari solusi. Ini adalah wujud kerja kolaboratif kader PKS dari tingkat kota hingga pusat. Kami berkomitmen penuh menuntaskan sisa pekerjaan jembatan ini bersama warga, agar urat nadi mobilitas dan akses perekonomian masyarakat tidak lagi terhambat,” tegas Rahmat Saleh.
Kolaborasi strategis antara Rahmat Saleh dan Rafdi ini menjadi bukti konkret bahwa kader PKS selalu hadir menawarkan jalan keluar di tengah keterbatasan. Kehadiran infrastruktur jalan dan jembatan baru ini diharapkan dapat memacu akselerasi kesejahteraan serta mempermudah mobilitas harian masyarakat di Kota Padang. (TI)