Pages

Senin, 16 Juli 2012

Bang One Pertanyakan Dana Gempa

SDN 08 SURAU GADANG DIRESMIKAN
PADANG, HALUAN — TV One, melalui program Sa­tu Untuk Negeri kembali menyalurkan bantuan un­tuk pemba­ngunan pendidikan. Kali ini, SD N 08 Su­rau Gadang, yang dibangun dengan dana dari pe­mirsa tersebut. Sabtu, (14/7), sekolah itu dires­mi­kan oleh Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi.
Sekolah itu dapat dijadikan contoh bagi sekolah lain. Karena, bangunannya dibuat dengan konstruksi tahan gempa.
Sarana pendidikannya juga dilengkapi dengan labor komputer dan perpustakaan, untuk meningkatkan pengetahuan para siswa.
Sehari sebelumnya, juga telah dilakukan peresmian Masjid Raya Al-Karim, di Kabupaten Agam oleh Menkominfo Tifatul Sembiring.
Pemimpin Redaksi TV One Karni Ilyas minta kepala daerah, untuk menjadikan SDN 08  sebagai contoh. “Kalau SD dibangun seperti ini, yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana, tentunya generasi muda ke depan akan lebih maju,” katanya.

Saat itu, Bang One ini sempat mempertanyakan apa yang sudah dibangun pemerintah setelah gempa. Kemana dana sumbangan dari berbagai donatur..
Menjawab pertanyaan itu, Walikota Padang Fauzi Bahar juga menjawabnya dengan kelakar. “Kalau sudah ada Bang One, makanya kita tidak bantu lagi,” ujarnya.
Ia menyampaikan, bahwa di Padang ada 416 SD, 125 SMA serta SMP swasta dan negeri, dimana dalam kurun waktu satu tahun ada 5 pembangunan. Jadi butuh waktu 100 tahun untuk memperbaikinya.
Sementara Gubernur Irwan Prayitno mengatakan, bantuan dari para donatur langsung diarahkan pada korban gempa.
“Jika melalui pemerintah, maka ada mekanisme dan aturan yang harus dilewati,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, bahwa Pemprov Sumbar tidak mengelola dana bantuan masyarakat. Setelah 3 kali terjadi bencana di Sumbar, bantuan dari pemerintah pusat sebesar Rp6,4 triliun, telah diberikan sebesar Rp3,4 triliun untuk 220 ribu rumah rusak berat dan sedang. Sedangkan Rp3 triliun lainnya, untuk sarana infrastruktur seperti jalan dan jembatan.
Sedangkan Gamawan Fauzi yang meresmikan sekolah itu mengatakan, bahwa peresmian ini menjadi momen yang baik untuk pemberitahuan kepada masyarakat, mengenai laporan jumlah bantuan yang diterima. Agar masyarakat tidak menjadi curiga. “Kalau ada dana yang masuk, mekanismenya harus masuk anggaran dahulu. Kalau Bang One tidak bertanya mengenai hal ini, mungkin belum tentu ada pemberitahuan yang gamblang, dari kami yang duduk di pemerintahan kepada masyarakat,” katanya. (h/cw-dra)

Haluan 16 Juli 2012

0 komentar:

Posting Komentar