SOLOK, SUMBAR PKS ID Organisasi perantau Solok Saiyo Sakato (S3) menunjukkan kepedulian nyata terhadap korban galodo di Kabupaten Solok. Pada Selasa, 6 Oktober 2026, jajaran Dewan Pimpinan Pusat S3 turun langsung ke lokasi bencana untuk menyerahkan bantuan kemanusiaan.
Penyaluran bantuan ini berfokus pada pemenuhan kebutuhan logistik mendasar warga terdampak. Pada tahap ini, DPP S3 mendistribusikan 40 paket sembako berisi bahan pangan pokok serta 5 bal selimut untuk membantu warga menghadapi cuaca dingin di pengungsian.
Ketua Umum S3 yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Sumatera Barat Fraksi PKS, Drs. H. Nurfirman Wansyah, Apt., M.M., menyatakan bahwa aksi sosial ini adalah wujud ikatan batin yang kuat antara perantau dengan dunsanak di kampung halaman.
"Bantuan logistik ini adalah bentuk empati mendalam dari seluruh keluarga besar perantau S3. Kita berkomitmen untuk terus memonitor situasi pascabencana dan memastikan distribusi bantuan pangan serta selimut ini tepat sasaran agar masyarakat terdampak dapat segera bangkit," ucap Nurfirman Wansyah.
Sekretaris Umum DPP S3 drg. Afando Ekardo, M.M. menambahkan, proses penghimpunan hingga pengiriman bantuan dilakukan secara taktis demi mengejar waktu penanganan darurat.
"Kita di jajaran kesekretariatan bergerak cepat bersama para perantau. Untuk memastikan penyaluran 40 paket sembako dan 5 bal selimut ini segera sampai, pengurus S3 yang dipimpin langsung oleh Bapak Ketua Umum mengantarkan langsung bantuan ini ke lokasi bencana," jelas Afando.
Bantuan dari para perantau Minang asal Solok Raya ini diharapkan dapat memantik semangat gotong royong yang lebih luas. Sinergi dari berbagai pihak sangat kita butuhkan guna mempercepat pemulihan infrastruktur dan psikologis masyarakat Kabupaten Solok pascabencana. AR
