Pages

Selasa, 28 Februari 2017

Selamat Datang Raja Salman


Oleh: Irsyad Safar

Yang Mulia Raja Salman yang kami cintai. Kedatanganmu ke negeri kami betul-betul menjadi suatu yang spesial. Setidaknya bagi kami warga negara Republik Indonesia. Cukup banyak alasan kami untuk merasa seperti itu.

Pertama, Anda yang mulia datang dengan rombongan yang begitu besar. Membawa sejumlah menteri dan sekian pangeran. Dan sudah pasti dengan sejumlah pejabat terkait dengan kementerian yang ikut. Lengkap dengan segala peralatan yang dibutuhkan selama kunjungan Anda di Indonesia. Mulai dari kendaraan, tangga pesawat sampai ke hal-hal kecil seperti peralatan masak, makan minum dan sejenisnya. Kami yakin pemerintah kami sangat siap untuk memberikan pelayanan terbaik bagi Anda dan rombongan. Namun sepertinya Anda ingin menjadi tamu yang tidak merepotkan tuan rumah.

Kemudian, kami mendapat informasi bahwa Anda yang mulia tidak sekedar datang ke negeri kami untuk berkunjung. Tapi Anda juga datang membawa investasi yang angkanya tidak sedikit. Yang memberikan dorongan kuat bagi membangun perekonomian Indonesia. Sepertinya Anda memang tamu yang sangat mulia, yang datang memberikan kebahagiaan bagi tuan rumah, datang membawa oleh-oleh yang istimewa.

Raja Salman yang kami muliakan. Kunjungan Anda juga menjadi sangat istimewa karena Anda sedang mengunjungi negara Islam terbesar dan jumlah muslim terbanyak di dunia. Anda pasti tahu, bahwa jamaah haji kamilah yang terbanyak setiap tahun datang menjadi tamu Allah dan juga tamu Anda sekalian. Itu artinya, Anda yang mulia sedang mengunjungi saudara kandung Anda sendiri.

Ya, muslimin Indonesia adalah saudara kandung sekaligus saudara terbesar bagi kaum muslimin di Arab Saudi. Hubungan persaudaraannya sudah berabad-abad lamanya. Muslim Indonesia yang sudah hidup dan menjadi warga negara bahkan menjadi Ulama di Arab Saudi tidak sedikit jumlahnya. Sebaliknya juga begitu, muslim dari Arab Saudi yang telah beranak bercucu di Indonesia juga tidak sedikit. Sesungguhnya Anda yang mulia bukanlah orang lain bagi kami, dan negeri kami juga bisa menjadi rumah kedua bagi Anda.

Dalam dinamika ekonomi dan perpolitikan internasional, sangatlah tepat kiranya bila Arab Saudi dan Indonesia menjadi saudara kandung. Muslim Indonesia menganut aqidah yang sama dengan muslim Arab Saudi. Aqidah Ahlus sunnah wal jamaah. Dan muslimin indonesia memiliki karakter yang santun, penuh toleran dan mengedepankan kedamaian. Dan sejarah mencatat bahwa Islam masuk ke tanah air secara damai tanpa perang.

Disamping itu, potensi kekayaan alam sekaligus keindahannya akan menjadi sesuatu yang sangat penting bagi Arab Saudi. Kedua negara/pemerintahan sangat bisa membangun kerjasama jangka panjang yang akan saling menguntungkan bagi kedua bangsa, Indonesia dan Arab Saudi.

Raja Salman yang kami muliakan. Seluruh umat Islam Indonesia mengelu-elukan kedatangan Anda. Diwarung-warung, di pasar, di bus kota, di tempat-tempat pertemuan bahkan di group-group media sosial, Anda betul-betul menjadi buah bibir. Kami berdoa kepada Allah semoga kedatangan Anda memberikan keberkahan bagi segenap bangsa Indonesia, termasuk yang non muslim sekalipun. Kami doakan Anda panjang umur dan sehat wal afiat. Dan kami bangsa Indonesia, baik pemerintah maupun rakyatnya, menyambut kedatangan Anda dengan penuh suka cita. Semoga Anda merasa betah dan nyaman di negeri kami.

Oh ya, mohon maaf kiranya bila ada sedikit curhat kepada Anda yang mulia. Kami mendapat informasi bahwa masih ada diantara saudara kami yang menjadi korban musibah crane di Masjidil Haram pada musim haji tahun 2015 yang lalu, yang belum menerima santunan seperti yang pernah Anda janjikan yang kami baca di beberapa media. Dan angkanya waktu itu memang fantastis. Kami sangat yakin akan kedermawanan Anda, dan juga yakin dengan kepedulian pihak kementerian agama untuk menyelesaikan masalah ini.

Selamat datang Raja Salman yang kami cintai, di tanah air saudara kandung Anda sendiri.

Dimuat di Singgalang, 1 Maret 2017

0 komentar:

Posting Komentar