Penghargaan Energi Nasional 2012

Gubernur Sumbar menerima Penghargaan Energi dari Menteri ESDM Jero Wacik

Investment Award 2011

Gubernur Sumbar menerima penghargaan dari pemerintah pusat sebagai provinsi terbaik bidang penanaman modal.

Menolak Kenaikan Harga BBM

Wakil Ketua DPRD Sumbar yang juga Ketua DPW PKS Sumbar ketika diwawancarai wartawan terkait demonstrasi mahasiswa yang menolak kenaikan harga BBM.

Penyalur BOS Tercepat 2012

Gubernur Sumbar mendapat penghargaan sebagai provinsi penyalur dana BOS tercepat tingkat nasional tahun 2012.

Penghargaan Lingkungan Hidup 2012

Gubernur Sumbar pada tahun 2012 kembali mendapatkan penghargaan lingkungan hidup tingkat nasional dimana pada tahun 2011 juga telah mendapat penghargaan yang sama.

Pages

Jumat, 24 November 2017

Guru Pewaris Rasul

Oleh: Irsyad Syafar

Sesungguhnya Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam adalah seorang guru. Sebab, Beliau diutus Allah untuk membacakan Wahyu Allah, mensucikan jiwa-jiwa umatnya dan mengajarkan mereka Al Quran dan As Sunnah. Allah Ta'alaa berfirman:

كَمَا أَرْسَلْنَا فِيكُمْ رَسُولًا مِنْكُمْ يَتْلُو عَلَيْكُمْ آيَاتِنَا وَيُزَكِّيكُمْ وَيُعَلِّمُكُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَيُعَلِّمُكُمْ مَا لَمْ تَكُونُوا تَعْلَمُونَ.

Artinya: "Sebagaimana (Kami telah menyempurnakan nikmat Kami kepadamu) Kami telah mengutus kepadamu Rasul diantara kamu yang membacakan ayat-ayat Kami kepada kamu dan mensucikan kamu dan mengajarkan kepadamu Al Kitab dan Al-Hikmah, serta mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui." (QS Al Baqarah: 151).

Nabi Shallallahu Alaihi wasallam adalah guru yang telah mengeluarkan umatnya dari kegelapan jahiliyah menuju cahaya tauhid (keimanan). Beliau telah mengajar para sahabatnya menjadi  manusia-manusia terbaik, setelah sebelumnya mereka tidak saja buta huruf, melainkan dalam kesesatan yang nyata. Allah Ta'alaa berfirman:

هُوَ الَّذِي بَعَثَ فِي الْأُمِّيِّينَ رَسُولًا مِنْهُمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِهِ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَإِنْ كَانُوا مِنْ قَبْلُ لَفِي ضَلَالٍ مُبِينٍ

Dialah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan mereka Kitab dan Hikmah (As Sunnah). Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata." (QS Al Jumu'ah: 2).

Abdullah bin Amru meriwayatkan bahwa Nabi Shallallahu Alaihi wasallam bersabda:

وَإِنَّمَا بُعِثْتُ مُعَلِّماً. رواه ابن ماجه.

Artinya: "Sesungguhnya Aku diutus sebagai seorang guru." (HR Ibnu Majah)

Berbahagialah para guru sampai akhir zaman, yang senantiasa tulus, sabar, gigih dan penuh pengorbanan dalam mendidik generasi demi generasi, menyelamatkan mereka dari kebodohan, kesesatan dan kejahiliyahan. Sebab, sesungguhnya guru adalah pewaris Rasul.

SELAMAT HARI GURU

Senin, 13 November 2017

Kinerja Pemprov Sumbar Berpredikat Baik

Jakarta, Padek—Pemprov Sumbar menerima penghargaan anugerah sebagai provinsi dengan predikat baik  kategori pemerintah daerah dalam aspek kinerja dan pemerintahan.
Penghargaan dari Indonesian Institute for Public Governance (IIPG) diserahkan lagngsung Ketua Dewan Penasihat IIPG yang juga Wakil Presiden ke-11 RI, Prof Dr Boediono didampingi Menteri Dalam Negeri Tjahjo  Kumolo kepada Gubernur Sumbar Irwan Praytino, Jumat (10/11) di Graha CIMB Niaga, Jalan Jenderal Sudirman Kav 58, Jakarta. “Ini bentuk apresiasi IIPG yang telah memberikan penghargaan dan kepercayaan kepada Pemprov.

Ini jadi motivasi dalam menjalankan roda pemerintahan sehingga dapat meningkatkan kinerja,” ujar Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno.

Penilaian yang dilakukan sehingga terpilihnya Sumbar, kata Irwan Prayitno, karena dua aspek, yakni aspek  kinerja dan pemerintahan. Dari dua aspek itu dijabarkan beberapa aspek yang dinilai memiliki pengelolaan yang positif dalam pemerintahan. Selain itu, dalam aspek kinerja, Sumbar memiliki pertumbuhan ekonomi yang terus tumbuh. Baik dari segala sektor di antaranya lapangan usaha, pertanian, kehutanan, perikanan serta  transportasi dan perdagangan.

Kemudian, untuk pengembangan manusia di Sumbar mengalami kemajuan. Itu dapat dilihat dari data Badan Pusat Statisik (BPS) Sumbar.

Pada 2016 angka Indeks Pengembangan Manusia (IPM) sebesar 70,73 persen, bahkan melampaui angka  nasional yang hanya 70,18. Ini membuktikan keberhasilan pemerintah daerah dalam membangun kualitas hidup manusia.

Pemprov Sumbar juga melakukan beberapa terobosan transformatif dan inovatif dalam bentuk memberikan kemudahan berinvestasi bagi para investor. Yakni, kemudahan bagi para investor dalam pengurusan  perizinan. Lalu, meluncurkan aplikasi pelayanan perizinan dan nonperizinan secara online Sistem Informasi Pelayanan (SIP) Sakato yang memudahkan warga maupun investor urus izin.
Tidak hanya itu. Penilaian lain dari aspek pemerintahan terkait tata kelola keuangan. Pemprov Sumbar dinilai baik dalam pengelolaan keuangan.

Itu dibuktikan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Sumbar yang terus memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI. Hingga WTP lima kali berturut-turut sejak 2012. Kemudian, Kementerian Keuangan juga memberikan penghargaan karena menilai dalam menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2016 meraih capaian tertinggi.

Tata kelola pemerintahan di Sumbar terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, kata Irwan, dia selalu mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di lingkungan Pemprov Sumbar agar bekerja sesuai aturan dan memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.
“Sektor publik adalah kunci kemajuan bangsa. Sehingga dapat mendorong integritas dan kreativitas pemda menghasilkan pengelolaan,” ujarnya.

Dalam pemberantasan korupsi, Pemprov Sumbar menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam pencengahan, salah satunya penandatangan komitmen bersama dan memperkuat pencegahan korupsi dengan Peraturan Gubernur tolak gratifikasi sesuai arahan KPK. Dari penganugerahan IPPG 2017 ada sekitar 415 kabupaten, 1 kabupaten administrasi, 93 kota, 5 kota administrasi dan 34 provinsi yang pemerintah   daerahnya dinilai.

Padang Ekspres, 13 November 2017