Pages

Senin, 30 Juli 2012

Gubernur Sumbar Dukung Rencana Pembangunan Dermaga Tiku

Padang, (ANTARA) – Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mendukung rencana pembangunan dermaga di Pantai Tiku, yang sudah diprogramkan Pemerintah Kabupaten Agam, sehingga diharapkan dapat menunjang aktivitas nelayan di kawasan itu.
‘Kami mendukung rencana pembangunan dermaga itu, guna melengkapi sarana prasarana bagi nelayan di pesisir Pantai Tiku,’  kata Irwan Prayitno di Padang, Senin.
Menurut dia, melengkapi sarana alat tangkap dan prasarana pendukung lainnya untuk nelayan sebagai upaya bagi pemerintah daerah mendorong percepatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Hal ini juga disampaikan gubernur seusai penyerahan batuan berbagai jenis alat tangkap untuk kalangan nelayan pesisir Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, Agam.
Bupati Agam Indra Catri dalam kesempatan yang sama menyebutkan, rencana pembagunan dermaga tahun ini telah diusulkan ke Kementerian Kelautan RI melalui pemerintah provinsi dan diharapkan dapat dialokasikan anggarannya.
Sedangkan Pemkab Agam tahun ini telah mempersiapkan Desaign Engeneering Detail (DED) pembangunan dermaga itu, melalui pendanaan yang bersumber dari APBD kabupaten.
 Pembuatan DED diusahakan rampung pada 2012, seiring dengan anggaran yang diharapkan dari pemerintah pusat dan provinsi dapat pula dikucurkan tahun ini atau anggaran 2013, katanya.
‘Pembangunan dermaga yang refresentatif di pantai Tiku sangat mendesak untuk melengkapi sarana prasarana nelayan di kawasan itu. Makanya dukungan dari pemeritah provinsi dan pemerinatah pusatsangat dibutuhkan,’ katanya.
Sebab, sejak 1990-2000 banyak bagan yang berperasi di pantai Tiku, tapi belakangan banyak rusak karena dermaga yang memadai tak ada lagi.
Kini sarana yang berada di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tiku, pabrik es dan stasiun pengisian bahan bakar nelayan serta dermaga tambat yang kuran reresentatif.
 Nelayan di pesisir Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, kata bupati, tercatat sekitar 1.952 orang dan aktif sekitar 1.750 orang dengan produksi ikan mencapai 3.415 ton/tahun dengan hasil tangkap jenis pelagis, udang dan teri.
Kecamatan Tanjung Mutiara merupakan satu dari 16 kecamatan di Kabupaten Agam, memiliki panjang pantai sekitar 43 km dan 27 km per segi terumbuk karang serta 65 hektare hutan manggrov.
‘Semakin lengkap sarana di kawasan TPI dan alat tangkap mendukung aktivitas nelayan di Tiku, tentu diharapkan memberi dampak signifikan terhadap pendapatan mereka,’ ujar Indra Catri. 

antarasumbar.com 30 Juli 2012

0 komentar:

Posting Komentar