SUMBAR.PKS.ID, PADANG, - Komisi III DPRD Provinsi Sumatera Barat menggelar rapat kerja bersama mitra kerja pada Rabu (7/1/2026). Agenda utama pertemuan ini adalah mengevaluasi pelaksanaan kegiatan tahun anggaran 2025 sekaligus mematangkan persiapan pelaksanaan kegiatan untuk tahun 2026.
Dalam rapat tersebut, fokus utama pembahasan mengarah pada strategi penguatan ekonomi daerah. Wakil Ketua Komisi III, Mochklasin, menekankan urgensi penguatan ekonomi yang berbasis pada koperasi. Menurutnya, koperasi memegang peranan vital sebagai soko guru atau pilar utama dalam peningkatan ekonomi daerah.
"Kita perlu memperkuat basis ekonomi kerakyatan. Koperasi harus menjadi pilar utamanya," ujar Mochklasi dalam keterangannya.
Lebih lanjut, Mochklasin mendorong agar semangat berkoperasi tidak hanya sebatas slogan, melainkan diwujudkan dalam bentuk transformasi nyata. Ia menargetkan terwujudnya Koperasi Sumatera Barat (Sumbar) yang memiliki tiga karakter utama yaitu profesional, inklusif, dan berdaya saing.
Dengan karakteristik tersebut, Mochklasin optimis koperasi di Sumatera Barat mampu menjadi percontohan (role model) bagi pengembangan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.
"Harapan kami, melalui semangat berkoperasi yang baru ini, Koperasi Sumbar dapat tumbuh menjadi entitas yang profesional dan mampu bersaing, sehingga dampaknya nyata bagi kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.
Rapat ini diharapkan dapat menghasilkan rumusan kebijakan strategis yang akan diaplikasikan sepanjang tahun 2026 demi mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah.
