Pages

Kamis, 11 Februari 2016

Posko PKS Solsel Berkhidmat Sejak Hari Pertama Musibah


Laporan Andra Febi (Humas PKS Solsel)

Sejak hari pertama terjadi musibah, Senin 8 Februari 2016 lalu, banjir yang melanda hampir seluruh daerah di Solsel,  PKS langsung mendirikan posko bersama-sama masyarakat, untuk bahu-membahu membantu korban bencana.

Hari pertama, Senin, 8 Februari 2016.
Setelah berkoordinasi maka disepakati membentuk Posko PKS Solsel Berkhidmat. Hari pertama ini fokus menyelamatkan warga yang terjebak banjir, membuat dapur umum dan mendata apa saja kebutuhan masyarakat yang paling mendesak.

Sementara saya diminta Ketua DPD PKS Solsel, Effendi Muharram untuk merilis peristiwa yang meluluhlantakkan  Solsel ini ke medsos.  Harapannya, semakin banyak orang tahu tentang kondisi di sini, semakin bayak partisipasi orang dalam membantu warga yang kena musibah. "Fastabiqul khairat," ucap Effendi Muharram.

Benar saja, setelah saya upload laporan tentang kejadian yang terjadi di lapangan plus foto-foto keganasan banjir yang menghancurkan sarana dan prasarana yangg ada di Solsel, seperti jalan, jembatan, rumah masyarakat, sekolah, sawah ladang dll, banyak saudara-saudara kita dari kabupaten tetangga yang menghubungi. "Apa yg bisa kami bantu?", "Apa saja kebutuhan yang paling mendesak yang dibutuhkan masyarakat?" . Begitu di antara pertanyaan yang masuk baik lewat hp saya maupun grup WA.

Hari kedua. Selasa, 9 Februari 2016.
Hari kedua pascabencana, lembaga kemanusiaan pertama yang berkoordinasi dengan posko PKS Solsel Berkhidmat adalah lembaga kemanusiaan PKPU dan ACT (Aksi Cepat Tanggap), menyusul setelah itu Dompet Dhuafa. Sebelumnya Ketua DPD PKS Solsel, Effendi Muharram juga menghubungi anggota dewan asal PKS dapil Solsel, baik  Anggota DPR RI (Dr. Hermanto), DPRD Propinsi (Mochlasin) dan DPRD Kabupaten (Betri Kelana). Alhamdulillah responnya sangat baik. Mereka langsung minta nomor rekening dan mengirimkan bantuan dana. Selain itu kami melihat partisipasi dan bantuan dari kader dan simpatisan serta tokoh masyarakat, yang sudah lebih dahulu mengumpulkan dana dengan sukarela. Ada juga teman-teman yang berada di luar Solsel juga begitu antusias membantu. Alhamdulillah.

Aktifitas hari kedua ini kami mulai dari pagi hari. Posko PKS Solsel bersama lembaga sosial PKPU dan  Dompet Dhuafa membagikan pakaian layak pakai dan air minum kemasan pada masyarakat.  siangnya dilanjutkan dengan pelayanan kesehatan dan pemberian makanan tambahan untuk balita dan ibu hamil. Lokasi pelayanan kesehatan akan dipusatkan di Kampung Tarandam.

Sementara itu di dapur umum Posko PKS Solsel Berkhidmat juga menyediakan makanan untuk para relawan dan anak-anak sekolah yang ikut bergotong-royong membersihkan lumpur di  SDIT Marhamah yang tertimbun lumpur. (Semoga semuanya dibalas oleh Allah SWT)

Hari Ketiga Rabu 10 Februari 2016
Pagi-pagi sekali kami awali kegiatan, melanjutkan kegiatan hari sebelumnya dengan pembersihan sekolah dan beberapa rumah penduduk dari bekas banjir dan tumpukan lumpur. Kali ini dibantu dengan eskavator dan mobil pemadam kebakaran dari Pemda Solsel. Betri Kelana menginisiasi pemakaian alat berat karena di salah satu sekolah, SDIT Marhamah kampung tarandam ini, lumpurnya sangat tebal, (lebih kurang satu meter) sehingga susah jika dibersihkan tanpa bantuan alat berat.

Setelah itu kegiatan dilanjutkan dan diarahkan menuju Batang Labuh. Di lokasi sudah menunggu Bpk Nurfirmanwansyah yang akrab dipanggil Pak Anca (Wakil Bupati Solsel periode 2005-2010). Beliau didampingi oleh Pak Patoni dan ust. Zulkarnaeni, Pengurus Harian PKS Solsel.

Banyak kisah-kisah mengharukan yang kami temui di lapangan. Salah satunya tentang kisah warga yang sudah berhari-hari belum makan nasi. Perutnya cuma sekali diisi dengan mie instan, itu pun tidak membuatnya kenyang. Pada siangnya di posko juga ada masyarakat yang datang dari Jorong Kampuang  Tarandam, dia mengatakan sudah 3 hari belum makan nasi. Dan masih banyak warga yang bernasib sama dengannya. Akhirnya relawan kita memberi 65 bungkus nasi dan duserahkan untuk makan siang mereka.

Hari keempat, Kamis, 11 Februari 2016.
Kami memulai aksi dengan menyalurkan bahan makanan untuk dapur umum masyarakat Jorong  Kiambang. Selain membagikan sendiri kami juga berbagi dengan dapur-dapur umum di tempat lain yang juga dibuat masyarakat. Pengungsi yang ada di sana juga masih banyak kekurangan makanan, pakaian dan obat-obatan.

Alhamdulillah siangnya posko kami juga kedatangan rombongan sukarelawan dari Ponpes Ar-Risalah Padang. Mereka langsung di terima di posko.

Semoga Allah SWT memberi balasan berlipat ganda kepada para donatur dan semua pihak yang sudah memberikan bantuannya. Aamiin.

Solsel, 11 Februari 2016

0 komentar:

Posting Komentar