Pages

Kamis, 20 Februari 2014

Gubernur Puji dan Maafkan Fauzi Bahar di Pelantikan PJ Wako Padang

Padang, Padek—Tugas berat lang­sung menghadang Pj Wali Kota Pa­dang Padang Erizal Agus usai dilan­tik Gubernur Sumbar Irwan Pra­yit­no di Auditorium Gubernuran, ke­ma­rin (19/2). Terutama, me­nyuk­ses­kan pilkada Padang putaran II pa­da 5 Maret mendatang, serta me­ningkatkan partisipasi pemilih.

Meski pelantikan tanpa dihadiri ma­n­tan Wali Kota Padang Fauzi Ba­har, tapi Irwan Prayitno memuji ki­prah mantan perwira TNI AL itu me­mimpin Padang.

Irwan menegaskan dirinya tidak akan mencampuri urusan atau ke­we­nangan yang menjadi hak oto­­ri­tas Pj Wali Kota Padang, meski Eri­zal Agus masih Kepala Ins­pektorat Pem­prov Sumbar.


Irwan mengingatkan pelak­sa­naan pilkada Padang putaran I, ting­kat partisipasi pemilih masih be­lum sesuai harapan. Makanya, Pj Wa­ko diharapkan bisa memacu par­tisipasi pemilih agar meningkat. Di antaranya, menggandeng pemu­ka masyarakat dan mema­sang bali­ho-baliho di lokasi strategis untuk me­nyosialisasikan pelaksanaan pil­­kada Padang putaran II terse­but.

Pj Wako tidak ada bedanya de­­ngan bupati dan wali kota. Ke­­­wena­ngan­nya sama. Artinya, Pj Wako bi­sa membuat kebi­ja­kan yang strate­gis. “Saya ber­ha­rap Pj Wako dapat me­nun­tas­kan pekerjaan ini. Upa­ya­kan te­robosan untuk mening­katkan par­­tisipasi pemilih,” harapnya.

Secara khusus Irwan juga me­­­ngi­­ngatkan Pj Wako agar me­­­­­mas­ti­kan netralitas PNS s­e­hing­ga tidak mencederai pelak­sa­naan pil­ka­da. Terlebih lagi, se­­suai atu­ran, PNS tidak boleh me­mihak pada salah satu pasa­ngan calon yang ber­saing da­lam pemilihan ke­pala daerah.

Erizal, kata Irwan, meru­pa­kan pejabat senior dan me­mi­liki pengalaman di bebe­rapa ja­ba­tan eselon II. Berbekal pe­nga­­laman yang dimiliki itu, dia ya­kin Erizal mampu me­mim­pin Kota Padang. “Saya yakin Eri­zal bisa menjalankan tugas se­baik mungkin,” ujar Irwan.

Irwan juga menginggatkan agar PNS Pemko Padang bisa mem­berikan dukungan pada Eri­zal meski tidak lama men­ja­bat Pj Wako. “PNS Pemko di­ha­rapkan tetap me­ningkatkan mo­­tivasi dan memberikan du­ku­­­ngan terhadap Pj Wako. S­e­bab, itu semua akan ber­dampak ter­hadap pembangunan,” ujar­nya.

Pantauan Padang Ekspres, pe­lantikan Pj Wako tersebut di­ha­diri pejabat pemko dan pem­prov. Selain itu, juga diha­diri un­­sur muspida. Rapat pelan­ti­kan Pj Wako juga dikawal ketat Sa­t­pol PP Padang. Keberadaan Sat­­pol PP hampir menyebar di se­jumlah titik di dalam ruangan. Tak hanya itu, di luar ruangan pun terlihat apa­rat Satpol PP berjaga-jaga. Be­gitu juga dengan apa­rat ke­polisian, ter­lihat ber­jaga-jaga di sejum­lah titik sekitar lo­kasi pelan­tikan.

Fauzi Bahar Sahabat

Kendati hubungan Irwan Pra­­yitno dan Fauzi Bahar sem­pat memanas dalam beberapa hari terakhir, tapi Irwan tak lupa me­ngapresiasi kiprah Fauzi Ba­har dan mantan Wakil Wali Ko­ta Padang Mahyeldi Ansha­rul­lah. Dia mengucapkan teri­ma ka­sih atas dedikasi yang telah di­lakukan keduanya. Menurut pu­­­tra Kuranji Padang itu, ba­nyak hal yang telah dilakukan Fauzi dan Mahyeldi untuk ke­ma­juan Kota Padang.

Tentu yang paling berat, yak­ni membangkitkan kembali Ko­t­a Padang usai diguncang gem­pa pada 30 September 2009. Lindu itu tak hanya meng­han­curkan rumah masyarakat, na­mun juga kantor peme­rin­tah, serta  infrastruktur publik. Kon­disi ini membuat ekonomi mas­yarakat tak bergerak dan ro­da pemerintahan kurang ber­ja­lan optimal. Namun setelah 4 ta­hun 5 bulan berlalu, ekonomi masyarakat sudah menggeliat.

“Tak bisa dipungkiri kedua to­­koh itulah yang berjibaku me­mu­­lihkan ekonomi Kota Pa­dang pas­cagempa. Biarpun be­gitu, ten­tu masih ada bebe­rapa hal be­lum terselesaikan sampai se­ka­rang seperti Pasar Raya,” ucap­nya.

Lebih menggembirakan la­gi, ke­duanya rukun sampai ak­hir masa jabatan. “Ada orang yang ber­kunjung ke sini dan bicara pa­da saya, telah banyak peru­ba­han yang terjadi di Kota Pa­dang. Meski nyatanya,  mere­ka sendiri tidak tahu siapa wali ko­ta/wakil wali kota yang men­jabat saat itu. Kerja keras mere­ka berdua perlu diapre­siasi,” ucapnya.

Irwan sendiri menganggap Fauzi Bahar sebagai sahabat, dan dia pun sudah memaafkan ke­salahan yang telah diperbuat pu­tra Ikur Koto, Koto Tangah Pa­dang itu. Begitu pula soal per­nya­taan Fauzi Bahar yang me­nye­butkan gubernur mem­fasi­li­tasi demo anti pem­bangu­nan superblock Lippo Grup.
Pernyataan Fauzi Bahar itu, me­nurut Irwan, akibat Fauzi Ba­har belum mendapatkan in­for­masi utuh. “Saya rasa ha­nya ka­rena persoalan itu saja. Itulah se­­babnya, Fauzi Bahar kele­pa­san ngomong begitu. Saya ti­dak me­lakukan apa yang dit­u­duh­kan itu,” ujarnya.

Langsung Kerja

Usai dilantik, Pj Wako Pa­dang Erizal Agus langsung me­nuju kendaraan dinas dengan ken­daraan BA 1 A. Sejumlah sat­pol PP juga terlihat berjaga-ja­­ga di samping kendaraan.

Erizal langsung memimpin ra­pat SKPD di kediaman rumah di­nas Wakil Wali Kota Padang Mah­yeldi Ansharullah.

Erizal Agus mengatakan, ia ha­nya berusaha keras agar pe­lak­­sanaan pilkada Padang pu­ta­ran II terlaksana dengan se­baik-baik­nya. Semakin cepat dia me­­nye­lesaikan tugasnya, ma­ka akan semakin cepat pula, ia bisa me­­­nuntaskan pekerjaannya. Se­­­lain itu, ia akan segera meru­mus­­­­k­an penyiapan APBD se­hing­­­ga program dan kegiatan bi­sa berjalan normal.  “Me­mang ba­nyak tugas me­nan­ti, dan saya akan melaksanakan tu­gas itu de­ngan sebaik-baik­nya,” ucap­nya.

Rapat tersebut juga dimak­sud untuk menghimpun per­soalan-persoalan yang sedang di­hadapi Kota Padang saat ini. “Ini sekaligus ajang silaturahmi dan tatap muka antara staf Pem­­­ko Padang dengan pemim­pin yang baru,” ujar Kabag Hu­mas Pemko Padang Mursalim. Untuk sementara, katanya, Pj Wako memakai rumah dinas wawako.

Sumber: Padang Ekspres 20 Februari 2014
Judul diubah untuk penjelasan lebih gamblang

0 komentar:

Poskan Komentar