Keberhasilan ini merupakan buah dari semangat gotong royong masyarakat Pila Tarok (RT 001 hingga RT 004, RW 009) yang bekerja sama dengan DPW PKS Sumatera Barat. Dengan memanfaatkan mata air dari lereng Sungai Batang Kuranji, warga berhasil membangun instalasi air sepanjang 120 meter dengan elevasi ketinggian mencapai 25 meter.
Sejak akhir Desember lalu, kawasan ini menjadi salah satu titik terdampak banjir bandang yang cukup parah. Rusaknya infrastruktur irigasi menyebabkan warga mengalami kekeringan panjang.
Melihat kondisi tersebut, PKS Sumbar bergerak cepat memfasilitasi kebutuhan warga. PKS menyalurkan bantuan berupa pompa air berkapasitas tinggi serta seluruh peralatan sanitasinya.
"Alhamdulillah, berkat niat tulus dan kerja keras warga secara gotong royong, serta dukungan fasilitas pompa dari PKS, air dari Sungai Batang Kuranji kini sudah bisa dinikmati warga," ujar salah satu perwakilan warga.
Langkah ini diambil sebagai solusi untuk mengatasi blindspot atau titik-titik yang sulit dijangkau oleh bantuan mobil tangki air konvensional.
Ketua DPW PKS Sumbar sekaligus Ketua Satgas Bencana PKS Sumbar, Ulyadi, berharap bantuan instalasi ini dapat menjaga keberlanjutan kehidupan sehari-hari masyarakat Pila Tarok.
“Semoga bantuan instalasi ini membawa keberkahan serta memberi manfaat nyata. Kita berharap ini bisa memudahkan aktivitas sehari-hari masyarakat yang sempat terganggu akibat bencana,” tutur Ulyadi.
Kini, warga Pila Tarok tidak perlu lagi khawatir akan kesulitan air bersih. Kolaborasi antara partai dan masyarakat ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan adalah kunci utama dalam pemulihan pasca bencana. (TI)

