Pages

Selasa, 22 April 2014

66 Calon DPRD Sumbar ”Terduduk” | 5 Pendatang Baru Tumbangkan 2 Incumbent

Payakumbuh, Padek—Maksud hati ingin duduk di DPRD Sum­bar. Menyuarakan aspirasi rak­yat. Apa daya, setelah Pemilu Legislatif 2014 digelar, mereka malah ”terduduk”. Itulah yang dialami 66 dari 72 calon anggota DPRD Sumbar dari Daerah Pe­milihan Sumbar 5, meliputi Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.

Ya, berdasarkan hasil reka­pitulasi suara di tingkat KPU Kota Payakumbuh dan KPU Ka­bu­paten Limapuluh Kota yang berakhir Minggu (20/4) malam dan Senin (21/4) siang, hanya 6 calon legislator yang dipastikan dapat tiket ke DPRD Sumbar. Sedangkan 66 lainnya, terpaksa menelan pil pahit: terpental dari bursa jawara.

Walau demikian, 66 calon legislator itu sebenarnya tidak perlu berkecil hati. Karena 6 rekan mereka yang melenggang ke DPRD Sumbar, sesung­guh­nya juga tidak berhasil meme­nuhi sendiri kuota Bilangan Pembagi Pemilih (BPP).

Bahkan, dari 6 partai politik di Payakumbuh dan Limapuluh Kota yang dipastikan punya kursi di DPRD Sumbar, yakni Partai Demokrat, Gerindra, Gol­kar, PKS, PPP, dan PAN, hanya Demokrat yang diprediksi mam­pu memenuhi BPP.

Prediksi ini menguat karena total suara sah yang ditetapkan KPU untuk DPRD Sumbar di Dapil 5 Sumbar (Payakumbuh dan Limapuluh Kota), hanya 237.652. Bila angka itu dibagi 6 (jumlah kursi), maka harga 1 kursi DPRD Sumbar di dapil ini, diperkirakan 39.902 suara.

Sedangkan Partai Demokrat, berhasil meraih 42.102 suara. Dimana, sebanyak 35.745 suara diperoleh Partai Demokrat di Limapuluh Kota dan 6.357 suara diraih di Payakumbuh. Dengan demikian, dari 6 kursi DPRD Sumbar di Dapil Payakumbuh dan Limapuluh Kota, kursi per­tama sudah dipastikan milik Partai Demokrat.

Sedangkan kursi kedua di­perkirakan menjadi milik Partai Gerindra. Karena berdasarkan rekapitulasi suara oleh KPU Paya­kumbuh, Gerindra meraih 9.047 suara. Dan berdasarkan reka­pitu­lasi suara oleh KPU Limapuluh Kota, partai besutan Prabowo ini mendapat 22.535 suara. Jika ditotal, menjadi 31.582 suara.

Sementara, kursi ketiga DPRD Sumbar di Dapil 5 Sum­bar, diperkirakan bakal diisi Partai Golkar. Partai berlambang beringin ini, meraup 29.180 suara. Dimana, sebanyak 22.535 suara didulang di Limapuluh Kota dan 9.047 suara didapat di Payakumbuh.

Sedangkan kursi keempat, diperkirakan bakal ditempati PKS. Karena sampai penetapan oleh KPU Payakumbuh dan Li­ma­­puluh Kota, PKS meraih 23.7731 suara. Dengan rincian, 15.285 suara diperoleh di Li­mapuluh Kota dan 8.446 suara didapat di Payakumbuh.

Adapun kursi kelima dan keenam, diprediksi akan diisi oleh PPP dan PKS. Berdasarkan rekapitulasi suara oleh dua KPU, PPP meraih 23.320 suara dan PAN mendapatkan 20.178 suara (selengkapnya lihat grafis).

5 Pendatang Baru Menang

Lantas, siapakah 6 calon legislator yang berpeluang besar mewakili warga Payakumbuh dan Limapuluh Kota di DPRD Sumbar? Komisioner KPU Paya­kumbuh Yuzalmon dan Ko­mi­sioner KPU Limapuluh Kota Ilham Yusardi, belum berani menyimpulkan, karena masih menunggu hasil rekapitulasi suara di tingkat KPU Sumbar.

Walau demikan, dari rekapi­tulasi suara yang ditetapkan KPU kedua daerah, caleg yang bakal duduk di DPRD Sumbar, sudah tergambar. Dari Partai Demokrat, kemungkinan besar yang akan duduk adalah Dar­man Sahladi, ketua DPRD seka­ligus ketua DPC Partai Demokrat Limapuluh Kota.

Sebab, berdasarkan reka­pitulasi suara yang dihimpun Pa­dang Ekspres, Darman Sahla­di meraih 12.543 suara. Se­dang­kan dua anggota DPRD Sumbar yang berstatus incumbent (se­dang menjabat) dan menjadi rival berat Darman Sahladi, yakni Dodi Delvi dan Syamsul Bahri Yahya, masing-masingnya me­raih 10.885 suara dan 6.597 sua­ra.

Disusul Ika Manang Putri dengan 2.726 suara, Ibrahim Sahosa 1.541 suara, dan dr Yola Khairiansyah dengan 868 suara. ”Ya, insya Allah, kita terpilih. Namun, ini tentu juga berkat para senior sesama caleg dan bantuan dari seluruh kader serta relawan,” kata Darman Sahladi, saat dihubungi kemarin.

Sedangkan dari Partai Ge­rindra, kemungkinan besar, ca­leg yang akan duduk di DPRD Sumbar adalah Supardi. Bekas anggota DPRD Sumbar dari PBB ini meraih 8.720 suara. Unggul dari tokoh muda Nurkalias alias Kolis (6.147), Elvia Desita (4.526), Dasril (3.955), Zagly Bros (1.595), dan Illa Susanti (622).

Dari Partai Golkar, caleg yang akan duduk di DPRD Sum­bar adalah Yulfitni Djasiran. Dia meraup 8.208 suara. Terpaut jauh dari Fachrul Rasyid HF (3.226), Abdul Khair (3.158), Jafaar Habbas (2.860) dan Sri Wahyuni (1.912).

Dari PKS, caleg yang ber­potensi duduk di DPRD Sumbar ialah Irsyad Syafaar. Pemimpin Perguruan Ar-Risalah Padang itu meraih 8.152 suara. Disusul, Ibnul Aqil D Gani (3.166), Ely Gustina (2.336), Elinar Anas (2.303), Efendi (1.917), dan Yul­fian Azrial (1.463).

Dari PPP, caleg ber­potensi duduk di DPRD Sumbar adalah Novi Yuliasni Dt Paduko Rajo. Anggota DPRD Limapuluh Kota dua periode ini, meraup 6.127 suara. Unggul atas Zamhar Ba­he­ram (4.427), Erlindawati (3.582), Syafwan Saleh (2.809), Arius Sampeno Dt Sinaro Ga­rang (1510), dan Azni Zuhrini (421).

Sedangkan dari PAN, caleg yang berpotensi duduk di DPRD Sumbar adalah Profesor Her­man Mawardi. Ahli kincir air ini, mendulang 5.677 suara. Unggul atas Mahmuda Rivai (3.925), Riswadi Dt Siri Marajo (3.154), Hilmi Dt Maro (2.023),  Ros Indra Desnita (1.102), dan Nur Asnati Harun (735).

Walau demikian, hasil reka­pi­tulasi suara yang dihimpun dari KPU Kota Payakumbuh dan KPU Kabupaten Limapuluh Ko­ta ini, masih menunggu pene­tapan selanjutntya dari KPU Sumbar. Hasil ini juga berpe­luang mengalami perubahan, karena Partai NasDem Lima­puluh Kota menolak menekan hasil rekapitulasi suara di tingkat kabupaten. Ini disampaikan oleh caleg Partai NasDem untuk DPRD Sumbar Marsanova Andesra.(frv)

Padang Ekspres 22 April 2014

0 komentar:

Poskan Komentar