Pages

Minggu, 16 Desember 2012

Calon Pendamping Mahyeldi Harus Bisa Memenuhi Kekurangan Kursi DPRD


PADANG – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberi syarat mutlak bagi calon pendamping Mahyeldi Ansharullah untuk diusung pada pemilihan kepala daerah (pemilukada) Kota Padang 2013 mendatang. Sang calon harus mampu “menyediakan” minimal satu kursi DPRD.

Sebab jumlah kursi yang dimiliki PKS baru enam kursi. Artinya masih kurang satu kursi lagi sebagai syarat minimal mengusung satu pasangan calon.
“Calon wakil walikota yang ingin diusung PKS harus “punya” minimal satu kursi DPRD Padang. Terserah mau orang partai politik atau bukan, tapi dia mampu ‘menyediakan’ kursi tambahan untuk PKS. Artinya, kesempatan ini terbuka untuk semua pihak,” kata Sekretaris MPW DPW PKS Sumbar Budiman Dt Malano Garang, Jumat (14/12) kepada wartawan.
Dikatakan, syarat dalam mengusung pasangan calon pada Pemilukada Kota Padang adalah 15 persen jumlah kursi DPRD. Artinya, dengan jumlah 45 kursi, maka satu pasangan calon minimal didukung oleh tujuh kursi.
Dikatakan Wakil Ketua DPRD Padang itu, syarat itu, sangat fair, untuk calon pendamping, karena PKS berkeinginan untuk kembali memenangkan Pilkada, seperti 2008 silam.
Menurut Budiman, hingga kini, PKS masih membuka pembicaraan koalisi dengan semua pihak, baik parpol, ataupun kandidat yang telah menyatakan minat. Namun beberapa sumber menyebut PKS akan kembali bergandengan dengan Partai Amanat Nasional PAN seperti pada Pemilukada 2008 lalu.
“Memang banyak yang menyebut PKS dan PAN ini sangat klop. Namun untuk 2013, PKS bakal menginginkan posisi walikota. Kalau memang PAN bersedia menjadi wakil, kenapa tidak. Pembicaraan masih terus dilakukan, tidak hanya dengan PAN, tapi semua parpol,” kata Budiman yang menyerahkan persoalan ini kepada Tim Optimalisasi Musyarokah (TOM) DPD Padang.
Ketua DPD PKS Padang Muhidi, menjadi orang yang ditunjuk untuk mengawal TOM, dan memberikan rekomendasi kepada DPW PKS Sumbar, yang berujung ke DPP PKS. Tentunya, TOM juga bertugas mencari figur pendamping, serta partai koalisi yang memiliki visi yang sama dengan PKS.
“Yang jelas, untuk maju dalam Pilkada ini, PKS ingin memenangkannya. Tentunya, rakyat akan memilih orang yang mampu melaksanakan janjinya, bukan orang yang tidak bisa berbuat. Karena itulah, visi dan misi pasangan calon wako dan wawako ini sangat penting bagi kami. Apalagi, PKS adalah juara bertahan di Pilkada Padang,” kata Budiman yang juga mantan ketua DPD PKS Padang ini.

Singgalang

0 komentar:

Posting Komentar