Penghargaan Energi Nasional 2012

Gubernur Sumbar menerima Penghargaan Energi dari Menteri ESDM Jero Wacik

Investment Award 2011

Gubernur Sumbar menerima penghargaan dari pemerintah pusat sebagai provinsi terbaik bidang penanaman modal.

Menolak Kenaikan Harga BBM

Wakil Ketua DPRD Sumbar yang juga Ketua DPW PKS Sumbar ketika diwawancarai wartawan terkait demonstrasi mahasiswa yang menolak kenaikan harga BBM.

Penyalur BOS Tercepat 2012

Gubernur Sumbar mendapat penghargaan sebagai provinsi penyalur dana BOS tercepat tingkat nasional tahun 2012.

Penghargaan Lingkungan Hidup 2012

Gubernur Sumbar pada tahun 2012 kembali mendapatkan penghargaan lingkungan hidup tingkat nasional dimana pada tahun 2011 juga telah mendapat penghargaan yang sama.

Pages

Rabu, 24 Februari 2016

Pemprov Sumbar Cabut 51 Izin Tambang Bermasalah

Padang, (AntaraSumbar) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) mencabut 51 Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang bermasalah di daerah itu hingga Februari 2016, untuk memenuhi tenggat waktu yang diberikan Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK).

“Semua IUP yang bermasalah, tidak Clean and Clear, kita cabut. Sekarang ada 53 IUP lagi yang sedang diproses pencabutannya,” kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di Padang, Rabu.
 
Menurutnya, Pemprov Sumbar harus tegas dalam menyikapi persoalan itu, karena tenggat waktu yang diberikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyelesaikan persoalan izin tambang bermasalah itu hanya hingga 12 Mei 2016.
 
“Kami tidak mau pusing menghadapi persoalan ini. Kesalahannya dulu dilakukan oleh kabupaten/kota. Setelah kewenangan perizinan pertambangan ditarik ke provinsi sesuai UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, kami yang harus menanggung kesalahan itu. Agar cepat dan sesuai aturan, kita cabut yang bermasalah,” ujarnya.
 
Ia mengatakan, setelah penarikan kewenangan perizinan pertambangan tersebut ke provinsi, terdata ada 360 IUP di daerah itu.
 
Dari jumlah itu menurutnya, 135 IUP dinyatakan tidak bermasalah atau Clear and clean (CnC), terkait administrasi dan kondisi di lapangan, sedangkan 225 IUP dinyatakan bermasalah.
 
“Yang bermasalah itu masing-masing untuk pertambangan logam dan batubara 123 IUP, dan 102 IUP galian c,” katanya.
 
Khusus IUP untuk pertambangan logam dan batubara yang bermasalah, dikategorikan berat 43 IUP, sedang 10 IUP, ringan 11 IUP.
 
Indikator berat yakni izin baru terbit setelah eksploitasi, permohonan perpanjangan diajukan setelah masa berlaku habis, dan izin eksploitasi tanpa didahului eksplorasi.
 
Sedangkan indikator kategori sedang, yakni tumpang tindih IUP, tumpang tindih dengan kawasan hutan konservasi, serta pergeseran wilayah tambang.
 
Sementara untuk kategori ringan, administrasi pendukung belum lengkap.
Kalau yang berat, jelas kita akan batalkan IUP nya. Ini batal demi hukum, kenapa kita pelihara yang melanggar hukum. Begitu pula yang sedang, yang tumpang tindih dengan hutan konservasi. Untuk yang kategori ringan tinggal dilengkapi syaratnya, sehingga masih ada yang mungkin bisa kita rekomendasikan untuk CnC, 3 sampai 8 IUP, jelasnya.
 
Ia mengatakan, Pemprov Sumbar siap menghadapi konsekuensi dari ketegasan pencabutan IUP tersebut.
 
Ini di bawah koordinasi dan supervisi KPK. Tidak bisa ditawar. Kita tegas saja, kita juga siap kalau nanti ada yang membawa permasalahan ini ke Pengadilan Tata Usaha Negara, katanya. (*)
 
antarasumbar.com, 24/2/2016

Jumat, 19 Februari 2016

PKS Sumbar Kembali Bantu Korban Banjir Kab. Pasaman

Kamis  (18/02) Tim Pusat Khidmat PKS Sumbar yang dipimpin langsung oleh H. Irsyad Safar Ketua DPW PKS Sumbar, didampingi Dani Ismaya Ketua DPD PKS Pasaman mengunjungi korban banjir dan longsor di daerah Jorong Lambak Kec. Panti Kab. Pasaman.

Kunjungan dimaksud untuk menyerahkan bantuan dan meninjau sejumlah fasilitas umum dan tempat ibadah yang sebelumnya menjadi lokasi "Khidmat" Relawan PKS yang terdiri dari regu Pandu Keadilan, Struktur dan kader yang bahu membahu bersama warga dan TNI membersihkan rumah dan fasilitas umum, seperti masjid, jalan yang tertimbun material pasir  serta kayu gelondongan yang ketinggiannya mencapai lebih dari 1 meter, sebelumnya di lokasi tersebut relawan PKS juga telah  membangun fasilitas MCK darurat utuk Ibu-ibu, yang diprakarsai oleh H. Muslim Yatim Bendahara DPW PKS Sumbar, yang juga anggota legislatif di DPRD Provinsi Sumbar.

Dalam kunjungan tersebut didapati sejumlah rumah dan fasilitas umum seperti masjid yang pekan sebelumnya telah dibersihkan relawan PKS, saat ini kembali dipenuhi lumpur dan pasir mencapai 1 meter akibat banjir susulan yang yang terjadi beberapa hari yang lalu.

H. Irsyad Safar yang juga Anggota DPRD Sumbar mengemukakan bahwa dua alat berat yang saat ini bekerja di wilayah tersebut belum memadai untuk normalisasi sejumlah fasilitas di kawasan yang di huni sekitar 60 kepala keluarga tersebut. Dalam kesempatan tersebut beliau juga mengatakan akan mendesak pemerintah Provinsi dan pemerintah setempat untuk segera mengirimkan sejumlah alat berat dan sarana yang efektif agar kawasan sekitar dapat kembali seperti semula, juga dapat  memperhatikan kondisi sosial dan ekonomi warga yang sebagian besar masih berada di pengungsian dan tempat pemukiman sementara.

Dalam kesempatan tersebut Tim dari PUSAT KHIDMAT PKS Sumbar yang diterima warga serta tokoh masyarakat jorong Lambak Kec.Panti,  menyerahkan sejumlah bantuan kepada pengungsi, berupa bahan kebutuhan pokok, seperti beras, mie instan, peralatan mandi, baju layak pakai serta mushaf Al- Qur'an.

Disamping bantuan dalam bentuk  materi  tesebut Tim juga ikut memberi pencerahan berupa tausiyah di hapapan sejumlah warga, agar tetap bersabar atas cobaan yang diberikan olah Allah Swt, tetap menjaga ibadah dan amal saleh, tidak berputus asa atas rahmat Allah Swt yang begitu luas dan tetap bersemangat, dengan usaha yang maksimal untuk menggapai keberhasilan hidup, di dunia dan akhirat. (Os)

Selasa, 16 Februari 2016

PKS Bantu Korban Banjir Solsel Rp40 Juta

Padang, 16/2 (Antara) - Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyalurkan bantuan senilai Rp40 juta kepada korban banjir dan longsor Kabupaten Solok Selatan (Solsel), Sumatera Barat (Sumbar).

Bantuan diserahkan langsung Kepala Bidang Kesra PKS Fahmi Aledrus kepada Ketua DPD PKS Solok Selatan Effendi Muharram di Muara Labuh, Selasa.

"Bantuan ini merupakan komitmen PKS untuk senantiasa berkhidmat kepada rakyat kendati pemilu telah berlalu," kata Kepala Bidang Kesra PKS Fahmi Aleydrus.

Ia berharap bantuan tersebut dapat disalurkan kepada yang membutuhkan dengan tepat dan efisien.

Sementara Dewan Pengurus Wilayah PKS Sumbar menurunkan relawan yang tergabung dalam Pos Penanggulangan Bencana di sejumlah daerah yang mengalami banjir dan longsor.

Sejak hari pertama hingga hari ini 100 orang relawan PKS terdiri dari regu Pandu Keadilan, kader dan struktur terus melakukan aksi khidmat, turun kelapangan membantu warga, kata Ketua DPW PKS Sumbar Irsyad Syafar.

Ia menyampaikan upaya yang dilakukan antara lain membuka posko siaga bencana, membuat dapur umum, menyalurkan bantuan berupa uang tunai dan dalam bentuk barang seperti sembako, buku tulis, mushaf Al Quran dan kebutuhan pokok lainnya.

Menurutnya PKS menetapkan visi untuk berkhidmat bagi umat, bangsa dan negara, karena itu kami akan berusaha menjadi yang terdepan dalam kepedulian terhadap bencana.

Ia mengatakan seluruh elemen yang ada di PKS baik struktur, kader dan relawan hingga anggota legislatif terjun langsung ke titik-titik bencana bersama komponen masyarakat bahu membahu meringankan beban korban yang terkena musibah.

Semoga musibah ini segera berlalu dan seluruh komponen masyarakat beserta pemerintah daerah dapat bersatu untuk memulihkan keadaan, kata dia.

Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur Sumbar pada 8 Februari 2016 menyebabkan sejumlah daerah digenangi banjir yang merendam ribuan rumah di Kota Solok, Kabupaten Agam, Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Limapuluh Kota.

"Banjir dan longsor di Solok Selatan terjadi di tiga kecamatan yaitu Sungai Pagu, Pauh Duo, dan Sangir," kata kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho.

Ia menyampaikan banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Batang Bangko, Sungai Batang Suliti dan Sungai Batang Lolo yang juga menyebabkan jalan Muaralabuh - Padang Aro Kerinci putus total.

Selain itu banjir juga menyebabkan 2.000 unit rumah terendam banjir hingga 1,5 meter dan 100 hektare sawah setinggi satu meter.

Sementara di Kota Solok Sungai Batang Lembang meluap menyebabkan banjir di Kelurahan Koto Panjang Kecamatan Tanjung Harapan dan Kelurahan Kampai Tabu yang merendam 36 rumah.

Kemudian di Agam, longsor terjadi pada Minggu dinihari pukul 02.00 WIB yang menutup akses jalan Bukittinggi-Lubuk Sikaping dengan panjang material longsor 15 meter setinggi 2,5 meter.

Banjir juga terjadi di Nagari Pangkalan Kecamatan Pangkalan Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota merendam 100 rumah hingga ketinggian satu meter.

Antarasumbar.com, 16 Februari 2016

Senin, 15 Februari 2016

"Bebaskan Sekolah dari Lumpur!"

PKS SE SUMBAR TERUS BANTU KORBAN BANJIR SUMBAR

Pangkalan (15/2) - Alhamdulillah Relawan PKS selesai membersihkan SD 09 Pangkalan Kab. 50 Kota, yang terbenam oleh air dan lumpur yang sebagian sudah mulai mengeras, akibat banjir beberapa waktu lalu.

Pandu Keadilan DPW PKS  Sumbar bersama 4 Regu Pandu Keadilan PKS dari Kab. Agam yang dikomandoi oleh Ketua BKO DPD PKS Agam, Bpk. H.Mustafa melakukan aksi khidmat membantu pembersihan fasilitas umum yang terkena dampak banjir,  hari Ahad 14 Februari kemaren. (Seperti penuturan Ketua BKO DPW PKS SUMBAR Dedi Arnofri yang ikut terjun ke lapangan).

Sebelumnya hal yang sama juga telah di lakukan di Kab. Solok Selatan dan Pasaman. (Os)

Sabtu, 13 Februari 2016

Berkhidmat untuk Sumatera Barat

Sejak Hari Pertama Banjir Merendam Sebagian Wilayah Sumbar

Padang (14/2) - Tim Relawan PKS, yang terdiri dari regu Pandu Keadilan, kader dan struktur terus melakukan aksi khidmat, turun ke lapangan mengevakuasi warga, membuka posko siaga bencana, membuat dapur umum, menyalurkan bantuan berupa uang tunai dan dalam bentuk barang seperti sembako, buku tulis, mushaf Al Quran dan kebutuhan pokok lainnya.

Sampai dengan Sabtu (13/2) lebih seratus relawan yang sebagian besarnya adalah regu Pandu Keadilan dari DPD PKS Se Sumatera Barat aktif berkhidmat membantu warga di beberapa titik lokasi banjir, seperti penuturan Dedi Arnofri  yang ditunjuk sebagai ketua tim Logistik & Rescue P2B (PKS Peduli Bencana).

Tim taktis yang dibentuk DPW PKS untuk membantu musibah banjir ini dikomandani oleh Rahayu Purwanti, SP yang juga sebagai legislator PKS di tingkat Provinsi.

Ketua DPW PKS Sumbar H. Irsyad Safar, Lc. MA menuturkan bahwa PKS telah menetapkan visinya untuk berkhidmat bagi umat, bangsa dan negara, karena itu PKS akan berusaha selalu menjadi yang terdepan dalam kepedulian terhadap bencana atau musibah yang menimpa masyarakat, untuk itu baik struktur, kader dan relawan PKS terjun langsung ke titik titik bencana bersama komponen masyarakat bahu membahu meringankan beban korban yg terkena musibah.

Irsyad Syafar sendiri terlihat ikut terjun langsung berkhidmat membantu korban banjir membaur bersama warga dan relawan PKS. Begitu juga Anggota Legislatif PKS baik di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota juga ikut ambil bagian, tidak terkecuali kepala daerah dari PKS pun ikut menyatu dengan para relawan.


Semoga musibah ini segera berlalu dan seluruh komponen masyarakat beserta pemerintah daerah dapat bersatu untuk memulihkan keadaan. (Os)

Kamis, 11 Februari 2016

Posko PKS Solsel Berkhidmat Sejak Hari Pertama Musibah


Laporan Andra Febi (Humas PKS Solsel)

Sejak hari pertama terjadi musibah, Senin 8 Februari 2016 lalu, banjir yang melanda hampir seluruh daerah di Solsel,  PKS langsung mendirikan posko bersama-sama masyarakat, untuk bahu-membahu membantu korban bencana.

Hari pertama, Senin, 8 Februari 2016.
Setelah berkoordinasi maka disepakati membentuk Posko PKS Solsel Berkhidmat. Hari pertama ini fokus menyelamatkan warga yang terjebak banjir, membuat dapur umum dan mendata apa saja kebutuhan masyarakat yang paling mendesak.

Sementara saya diminta Ketua DPD PKS Solsel, Effendi Muharram untuk merilis peristiwa yang meluluhlantakkan  Solsel ini ke medsos.  Harapannya, semakin banyak orang tahu tentang kondisi di sini, semakin bayak partisipasi orang dalam membantu warga yang kena musibah. "Fastabiqul khairat," ucap Effendi Muharram.

Benar saja, setelah saya upload laporan tentang kejadian yang terjadi di lapangan plus foto-foto keganasan banjir yang menghancurkan sarana dan prasarana yangg ada di Solsel, seperti jalan, jembatan, rumah masyarakat, sekolah, sawah ladang dll, banyak saudara-saudara kita dari kabupaten tetangga yang menghubungi. "Apa yg bisa kami bantu?", "Apa saja kebutuhan yang paling mendesak yang dibutuhkan masyarakat?" . Begitu di antara pertanyaan yang masuk baik lewat hp saya maupun grup WA.

Hari kedua. Selasa, 9 Februari 2016.
Hari kedua pascabencana, lembaga kemanusiaan pertama yang berkoordinasi dengan posko PKS Solsel Berkhidmat adalah lembaga kemanusiaan PKPU dan ACT (Aksi Cepat Tanggap), menyusul setelah itu Dompet Dhuafa. Sebelumnya Ketua DPD PKS Solsel, Effendi Muharram juga menghubungi anggota dewan asal PKS dapil Solsel, baik  Anggota DPR RI (Dr. Hermanto), DPRD Propinsi (Mochlasin) dan DPRD Kabupaten (Betri Kelana). Alhamdulillah responnya sangat baik. Mereka langsung minta nomor rekening dan mengirimkan bantuan dana. Selain itu kami melihat partisipasi dan bantuan dari kader dan simpatisan serta tokoh masyarakat, yang sudah lebih dahulu mengumpulkan dana dengan sukarela. Ada juga teman-teman yang berada di luar Solsel juga begitu antusias membantu. Alhamdulillah.

Aktifitas hari kedua ini kami mulai dari pagi hari. Posko PKS Solsel bersama lembaga sosial PKPU dan  Dompet Dhuafa membagikan pakaian layak pakai dan air minum kemasan pada masyarakat.  siangnya dilanjutkan dengan pelayanan kesehatan dan pemberian makanan tambahan untuk balita dan ibu hamil. Lokasi pelayanan kesehatan akan dipusatkan di Kampung Tarandam.

Sementara itu di dapur umum Posko PKS Solsel Berkhidmat juga menyediakan makanan untuk para relawan dan anak-anak sekolah yang ikut bergotong-royong membersihkan lumpur di  SDIT Marhamah yang tertimbun lumpur. (Semoga semuanya dibalas oleh Allah SWT)

Hari Ketiga Rabu 10 Februari 2016
Pagi-pagi sekali kami awali kegiatan, melanjutkan kegiatan hari sebelumnya dengan pembersihan sekolah dan beberapa rumah penduduk dari bekas banjir dan tumpukan lumpur. Kali ini dibantu dengan eskavator dan mobil pemadam kebakaran dari Pemda Solsel. Betri Kelana menginisiasi pemakaian alat berat karena di salah satu sekolah, SDIT Marhamah kampung tarandam ini, lumpurnya sangat tebal, (lebih kurang satu meter) sehingga susah jika dibersihkan tanpa bantuan alat berat.

Setelah itu kegiatan dilanjutkan dan diarahkan menuju Batang Labuh. Di lokasi sudah menunggu Bpk Nurfirmanwansyah yang akrab dipanggil Pak Anca (Wakil Bupati Solsel periode 2005-2010). Beliau didampingi oleh Pak Patoni dan ust. Zulkarnaeni, Pengurus Harian PKS Solsel.

Banyak kisah-kisah mengharukan yang kami temui di lapangan. Salah satunya tentang kisah warga yang sudah berhari-hari belum makan nasi. Perutnya cuma sekali diisi dengan mie instan, itu pun tidak membuatnya kenyang. Pada siangnya di posko juga ada masyarakat yang datang dari Jorong Kampuang  Tarandam, dia mengatakan sudah 3 hari belum makan nasi. Dan masih banyak warga yang bernasib sama dengannya. Akhirnya relawan kita memberi 65 bungkus nasi dan duserahkan untuk makan siang mereka.

Hari keempat, Kamis, 11 Februari 2016.
Kami memulai aksi dengan menyalurkan bahan makanan untuk dapur umum masyarakat Jorong  Kiambang. Selain membagikan sendiri kami juga berbagi dengan dapur-dapur umum di tempat lain yang juga dibuat masyarakat. Pengungsi yang ada di sana juga masih banyak kekurangan makanan, pakaian dan obat-obatan.

Alhamdulillah siangnya posko kami juga kedatangan rombongan sukarelawan dari Ponpes Ar-Risalah Padang. Mereka langsung di terima di posko.

Semoga Allah SWT memberi balasan berlipat ganda kepada para donatur dan semua pihak yang sudah memberikan bantuannya. Aamiin.

Solsel, 11 Februari 2016

Selasa, 09 Februari 2016

Alhamdulillah, Bantuan Mulai Berdatangan di Posko PKS Solsel Berkhidmat

Sejumlah bantuan dari masyarakat mulai berdatangan untuk para korban banjir dan tanah longsor Solok Selatan. Posko PKS Berkhidmat yang dipusatkan di Lawe, Muaralabuh, di rumah Patoni, Ketua Kaderisasi PKS Solsel, menerima sumbangan dari masyarakat, Anggota Dewan dan bahkan lembaga kemanusiaan nasional PKPU dan ACT (Aksi Cepat Tanggap)

Saat ini hujan sudah reda, meski begitu kondisi pasca banjir menyisakan permasalahan baru. Bahkan di beberapa tempat lumpur menumpuk tinggi hingga hampir satu meter.  Toko-toko masih tutup, hanya satu dua yang sudah buka. Sementara masyarakat belum bisa memasak makanan sendiri di rumah-rumah mereka yang sampai saat ditutupi lumpur.

Bantuan yang telah masuk berupa bahan makanan dan obatan-obatan. Ada juga bantuan spontan dari beberapa orang donatur berupa uang, ayam untuk dimasak, dan peralatan yang dibutuhkan untuk evakuasi. Selain sumbangan dari masyarakat sekitar, donasi juga datang dari Dr. Hermanto (Anggota DPR RI asal PKS). Mochlasin, Ssi. Apt, (Anggota DPRD Propinsi asal PKS). Selain mengirim dana untuk posko PKS, beliau juga mengirimkan bahan makanan dan beberapa minuman botol ke posko Pekonina. Alhamdulillah pak Mochlasin tadi pagi juga berkesempatan meninjau lokasi longsor di Pekonina.

Pagi tadi di Posko juga hadir Wakil Bupati Solsel periode 2005-2010 pak Nurfirmanwansyah beserta Ibu Daslinar. Mereka membawa bantuan berbagai macam bahan makanan mulai dari mie instan, telur, makanan ringan, minyak goreng, air mineral sampai ikan kaleng. Plus uang tunai Rp 5 juta dari DPW PKS Sumbar.

Bantuan lain juga datang dari lembaga kemanusiaan nasional ACT dan PKPU, berupa pemeriksaan kesehatan gratis dan bantuan obat-obatan. mereka sudah melihat ke lokasi banjir dan tadi juga sudah koordinasi dengan posko dan berencana akan melakukan pengobatan gratis besok.

Namun begitu saat ini masyarakat masih tetap memerlukan bantuan makanan, air bersih, pakaian, selimut dan obatan-obatan.

Padang aro
Selasa, 9 Februari 2016.

Andra Febi

REKENING DONASI
Silahkan kirim bantuan Anda ke
* BRI 5545 UNIT MUARALABUH NO REK: 5545-01-014394-53-3 a.n  DPD PKS SOLSEL.. Atau
* BRI a.n Upik Wahyuni NO REK 5545-0100-6604-538

Senin, 08 Februari 2016

Masyarakat Solok Selatan Butuh Uluran Tangan Kita Semua

Solsel (9/2) - Pasca banjir besar dan tanah longsor, kondisi masyarakat begitu menyedihkan. Sangat diharapkan bantuan sanak saudara semua dimanapun berada.

Sedikit saya berikan gambaran pagi ini (masih banyak daerah lain yang kondisinya lebih parah)

Di RPC Kec. SBH ada keluarga yang kehilangan semua harta bendanya. Rumah, sawah, kebun dan semua hanyut.

Di kampuang tarandam, hampir seluruh rumah masyarakat terendam banjir. Mereka butuh makan. Dari kemariñ belum tersentuh nasi. Mereka tidak bisa memasak karena bahan-bahan yang ada kena banjir.

Posko PKS Solsel Berkhidmat pagi ini  akan turun di dua lokasi tersebut, yaitu ke warga Batang Labuah, dan sebagian lagi ke kampuang tarandam.

Ayooo... kuatkan lagi infak-infak terbaik kita, salurkan langsung ke posko PKS Solsel Berkhidmat (rumah ustadz  Patoni/ Ka. Bid Kaderisasi DPD PKS Solsel), atau

REKENING DONASI
Bagi yang mau donasi bisa disalurkan ke: Kantor BRI 5545 Unit Muaralabuh Solok. No rek 5545-01-014394-53-3 a.n. DPD PKS SOLSEL atau 554501006604538. Bank Rakyat Indonesia a.n. Upik Wahyuni.

Andra Febi

Rakorda DPD PKS Bukittinggi

Bersamaan dengan beberapa DPD PKS lainnya di Sumatera Barat, DPD PKS Kota Bukittinggi hari ini Senin (8/2) mengadakan Rapat Koordinasi Wilayah (RAKORWIL), bertempat di hotel Nikita kota Bukittinggi. Hadir dalam kesempatan tersebut H. Rafdinal SH Kabid Polhukam DPW PKS Sumbar mewakili  DPW PKS didampingi H. Sultani S.Pt. M.Si dari BP3 DPW PKS.

Dalam kesempatan tersebut Rafdinal yang juga legislator di DPRD Sumbar mengingatkan pada seluruh peserta Rakorwil, bahwa waktu  kita yang tersedia  terbatas dibandingkan dengan agenda kerja kita, untuk itu diharapkan struktur dan kader PKS Bukittinggi bisa mengefektifkan waktu yang tersedia untuk melaksanakan program yang telah ditetapkan, dengan memaksimalkan
dan mendayagunakan semua potensi yg ada.

Sedangkan tuan rumah Nurhasra  B.Sc Ketua DPD PKS kota Bukittinggi mempertegas agar semua kader aktif berperan untuk mensukseskan  agenda kerja yang telah ditetapkan, dikatakannya bahwa peran aktif para kader akan menjadi kunci kesukseskan kerja-kerja dakwah PKS di Kota  Bukittinggi. Acara yang dihadiri sekitar seratus orang dari kalangan pengurus DPD PKS Kota Bukittinggi hingga ke tingkat Dewan Pimpinan Cabang tersebut, juga dihadiri oleh Pj Wali Kota Bukittinggi Abdul Gafar dan Ketua DPRD Kota Bukittinggi Benni  Yusrial. (Os)

Rakorda DPD PKS Kab. Pasaman Barat

RAKORDA DPD PKS KAB. PASAMAN BARAT

Senin, 8 Februari 2016, DPD Partai Keadilan Sejahtera Kab. Pasaman Barat menyelenggarakan Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) PKS Kab. Pasaman Barat bertempat di Aula YAPTIP SIMPANG EMPAT Pasaman Barat. Rakorda dihadiri oleh TIM dari DPW PKS Sumbar yang dipimpin oleh Rahmat Saleh yang juga merupakan anggota DPRD SUMBAR. Dalam kesempatan tersebut
Rahmat Saleh yang juga Kabid. KEPEMUDAAN PKS Sumbar mengawali pembukaan acara Rakorda dengan memimpin prmbacaan ikrar pengurus DPD PKS PASBAR mulai dari   BPH DPD sampai ketua-ketua bidang.

Dalam sambutannya Rahmat Saleh menyampaikan bahwa rakorda ini merupakan ajang kordinasi seluruh struktur DPD dan DPC PKS di Pasaman Barat untuk mempunyai pandangan dan gerak yang sama dalam pencapaian target program strategis yang telah menjadi tugas dari DPD dari DPW PKS SUMBAR.

Sementara itu Fajri Yustian,  yang mengemban amanah sebagai Ketua DPD PKS Kab. Pasaman Barat, memberi  semangat pada segenap pengurus yg hadir agar bersungguh-sungguh bekerja penuh keikhlasan, untuk merealisasikan program, dan mencapai target kerja yang telah disusun dalam Rakerda DPD PKS Kab.Pasaman Barat Ahad (7/2) sebagai mana amanah Munas PKS dan Rakerwil PKS Sumbar beberapa waktu yang lalu.
Didampingi Utusan DPW PKS Sumbar, Ketua DPD PKS Fajri yustian menyampaikan bahwa target perolehan suara pada pemilu legislatif 2019 sebesar 10% atau setara dengan 5 kursi di DPRD PASAMAN BARAT

Dalam helatan RAKORDA tersebut turut hadir  juga seluruh anggota Legislatif DPRD Kab. PASBAR dari PKS. Yakni Supriono, Irvan dan Masria.
Di hadapan ratusan peserta yang hadir Rahmat Saleh juga mengingatkan kepada pengurus agar jangan mau tertinggal dalam setiap iven kebaikan yang diselenggarakan partai dalam rangka berkhidmat untuk rakyat. (Os)

Rakorda DPD PKS Kab. Solok dan Kota Solok


Pada Senin, 8 Februari 2016, DPD Partai Keadilan Sejahtera Kab. Solok menyelenggarakan Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) PKS Kab. Solok bertempat di Aula BLK Lubuk Selasih. Rakorda dihadiri oleh Tim dari DPW PKS Sumbar yang dipimpin oleh H. Marfendi.

Dalam kesempatan tersebut
H. Marfendi yang juga Kabid. BPU PKS Sumbar menyebutkan "Rakorda ini bertujuan untuk menurunkan dan mengkoordinasikan program kerja partai ke seluruh Pengurus DPD PKS Kab. Solok serta Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKS se Kab. Solok. PKS telah membuat program strategis, wilayah hingga ke daerah bahkan hingga kecamatan yang mengacu pada program yang dibuat oleh DPP," Ujarnya. Marfendi juga menegaskan agar berfungsi efektifnya hubungan struktur khususnya antar pemimpin dan yang dipimpin, untuk tercapainya target program yang sudah dirancang.

Sementara itu Nosa Ekananda, S.Pd, legislator Kab Solok yang mengemban amanah sebagai Ketua DPD PKS Kab. Solok, di tengah hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten tersebut hari ini, memberi  semangat pada segenap pengurus yg hadir agar bersungguh-sungguh bekerja penuh keikhlasan, untuk merealisasikan program, dan mencapai target kerja yang telah di susun dalam Rakerda DPD PKS Kab. Solok Ahad (7/2) sebagai mana amanah Munas PKS dan Rakerwil PKS Sumbar beberapa waktu yang lalu.

Didampingi Utusan DPW PKS Sumbar, Ketua DPD PKS Nosa Ekananda dalam kesempatan tersebut sekaligus mengukuhkan Kepengurusan 14 Dewan Pimpinan Cabang DPC PKS Sekabupaten Solok, yang diakhiri dengan pembacaan ikrar bersama.

Dalam helatan RAKORDA tersebut turut hadir dari DPW PKS Kabid Humas Osmarwan dan Nurna Eva Karmila dari Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (PKK) juga anggota Legislatif DPRD Kab. Solok dari PKS.

Di hadapan ratusan peserta yang hadir H. Marfendi juga mengingatkan kepada pengurus agar memperteguh loyalitas serta kader yang hadir agar selalu dekat dan melayani masyarakat, karena target program dapat dicapai dengan memperkokoh jatidiri partai sebagai partai dakwah yang terus berkhidmat memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Rakorda DPD PKS Kota Solok

Di tempat terpisah, DPD PKS Kota Solok juga menyelenggarakan RAKORDA, berlokasi di  Aula SMPIT Iqro Kota Solok. Hadir mewakili DPW PKS Sumbar H. Gustami Hidayat, SP. MP Sekretaris Umum DPW PKS SUMBAR. Dalam sambutannya Gustami biasa disapa, menegaskan kepada peserta RAKORDA agar senantiasa menjaga kekuatan ruhiyyah dan ikatan ukhuwah di antara pengurus dan kader sehingga mendukung terlaksananya program kerja yang sudah ditetapkan, di sisi lain loyalitas dan kerja ikhlas setiap kader dan struktur perlu terus ditingkatkan agar kerja kerja dakwah ke depan  lebih optimal dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Sementara itu Yohendri Dt. Marajo Ketua DPD PKS Kota Solok dalam kesempatan tersebut mengingatkan peserta RAKORDA agar bekerja keras melaksanakan program untuk satu tahun ke depan yang telah disepakati.

Kegiatan RAKORDA yang direncanakan selama satu hari ini dihadiri sekitar seratus peserta dari DPH DPD PKS Kota Solok dan utusan DPC PKS Se Kota Solok, dan menariknya banyak wajah baru dalam komposisi kepengurusan PKS kota Solok kedepan sebagai bentuk proses kaderisasi. (Os)

Minggu, 07 Februari 2016

Dapur Umum PKS Solok Selatan Berkhidmat

Padang Aro (8/2) - Kader PKS Solok Selatan bergerak cepat membantu korban banjir dan tanah longsor yg terjadi mulai subuh tadi, di beberapa tempat di Kabupaten Solok Selatan. Salah satu upaya yang dilakukan kader selain ikut membantu di lokasi banjir adalah membuat dapur umum. Dapur umum ini dikelola oleh sekitar 20 orang kader dan relawan-relawan. Lokasinya di Lawe, Muara Labuh Kec. Sei Pagu, rumah ketua Bidang Kaderisasi Pak Patoni.

“Keadaan ini yang menyemangati kami harus segera memberikan bantuan. Kami berpikir, yang penting bagaimana caranya warga di daerah bencana tidak kelaparan dan sedikit mengurangi ketegangan,“ kata Effendi Muharram, Ketua DPD PKS Solok Selatan, yang langsung turun tangan ke lokasi bencana. "Dapur umum PKS ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang kena banjir karena di rumah mereka tdk bisa lagi memasak makanan. Ini bantuan pertama yang kita lakukan, selanjutnya mereka butuh pakaian dan selimut", tambahnya.

Tim masak terdiri dari 20 orang kader perempuan PKS. Ada yang memang berlatar belakang pengusaha katering, juga guru TK-SD dan ibu rumah tangga, dipimpin langsung oleh Bunda Upik Wahyuni, istri Pak Patoni.

“PKS mohon maaf belum  bisa mengkover semua korban banjir. Syukurnya, bantuan dari para kader, simpatisan dan masyarakat luas terus mengalir. Bahkan tadi Ketua DPD PKS Kota Padang Ust Gufron sangat  antusias membantu. Beliau tadi menanyakan rekening donasi dan menelpon para alumni Univ Andalas untuk memberikan bantuannya,” lanjut Effendi Muharram.

REKENING DONASI
Bagi yang mau donasi, bantuan donasi bisa disalurkan ke: Kantor BRI 5545 Unit Muaralabuh Solok. No rek 5545-01-014394-53-3 a.n. DPD PKS SOLSEL atau 554501006604538. Bank Rakyat Indonesia a.n. Upik Wahyuni

Sumber: FB Andra Febi/Effendi Muharam

PKS Solok Selatan Dirikan Posko Banjir

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun
Solok Selatan dilanda banjir. Air Batang Bangko dan Batang Liki mengamuk. Liki Atas, Koto Baru, Polek M Labuh dan beberapa daerah lainnya tergenang air.

Ari Hendratno, Wali Nagari Lubuk Gadang Selatan melaporkan ada 5 buah rumah tertimbun dan satu mobil Avanza terseret arus air dan masuk ke sungai di Liki Atas, beruntung 3 orang penumpang berhasil diselamatkan dengan memecah kaca mobil.

Effendi Muharram, Ketua DPD PKS Solok Selatan juga melaporkan dari M Labuh, SDIT Marhamah belakang Polsek Muara Labuh dan sekitarnya juga terendam banjir,  tinggi air sedada orang dewasa. Beberapa orang guru SDIT dan penjaga sekolah terkurung di atap rumah pak uwo, penjaga sekolah tersebut.

Anggota Dewan PKS, Betri Kelana sudah sejak sebelum subuh berada di lokasi banjir dan bersama-sama masyarakat bahu membahu menghimpun masyarakat. Da Bet mengatakan, saat ini yang dibutuhkan adalah perahu karet, lalu dapur umum untuk warga pagi ini.

Kader PKS sudah membuat dapur umum di Lawe, rumah Pak Patoni, Ketua Kaderisasi PKS Solsel. Targetnya 100 paket sarapan pagi ini. Tim cooking langsung dipimpin oleh bunda Patoni, bu Iin dan emba Yuliah.

Ayooo yang mungkin bisa bergabung, cepat ke posko induk penanganan banjir PKS, rumah Ketua Bid Kaderisasi DPD Solsel al akh Patoni. Pagi ini insya Allah Anggota DPR RI dari PKS Bpk Hermanto dan Anggota Dewan Propinsi ust Mochlasin bergabung dengan tim DPD PKS Solsel.

Semoga masyarakat dan kita yang terkena musibah diberi kesabaran dan ketabahan,  dan harta benda yang rusak semoga Allah ganti dengan yang lebih baik, aamiin.

Sumber: FB Andra Febi (8/2/2016)

Jumat, 05 Februari 2016

Hadapi Bahaya LGBT, PKS Undang Pakar Cari Solusi

JAKARTA (4/2)-- Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) belakangan menjadi wacana hangat di masyarakat. Bukan sekadar perbicangan, tapi fenomena perilaku penyimpangan seksual tersebut dinilai sudah masuk ke tahap ancaman terhadap generasi.

Menghadapi bahaya LGBT, Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS  mengundang sejumlah pakar dalam Focus Group Discussion (FGD) dengan tema 'Penyimpangan Seksual, Implikasi dan Solusinya' di kantor DPP PKS, Jakarta, Kamis (4/2/2016).
Pakar-pakar yang diundang dari bidang syariah, medis, psikologi sosial hingga hukum untuk membahas dan merumuskan solusi bersama.

Ketua Departemen Kajian Anak dan Perempuan BPKK, Sri Rahayu mengatakan, FGD yang digelar merupakan bentuk kepedulian PKS terhadap permasalahan yang cukup krusial terkait isu penyimpangan orientasi seksual yang beberapa pekan terakhir ini menghangat.

“Kami yakin respons-respons reaktif tidak akan cukup efektif untuk meminimalisir dampak-dampak  destruktif terkait penyimpangan seksual yang sekarang sedang hangat diperbincangkan," ujar Sri.
Sri memaparkan, penelaahan yang dilakukan bersifat menyeluruh minimal dari empat aspek yaitu aspek syariah, psikologis, medis dan hukum. Empat aspek itu menurutnya cukup memadai sebagai landasan perumusan langkah-langkah sistematis yang dibutuhkan dalam menghadapi bahaya penyimpangan seksual.

Narasumber yang hadir antara lain Dr Saiful Bahri yang mengkaji tinjauan penyimpangan orientasi seksual dalam pandangan hukum Islam, Handoyo Prihatanto, MH dari aspek hukum, baik hukum internasional maupun hukum positif, serta  dr Ambun Suri, MARS dan Rahmi Dahnan M.Psi dari aspek medis dan psikologis.

FGD yang juga melibatkan perwakilan lembaga sosial masyarakat serta organisasi pemuda ini, diharapkan mampu memberikan cara pandang yang sama dalam menyikapi isu terkait, sehingga solusi konstruktif dalam rangka berkhidmat untuk bangsa dan negara bisa dilaksanakan secara sistematis dan bertanggungjawab.