Pages

Selasa, 12 Mei 2015

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Islamic Center dan Asrama Haji

Padang – Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin meletakkan batu pertama pembangunan Asrama Haji dan dan Islamic Center bartaraf internasional di Nagari Sungai Buluh, Kec. Batang Anai, Kab. Padang Pariaman, Senin (11/5).

Turut hadir juga Gubernur, Wagub, Bupati Padang Pariaman beserta jajaran, serta undangan penting lainnya.

Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni mengucapkan selamat datang dan terimakasih kepada Menag RI, karena kunjungan ini adalah kunjungan kedua kali nya ke Padang Pariaman.

Kemudian Ali Mukhni menyampaikan rasa syukur atas pembangunan ini, karena sudah menjadi penantian selama 15 tahun kebelakang.

“Alhamdulillah, hal tersebut bisa terwujud pada hari ini, dan ini akan menjadi idaman bagi masyarakat sumbar dan padang pariaman”,sebut Bupati.

Sementara Gubernur dalam sambutannya juga mengucapkan terimaaksih kepada Menag RI, karena ini adalah bukti perhatian dan dukungan nyata terhadap Sumbar.

“Kami akan siap menjalankan dan menjaga amanah yang telah diberikan kepada kami”, kata Irwan Prayitno dihadapan 2.000 undangan yang hadir.

Gubernur juga menyinggung sedikit tentang dipilihnya Padang Pariaman sebagai tempat pembangunan asrama haji dan Islamic Center, padahal juga ada beberapa Kab/Kota yang menginginkan.

“Memang ada beberapa Kab/Kota yang mengajukan, namun Padang Pariaman lah yang paling siap dan mampu memenuhi syarat-syaratnya”, terang Gubernur.

Gubernur Irwan Prayitno menyampaikan terimakasih  kepada seluruh pihak, terutama masyarakat yang telah berperan penting dalam pembangunan ini, terutama dalam pembebasan tanah.
“Bagi beberapa masyarakat yang masih belum terselesaikan hak-hak nya, Pemerintah Padang Pariaman dan Provinsi bertanggung jawab atas hal itu dan akan segera kami selesaikan”, katanya.
Sebelum peletakan batu pertama dilaksanakan, Menag menjelaskan bahwa pembangunan ini merupakan salah satu perwujudan dari Undang-Undang No.13 tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji, yang salah satu nya pembangunan, pengembangan dan peningkatan pelayanan dalam bentuk sarana dan prasarana nya.

“Bangunan ini dibangun dengan biaya sekitar 800 M, dan Insya Allah akan rampung 2 tahun ke depan”, harapnya.

Lebih lanjut lagi, Lukman Hakim Saifuddin menginginkan hasil dari pembangunan ini tidak hanya berguna sewaktu musim haji saja, namun juga harus mampu dimanfaatkan sebaik mungkin demi pembinaan dan pengembangan keimanan umat islam.

“Maka itulah dibangun asrama haji dan sekaligus islamic center, dan pembangunan secara serentak ini baru pertama kali di Indonesia”, terang Menag.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Menag berharap kepada seluruh aspek, setelah selesai pembangunan ini agar dijaga dan dipelihara.

“Namun yang lebih penting, jangan hanya megah dan indah, namun sepi dari keberadapan dan keberadaan umat”, tutupnya. [admin]

tentanggubernursumbar.wordpress.com 12 Mei 2015

0 komentar:

Poskan Komentar