Pages

Minggu, 25 Desember 2016

PKS Sumbar Adakan Pelatihan Kepemimpinan Bagi Perempuan Pelopor

Bertempat di d’Dhave Hotel, Nanggalo Kota Padang, Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPW PKS Sumbar, mengangkatkan Pelatihan Kepemimpinan, bagi Kader Perempuan PKS Se- Sumatera Barat.

Selama dua hari dari hari sabtu dan ahad (24/25) Desember lebih kurang seratus peserta berkumpul melakukan serangkaian kegiatan, berupa seminar, diskusi dan simulasi yang dipandu oleh instruktur dari kalangan praktisi dan professional dari Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) PKS Sumbar Dra. H. Daslinar memaparkan program yang diangkat sebagai salah satu program unggulan BPKK secara Nasional, dimana PKS Menargetkan untuk mencetak sepuluh ribu Kader Perempuan Tokoh Publik secara nasional, sepuluh Kader Perempuan Tokoh Publik ditingkat Wilayah dan minimal satu orang Kader Perempuan Tokoh Publik di tingkat Kab/ Kota. Dengan kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu pemicu untuk mewujudkan cita – cita tersebut, juga dengan didukung oleh serangkaian program lanjutan yang telah dipersiapkan.

Kegiatan yang berlangsung semarak tersebut dibuka oleh Drs. H. Nurfirman Wansyah, Apt. MM, Wakil Ketua DPW PKS Sumbar, didampingi jajaran pengurus lainnya.

Abu Nazhifah, salah seorang instruktur dalam kegiatan dimaksud memaparkan bahwa untuk menjadi pemimpin di perlukan berbagai macam skill atau keahlian, diantaranya adalah kemampuan public speaking, kemampuan berbicara dihadapan khalayak, namun tak hanya soal kemampuan berbicara saja, tapi juga bagai mana bisa menarik perhatian audien atau pendengar, serta dengan isi atau substansi yang kuat. Untuk itu juga diperlukan knowledge, wawasan yang luas, ditunjang dengan sarana berupa wadah tempat untuk para calon Kader Perempuan sebagai Tokoh Publik tersebut berkiprah guna mengasah dan mengembangkan kemampuannya, tutup pria yang di kenal sebagai praktisi NLP tersebut.

Rita, salah seorang peserta dari DPD PKS Kota Padang mengungkapkan sangat antusias dengan kegiatan tersebut, dikarenakan banyak hal baru yang di dapatkan baik berupa materi, pengalaman juga praktek/ simulasi tentang kepemimpinan yang diterima dari para pembicara. Dan berharap dirinya dapat mengaplikasikan apa yang telah di dapat dalam aktivitas di tengah masyarakat, disamping terus belajar dan menambah wawasan, tutupnya.

 

0 komentar:

Poskan Komentar