Pages

Selasa, 04 September 2012

GEPEMP Entaskan Kemiskinan Nelayan

Padang - Pemprov Sumbar menggulirkan program Gerakan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Pesisir (GEPEMP) untuk nelayan di Sumbar.

Program ini dicanangkan oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno tahun 2012 ini dan telah dilaksanakan dengan melibatkan semua instansi terkait, dengan leading sector Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar.

Menurut Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, program bantuan ini diberikan pemerintah provinsi dalam upaya mendorong peningkatan pendapatan masyarakat nelayan, sehingga dapat sejahtera.

Kepala DKP Sumbar Yosmeri, menjelaskan program terpadu yang melibatkan sejumlah SKPD (satuan kerja perangkat daerah) di lingkungan Pemprov Sumbar ini diprioritaskan di daerah pesisir dengan target nelayan miskin, yang didata by address, by name, sesuai data BPS(Badan Pusat Statistik).

Sesuai data BPS tahun 2008, tercatat 5.680 KK miskin nelayan, di 89 nagari di Sumbar. ”Target tahun 2012 ini sebanyak 1.400 KK nelayan miskin di 21 nagari di Sumbar akan dibantu melalui program GEPEMP ini,” kata Yosmeri.

Total anggaran yang disediakan untuk melaksanakan program ini sebesar Rp10 miliar. Program ini akan terus dilanjutkan hingga tahun 2015 nanti sehingga kemiskinan masyarakat nelayan di Sumbar berhasil dientaskan.
Bantuan yang diberikan kepada nelayan merupakan hibah. Bantuan yang diberikan meliputi alat tangkap (mesin tempel), sarana penangkapan (jaring udang), gill net (jaring ikan), global positioning sytem (GPS), alat pengolahan (pembuat abon ikan, pembuat kerupuk ikan), alat pemasaran, alat pendingin, dan lainnya.

”Bantuan juga ada dalam bentuk karamba, khusus untuk masyarakat nelayan di muara-muara. Sedangkan bantuan dari SKPD lain, misalnya bantuan bibit pohon, mesin jahit dan lainnya,’ terang Kepala DKP Sumbar Yosmeri.

Instansi yang terlibat dalam program ini, antara lain Dinas Pendidikan, Dinas kesehatan, Dinas peternakan, Dinas Pertanian, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan lainnya.

”Khusus untuk bantuan yang berasal dari DKP Sumbar, sudah selesai diserahkan semuanya kepada masyarakat nelayan. Diharapkan, SKPD lain yang juga terlibat dalam program GEPEMP ini  termotivasi untuk juga mempercepat pelaksanaan program ini,” kata Yosmeri.

Selain memberikan bantuan alat perikanan, DKP Sumbar juga memberikan sertifikat gratis terhadap 300 persil tanah nelayan. ”Diharapkan dengan sertifikat ini, nelayan memiliki akses kredit ke bank untuk mengembangkan usahanya,” ujar Yosmeri.

Haluan, 27 agustus 2012

Foto: Humasprov

0 komentar:

Posting Komentar