Penghargaan Energi Nasional 2012

Gubernur Sumbar menerima Penghargaan Energi dari Menteri ESDM Jero Wacik

Investment Award 2011

Gubernur Sumbar menerima penghargaan dari pemerintah pusat sebagai provinsi terbaik bidang penanaman modal.

Menolak Kenaikan Harga BBM

Wakil Ketua DPRD Sumbar yang juga Ketua DPW PKS Sumbar ketika diwawancarai wartawan terkait demonstrasi mahasiswa yang menolak kenaikan harga BBM.

Penyalur BOS Tercepat 2012

Gubernur Sumbar mendapat penghargaan sebagai provinsi penyalur dana BOS tercepat tingkat nasional tahun 2012.

Penghargaan Lingkungan Hidup 2012

Gubernur Sumbar pada tahun 2012 kembali mendapatkan penghargaan lingkungan hidup tingkat nasional dimana pada tahun 2011 juga telah mendapat penghargaan yang sama.

Pages

Senin, 31 Juli 2017

Sebulan, Gubernur dan Wagub Terima Lima Penghargaan

PADANG – Satu bulan terakhir, Sumbar bertaburkan  prestasi. Gubernur Irwan Prayitno dianugrahi berbagai penghargaan atas ke berhasilannya dalam sejumlah bidang. Penghargaan tersebut murni pemberian dari para penilai, bukan hasil transaksional.

“Apa yang diterima Pemprov Sumbar ini adalah murni dari penilaian yang diberikan oleh panitia dan pemerintah pusat,” sebut Kepala Biro Humas Setdaprov, Jasman kemarin.
Penghargaan yang diterima dan diraih oleh Pemprov Sumbar atas nama Irwan Prayitno murni hasil kinerja organisasi perangkat daerah (OPD).

Hasil itu diterima melalui penilaian tim dengan seleksi ketat dan tes yang dilalui oleh kepala daerah. Semua penghargaan itu diraih dengan kerja keras, termasuk hasil kinerja pemerintah pada masyarakat Sumbar.

“Penghargaan dari hasil kinerja yang telah dilakukan, tentu merupakan sebuah prestasi dan menjadi motivasi untuk lebih baik lagi dalam   meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dampaknya, juga bagaimana meningkatkan pembangunan daerah,” ungkapnya.

Dirincinya, penghargaan diterima Gubernur Irwan Prayitno selama Juli mencapai lima penghargaan. Diawalinya dengan penerimaan  penghargaan Satya Lencana pembangunan nasional bidang kependudukan tahun 2017. Penghargaan tertinggi dibidang kependudukan tersebut diserahkan langsung Menteri Koordinator Pembangunan Manusia Puan Maharani bertindak mewakili Presiden di Bandar Lampung 15 Juli 2017.

Penghargaan ini sebagai bukti kepercayaan dari pemerintah pusat pada daerah Sumbar yang telah bekerja keras dalam membangun kualitas hidup masyarakat. Anugerah Satyalancana Pembangunan bidang Kependudukan ini diberikan atas penilaian tim penilai terhadap dedikasi membangun kualitas hidup masyarakat dengan menyukseskan program kependudukan. Dalam penghargaan hanya Gubernur Irwan Prayitno satu-satunya mendapatkan penghargaan tersebut.

Anugerah ini diberikan atas penilaian Presiden dan tim penilai, berhasil membangun kualitas hidup masyarakat dengan menyukseskan program Kependudukan sesuai kearifan lokal melalui penerbitan kebijakan, alokasi anggaran, dan penyediaan sarana prasarana KB, pemberdayaan, dan peningkatan peran serta organisasi kemasyarakatan dalam pembangunan keluarga sejahtera melalui kelompok UPPKS, sehingga tercapai TFR (total fertility rate) 2,6% dan laju pengendalian penduduk 1,33%.

Kedua, Sumbar juga mendapatkan penghargaan daerah layak anak. Penghargaan yang diterima Pemprov Sumbar sebagai Provinsi penggerak Kabupaten dan Kota layak anak. Penghargaan ini langsung diterima Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit dari Menteri Pemberdayaan   Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Republik Indonesia, Yohana Susana Yembise, pada Sabtu (22/7) di Pekanbaru.

Menariknya, daerah penerima penghargaan Kota Layak Anak (KLA) ditahun 2017 ini di Sumbar mengalami peningkatan dibandingkan dengan 2015. Pada 2015, di Sumbar hanya enam Kabupaten dan Kota yang menerima penghargaan tersebut, yakni Padang, Kota Pariaman, Payakumbuh, Padangpanjang, Bukittinggi dan Sawahlunto.

Namun, pada tahun ini meningkat menjadi sembilan daerah yaitu, Padang, Kota Pariaman, Kota Payakumbuh, Kota Padangpanjang, Bukittinggi dan Sawahlunto, Kota Solok, Tanah Datar dan Limapuluh Kota.

Ketiga, Pemprov Sumbar menerima penghargaan  sebagai Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terbaik 2017 untuk kawasan Sumatra. Penghargaan tersebut diterima Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam acara Rakornas VIII TPID di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis 27 Juli 2017. Penghargaan tersebut diberikan kepada Sumbar karena keberhasilan di dalam mengendalikan inflasi terutama pada saat Ramadhan dan Lebaran.

Bahkan, dalam acara itu, Gubernur diminta Presiden Joko Widodo untuk berbagi “resep” untuk menjaga inflasi di Sumbar kepada perwakilan daerah lain nya. Agar ilmu tersebut juga dapat diterapkan oleh daerah lainnya kedepan.

Keempat, Gubernur Irwan Prayitno juga memperoleh penghargaan dari Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) kategori Kepala Daerah Penggerak Ekonomi Syariah yang diserahkan oleh Ketua Umum IAEI Bp. Prof Bambang Brodjonegoro, Ph.D, di Jakarta 28 Juli 2017.

Penghargaan ini diberikan atas, kepedulian Gubernur Irwan Prayitno dalam mengembangkan perekonomian syariah di Sumbar. Dengan itu, telah membangun rasa percaya masyarakat terhadap ekonomi syariah.

Kelima, Gubernur dianugerahi Democracy Award dalam acara Malam Budaya Manusia Bintang yang diadakan oleh Rakyat Merdeka On Line dan Red Magazine On Light (RMOL Group), Sabtu 29 Juli 2017. Anugerah ini diberikan penyelenggara atas dasar sumbangan besar bagi pembangunan demokrasi Indonesia, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan layak menjadi contoh di tengah krisis keteladanan.

Hal yang sama ditegaskan Gubernur Irwan Prayitno, diakuinya apa yang diperoleh Pemprov Sumbar maupun atas nama Gubernur Sumbar adalah murni prestasi. Bukan penghargaan yang diminta, atau dicari-cari.

“Baik lahir maupun batin, saya tidak pernah mencari-cari penghargaan. Yang saya lakukan hanyalah bekerja sebaik-baiknya, dan senantiasa menjaga fisik, akal, dan ruhani saya sehat setiap saat agar fokus dan optimal dalam menjalankan amanah kehidupan saya,” ujar Irwan Prayitno saat itu.

Singgalang, 31 Juli 2017

Minggu, 30 Juli 2017

Gubernur Irwan Prayitno: Walau Sumbar Tak Banyak Anggaran, Pembangunan Tetap Berjalan

Dengan rendah hati, pemimpin yang dijuluki “manusia seribu pantun” itu mengakui jika kemajuan pembangunan di tanah Minang itu sama seperti pembangunan di provinsi lain. Seperti biasa, Gubernur Irwan pun menyampaikan sambutannya dalam bentuk pantun yang menurut pengakuannya hanya dibuat selama 5 menit itu.

1. Syukur
Datang terburu sang Gubernur
Dari Padang menuju Jakarta
Kami ucapkan rasa syukur
Kepada Allah sang Pencipta

2. Terimakasih
Tak disangka tapi nyata
Ada walau tak diminta
Terimakasih RMOL tercinta
Semoga maju jadi Kantor Berita

3. Pembangunan Tetap Berjalan
Pembangunan suatu keniscayaan
Perlu didukung dengan perhatian
Walau Sumbar tak banyak anggaran
Pembangunan di Sumbar tetap berjalan

4. Bersama
Sukses tak lah sendirian
Tapi selalu bersamaan
Terimakasih kepada rekan
Semoga tetap sukses ke depan

5. Jalankan Terus
Amanah mesti dijalankan
Ada atau tidak ada anugrah
Karena amanah itu kewajiban
Kita jalankan tanpa resah

6. RMOL Pandai
Kalau boleh kami berucap
Pasti ada beda menilai
Karena RMOL sudah kena Cap
Memang RMOL media yang pandai

7. Sekian
Sebetulnya kerja itu tanpa pamrih
Masyarakat yang akan melihat
Cukup sekian dan terimakasih
Semoga RMOL semakin hebat

Gubernur Irwan diganjar Democracy Award karena dibawah kepemimpinannya Sumatera Barat menerima banyak sekali penghargaan di berbagai bidang dalam enam tahun terakhir. Salah satunya, lima kali berturut-turut memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI.

Dia juga menjadi satu-satunya Gubernur penerima Satyalancana Pembangunan Bidang Kependudukan tahun 2017 dari Presiden RI. Sebelumnya juga menerima Satyalancana Pembangunan Bidang Pangan.

Pada kesempatan itu, Gubernur Irwan juga memberikan 4 bundel buku tebal berisi pantun Spontan ala Irwan Prayitno.

http://politik.rmol.co, 30 Juli 2017

Senin, 17 Juli 2017

Gubernur Sumbar Terima Setyalencana

PADANG – Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menerima penghargaan Satyalencana pembangunan dari Presiden RI berdasarkan Surat Keputusan Nomor 59/TK/Tahun 2017 tertanggal 21 Juni 2017, yang diserahkan Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Puan Maharani.

Penyerahan penghargaan tertinggi di bidang Kependudukan itu, pada momentum puncak Harganas di Bandar Lampung, Sabtu (15/7). Gubernur Sumbar satu-satunya gubernur di Indonesia yang menerima Satyalencana Pembangunan Bidang Kependudukan tahun 2017 dari Presiden RI.
“Penghargaan ini saya persembahkan bagi masyarakat Sumbar. Karena keberhasilan ini tidak akan dapat dicapai, jika tidak ada kerjasama dan kesadaran masyarakat,” sebut Gubernur Irwan Prayitno usai menerima penghargaan. Disampaikannya, selain tingginya kesadaran masyarakat, penghargaan tersebut juga tidak lepas dari koordinasi dan kerjasama yang baik antar lembaga dalam mewujudkan pengendalian penduduk. “Saya juga ucapkan terimakasih dengan seluruh kerjasama antar lembaga,”ulasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sumbar, Novrial, mengatakan Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi membangun kualitas hidup masyarakat dengan menyukseskan program kependudukan sesuai kearifan lokal, melalui penerbitan kebijakan.

Selain itu, alokasi anggaran dan penyediaan sarana dan prasarana KB, pemberdayaan dan peningkatan peran serta organisasi kemasyarakatan dalam pembangunan keluarga sejahtera melalui kelompok UPPKS, sehingga tercapai TFR 2,6 persen dan laju pengendalian penduduk 1,33 persen.
Upaya dilakukan tentu tidak terlepas arahan dan motivasi yang diberikan gubernur kepada OPD bidang kependudukan yang selalu bersinergis dengan BKKBN wilayah Sumbar. Selalu turun memberikan sosialisasi, motivasi dan mengerakan program KB dan juga mendorong perekonomian masyarakat dalam membentuk keluarga kecil yang sehat dan sejahtera di Sumbar.

“Pak Gubernur Irwan Prayitno menyampaikan, penghargaan diterima adalah untuk masyarakat Sumatera Barat, dan para pemangku kepentingan peduli memperhatikan kebaikan keluarga dan menyiapkan anak-anak sehat dan cerdas,” katanya.

Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) di Provinsi Lampung banyak kegiatan yang dilaksanakan, di antaranya Pembukaan Gelar Dagang Nasional yang diikuti oleh 34 provinsi dan 15 kabupaten/kota Se-Indonesia serta berbagai UMKM provinsi itu.

Selain itu, ada kegiatan Kegiatan Kemah Keluarga Indonesia dan kegiatan pemberiaan penghargaan kepada kabupaten/kota pemenang dalam lomba PKK-KB-Kesehatan Tahun 2017 oleh Kepala BKKBN beserta Ketua Umum TP PKK dan Ketua TP PKK.


Manggala Karya Kencana

Dalam kesempatan yang sama, Ny.Nevi Irwan Prayitno selaku Ketua PKK Sumbar, mendapat penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) dari Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut diserahkan Kepala BKKBN, RI dr Surya Chandra Surapaty dan Ketua Umum TP PKK, Erny Gundarti Tjahjo Kumolo pada malam penganugerahaan penghargaan pada Hari Keluarga 0Nasional (Harganas) di Rumah Jabatan Gubernur Lampung.

Penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) yang diberikan KBN kepada kepala daerah karena dinilai berkomitmen penuh terhadap penyelenggaraan program kependudukan dan keluarga berencana (KB), serta pembangunan keluarga sejahtera di daerahnya.

Selain penghargaan MKK, BKKBN juga memberikan penghargaan Wira Karya Kencana (WKK) dan Dharma Karya Kencana (DKK) kepada petugas kesehatan dan perorangan lainnya.

Kepala BKKBN Pusat, Surya Chandra Surapaty menegaskan, penghargaan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan program kependudukan, guna memperbaiki kualitas hidup manusia.

“Penghargaan ini bentuk apresiasi BKKBN terhadap kepada kepala daerah yang telah menjalankan program KB di daerahnya. Penghargaan ini diharapkan bisa meningkatkan program KB,” kata Surya.
Selanjutnya Surya mengungkapkan, BKKBN menargetkan setiap kabupaten ada Kampung KB. Sebab, Kampung KB ini merupakan cara pemerintah membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat pedesaan. Kemudian Surya berharap, peringatan Harganas ini dapat menjadikan semua untuk memperhatikan keluarga, karena keluarga merupakan pilar pembangunan bangsa dan utama dalam mendidik dan membentuk manusia masa depan yang berkarakter.

“Kita bersyukur dengan penghargaan ini, ini bukti keseriusan kita dalam membangun Sumbar dan berkomitmen dalam penyelenggaraan program kependudukan,” pungkasnya.

Singgalang, 17 Juli 2017